Cara Menjadi Orang Tua Gen Z, Harus Update No Kudet

Sabtu, 17 April 2021

 


Hasil sensus penduduk 2020 tercatat didominasi oleh generasi Z atau acapkali disebut sebagai Gen Z. Ada sekitar 69 juta dari 261 juta penduduk Indonesia merupakan Gen Z yang mana usianya terhitung dari 10-24 tahun atau kelahiran 1996-2010.


Berdasarkan beberapa penelitian, generasi Z akrab dengan teknologi. Gen Z juga memiliki karakteristik kreatif dan informatif. Hal ini dikarenakan perkembangan teknologi dan digital sangat pesat sehingga mereka mudah mencari informasi sekaligus berpikir terbuka. 


Oleh karena itu, pola asuh yang dilakukan orang tua pun harus menyesuaikan karakteristik anak di zamannya. Setidaknya, jika mereka melek teknologi, maka orang tua juga harus update.


Kepoin Kebiasaan dan Gaya Gen Z


Menjadi orang tua Gen Z era digital memang memiliki tantangan tersendiri, terutama di masa pandemi seperti sekarang. Di mana semua pembelajaran berubah menjadi Daring, sedangkan anak-anak masih asing. Jadi mau nggak mau orang tua harus ekstra mendampingi sekaligus belajar update menggunakan aplikasi digital.


Siapa yang menyangka, gara-gara pandemi yang mengharuskan kita menjadi orang tua mengenal gaya baru dalam belajar bersama anak lewat daring. Ternyata kita sudah menjadi orang tua yang selangkah lebih maju, bukan orang tua kudet yang punya handphone tapi nggak bisa memanfaatkan kecanggihannya dengan baik.


Yang bikin bangga, orang tua yang update bisa menjadi teman menjelajah dunia secara digital, lho. Kenapa?


Karena kita tahu bahwa anak kekinian yang pegang smartphone, ternyata tidak sepenuhnya cuma mainan game doang. Bisa saja mereka sedang mencari sesuatu yang lebih positif. 


Contohnya si Khanza, anak perempuan saya yang usianya 6 tahun. Dia selalu penasaran dengan youtube dan konten-konten yang ada di sana. Awalnya saya agak khawatir dia salah melihat tontonan. Tetapi setelah saya mendampingi, di situ saya tahu bahwa dia sedang belajar hal baru terkait vocabulary dan lagu-lagu dalam bahasa inggris. Nah, kan?


Saya juga tidak menyangka dari tontonan di Youtube, Khanza yang tadinya suka malu-malu maju ke depan kelas ketika diminta gurunya. Saat ini dia berani mengekspresikan dirinya dengan berbicara di depan kamera layaknya seorang vlogger. Nah, begini baguskah?


Bagi saya sebagai ibunya tidak masalah selama dia masih berada di jalur yang benar. Dalam arti, konten-konten youtube yang dia tonton masih dalam pengawasan saya. Toh, ada positifnya juga, kan? Secara tidak langsung Khanza belajar pronounciation bahasa inggris dengan benar melalui lagu anak.


Perkara ketertarikan Gen Z terhadap teknologi saat ini juga sempat dibahas oleh Dya Loretta, SE, M.Ikom, CSP, CPM di seminar hari Sabtu lalu yang mengangkat tema “Kepoin Kebiasaan dan Gaya Gen Z.


Dya Loretta memaparkan tentang peran orang tua sebagai pendamping dan pendukung anak untuk mencapai cita-citanya kelak. Dalam artian, mendampingi bukanlah sama dengan memerintah, ya. Jadi, di sini orang tua lebih memainkan peran sebagai fasilitator yang mengarahkan anak sesuai dengan skill yang mereka miliki.


Namun sebelum mengarahkan anak, orang tua Gen Z harus paham bagaimana cara berkomunikasi dengan anak yang benar. Ingat, generasi Z  tidak hidup seperti zaman kita dulu. Mereka lebih dekat dengan teknologi karena sejak lahir mereka sudah terpapar dengan kecanggihan internet.


Oleh karena itu, saat Moms hendak menjadi fasilitator yang bakal kepoin generasi Z, sebaiknya moms harus melakukan pendekatan terlebih dahulu. Jadilah teman yang asyik diajak diskusi sehingga anak tidak malu atau justru tidak mau menceritakan apa saja masalah mereka.


Kepoin Gen Z juga bisa dengan cara sering mengajak mereka ngobrol santai, misalnya ajak si anak main sepeda bersama. Saat dalam perjalanan main sepeda, Moms bisa banget mulai ngobrol apa saja yang mana bisa membuat Gen Z merasa diperhatikan dan mau menumpahkan segala keluh kesah sekaligus keinginannya di masa depan. Pasti seru banget, kan?


Profesi Gen Z di Masa Depan yang Jauh dari Pemikiran Orang Tua


Saya pernah bertanya kepada si sulung yang usianya 8 tahun,”Nanti kalau gede mau jadi apa, Nak?


Dengan tegas dia menjawab,”Mau seperti ibu atau Om Endo. Kerjