Peduli Generasi Maju, SGM Luncurkan Program Ayo Tunjuk Tangan untuk Meningkatkan Nutrisi dan Fasilitas Pendidikan

Jumat, 20 Agustus 2021

Masalah pendidikan dan nutrisi anak di Indonesia saling berkaitan. Pendidikan tidak dapat menghasilkan prestasi yang baik jika anak Indonesia mempunyai nutrisi kurang. 



Sementara itu, nutrisi, dalam hal ini adalah tentang gizi tidak terpenuhi dan cenderung diabaikan oleh orang-orang dengan pendidikan rendah.


Pendidikan dan nutrisi, dua hal yang harus diperhatikan oleh pemerintah dan seluruh masyarakat Indonesia, khususnya di daerah yang jauh dari pusat.


Pendidikan dan Nutrisi Anak di Indonesia Memburuk Saat Pandemi


Pada dasarnya, pendidikan dan nutrisi anak di Indonesia belum dapat dikategorikan baik dan merata di seluruh Indonesia.


Namun, pandemi sudah melanda Indonesia dan dunia sudah lebih dari 1 tahun mengakibat dua sektor di atas bertambah terpuruk. 


Diakui atau tidak, Covid-19 mengubah banyak hal dari berbagai sektor, termasuk pendidikan dan kecukupan gizi anak Indonesia.


Bahkan menurut penelitian, 9 dari 10 anak Indonesia mengalami kesulitan untuk akses pendidikan yang lebih baik.


Pendidikan terdampak buruk, khususnya pendidikan dasar. Mengapa? Ada tiga alasan besarnya.


Fasilitas


Anak-anak harus belajar di rumah, dengan kondisi yang berbeda-beda.


Bagaimana pun belajar daring atau pembelajaran jarak jauh (PJJ) membutuhkan fasilitas. 


Ketidakmampuan orang tua secara ekonomi memenuhi fasilitas untuk belajar online, misalnya ponsel pintar menjadi kendala utama.


Kondisi Rumah


Belajar di rumah berbeda dengan di sekolah yang bisa didisiplinkan langsung oleh guru. 


Orang tua kesulitan mendampingi anak belajar dengan segala aktivitas rutin yang biasa dilakukan.


Akibatnya, banyak siswa yang tidak dapat menerima materi pelajaran jauh dari target. 


Kemampuan Guru


Kemampuan guru juga berbeda-beda. Pandemi yang tiba dengan cepat, membuat mereka tidak bersiap menyampaikan amteri pelajaran secara online. 


Gagap teknologi menjadi alasan yang paling mendasar di antara lainnya.


Pembelajaran online membuat guru terpaksa belajar membuat media belajar online yang mungkin tidak seimbang dengan banyaknya materi pada kurikulum ke sekolah.


Bagaimana dengan dampak pandemi nutrisi anak Indonesia?


Tidak terpenuhi gizi anak merupakan bagian yang tidak terdampak langsung. 


Di sini, terpenuhinya nutrisi tergantung pada kemampuan ekonomi dan kesempatan. 


Pandemi memukul banyak orang dari sektor ekonomi. Pengurangan pegawai, pemotongan gaji, penurunan omzet, gerakan yang dibatasi hingga tidak bisa berjualan, masih menjadi masalah.


Kemampuan uang yang terbatas, menyebabkan orang mengurangi konsumsi makanan atau kualitasnya. 


Di satu sisi, ibu rumah tangga yang konsentrasinya terpecah antara mendampingi anak belajar dan pekerjaan rumah, bisa jadi berkurang waktunya untuk mengolah makanan bergizi.


Nah, guna menciptakan Generasi Maju untuk Indonesia, lahirlah Gerakan Ayo Tunjuk Tangan demi tumbuh kembang maksimal anak dalam nutrisi maupun pendidikannya yang digelar oleh #SGMeksplor


Apa itu Gerakan Ayo Tunjuk Tangan?


SGM Eksplor luncurkan gerakan #AyoTunjukTangan untuk mengajak seluruh masyarakat Indonesia berpartisipasi dalam mendukung pemenuhan akses nutrisi dan pendidikan anak Indonesia agar tumbuh maksimal 
jadi Anak Generasi Maju




Anak adalah masa depan sebuah bangsa yang harus didukung pertumbuhan dan perkembangannya.


Pertumbuhan dan perkembangan optimal bisa terhambat karena masalah pendidikan dan nutrisi anak Indonesia di usia dini. Hal yang juga sebenarnya sudah menjadi perhatian pemerintah.


Karena anak adalah aset kemajuan bangsa, maka setiap anak di Indonesia berhak untuk merasakan kemerdekaan. Yakni merdeka dengan mendapatkan akses kemajuan demi masa depan lebih baik.


Namun, fakta di lapangan sangat memprihatinkan dimana kondisi 9 dari 10 anak Indonesia ternyata pemenuhan akses nutrisi dan pendidikan belum terpenuhi secara optimal. 


Untuk itulah tepat di hari kemerdekaan Indonesia yang ke-76, SGM Eksplor sejalan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang yang berhubungan dengan anak Indonesia berinisiatif untuk membuat program untuk mereka. Program disebut sebagai #AyoTunjukTangan Bersama 2 Juta Bunda Majukan Indonesia



Gerakan ini, melalui website https://www.generasimaju.co.id/ayo-tunjuk-tangan, mengajak para ibu untuk ikut berdonasi dalam rangka memudahkan akses anak untuk pendidikan dan nutrisi yang lebih baik, serta menjadi #Generasimaju yang unggul.


Hal Positif dari Gerakan Ayo Tunjuk Tangan


Gerakan Ayo Tunjuk Tangan untuk generasi maju yang digelar SGM sebagai bagian dari kerja nyata mendukung upaya memaksimalkan kualitas generasi yang akan datang.


Banyak hal positif yang diberikan gerakan ini, antara lain:

  • Memaksimalkan pertumbuhan dan perkembangan anak Indonesia sejak usia dini hingga masa sekolah dasar.
  • Mendukung pertumbuhan nutrisi lengkap dan seimbang bagi anak usia di atas 1 tahun yang berada di seluruh wilayah Indonesia.
  • Memaksimalkan akses pendidikan bagi seluruh masyarakat Indonesia. SGM yakin, anak dengan akses pendidikan baik akan menghasilkan generasi penerus cerdas dan menjadikan Indonesia negara lebih maju.



Tidak hanya itu saja, pada webinar yang saya ikuti bersama SGM Eksplor beberapa hari lalu, Seto Mulyadi atau yang akrab dipanggil Kak Seto selaku pemerhati dan sahabat anak Indonesia serta Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), menyerukan hal yang sama, yakni,

“Hari Kemerdekaan ke-76 Republik Indonesia dapat menjadi momentum yang tepat untuk menggugah terwujudnya kepedulian serta jaminan kemerdekaan terhadap hak-hak anak agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal, karena anak merupakan sebuah aset kemajuan bangsa yang dapat membawa Indonesia lebih maju kedepannya. Dukungan kolektif masyarakat untuk tumbuh kembang anak seperti pemenuhan nutrisi yang seimbang dan dukungan akses pendidikan yang berkualitas sejak dini, sangat diperlukan sebagai fondasi dan langkah awal seorang anak untuk melakukan berbagai hal produktif dalam hidupnya. Oleh karena itu, mari kita bersama-sama mendukung kemajuan anak-anak Indonesia dengan perannya masing-masing untuk mewujudkan Indonesia maju di masa depan.”

Selain Kak Seto, ada juga Alisya Subandono, seorang Aktris dan Ibu dari dua anak mengatakan, “Seorang Ibu pastinya selalu memperhatikan asupan nutrisi dan pendidikan yang terbaik bagi anak agar tumbuh kembangnya maksimal."

Dari pernyataan tersebut bisa disimpulkan bahwasanya adanya gerakan sosial #AyoTunjukTangan memberikan dampak positif untuk berbagai kalangan, tetapi terkhusus seorang ibu yang tugasnya memastikan tumbuh kembang anak bisa optimal apabila kebutuhan nutrisi terpenuhi. 

Reza Rahardian pun menambahkan hal yang serupa bahwasannya,"Kesuksesan anak-anak Indonesia, bukan hanya di tangan para orang tua mereka, tapi juga di tangan kita generasi muda. Oleh karena itu, mari kita bersama-sama untuk turut berperan aktif dalam membuka kesempatan untuk anak-anak Indonesia agar bisa berprestasi dan mencapai impian mereka. Kita bisa mulai aksi dukungan kita melalui gerakan sosial #AyoTunjukTangan dimana setiap partisipasi kita akan disalurkan langsung untuk pemenuhan akses nutrisi dan edukasi anak-anak Indonesia demi kemajuan masa depan mereka.”


Cara Bergabung dan Apa Saja Sumbangan dari Gerakan Ayo Tunjuk Tangan


Tertarik untuk bergabung dengan Gerakan #AyoTunjukTangan? Perhatikan cara bergabungnya berikut ini.


  • Buka website https://www.generasimaju.co.id/ayo-tunjuk-tangan
  • Isi data yang diminta untuk mewujudkan dukungan nyata Bunda 
  • Sama dengan aplikasi lain, pendaftaran Bunda akan mendapat pesan konfirmasi minimal 1 x 24 jam setelah data dimasukkan.
  • Sebagai dukungan, Bunda juga dapat mengajak teman dan kerabat atau Bunda lain untuk bergabung dalam gerakan dengan men-share link di atas ke WhatsApp dan Facebook,
  • Ada voucher belanja untuk Bunda yang sudah mendaftar dan membagikan keseruan mengikuti gerakan Ayo Tunjuk Tangan.
  • Jika Bunda mempunyai pertanyaan atau apapun yang ingin diketahui, silakan hubungi customer service yang nomornya ada pada website.
  • Jangan lupa setelah mendaftar, Bunda memilih gerakan yang ingin dibantu ya!


Ada tiga hal yang dapat Bunda pilih, yaitu: Bantu 75.000 anak untuk dapatkan dukungan nutrisi, Bantu 1.500 untuk dapatkan beasiswa pendidikan online, dan Bantu renovasi fasilitas sekolah.


Jika Anda sudah punya pilihan, klik saja bagian warna merah di sudut kanan atas gerakan yang bergambar tunjuk tangan.


Demikian sedikit uraian tentang pendidikan dan nutrisi anak Indonesia, serta hubungannya dengan gerakan Ayo Tunjuk Tangan. Yuk, ikutan Bunda!


Demi menciptakan Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh menjadi lebih baik, Mari bergandengan tangan melalui program Ayo Tunjuk Tangan bersama SGM Eksplor.  


6 komentar on "Peduli Generasi Maju, SGM Luncurkan Program Ayo Tunjuk Tangan untuk Meningkatkan Nutrisi dan Fasilitas Pendidikan"
  1. Nutrisi anak harus tetap diupayakan biar tetap sehat saat pandemi

    BalasHapus
  2. Saya juga tunjuk tangan! Buat saya kesehatan anak anak adalah aset tak terkira bagi masa depannya. Jadi saya pilih sumber nutrisi terbaik, termasuk susu terbaik untuk mereka, seperti SGM ini

    BalasHapus
  3. Whaaa setuju banget sama Mbak Malica, siap tunjuk tangan juga untuk anak-anak Indonesia menuju Indonesia tangguh dan bertumbuh. Semangaaat!

    BalasHapus
  4. Wah keren ini, siap tunjuk tangan juga mbak

    BalasHapus

EMOTICON
Klik the button below to show emoticons and the its code
Hide Emoticon
Show Emoticon
:D
 
:)
 
:h
 
:a
 
:e
 
:f
 
:p
 
:v
 
:i
 
:j
 
:k
 
:(
 
:c
 
:n
 
:z
 
:g
 
:q
 
:r
 
:s
:t
 
:o
 
:x
 
:w
 
:m
 
:y
 
:b
 
:1
 
:2
 
:3
 
:4
 
:5
:6
 
:7
 
:8
 
:9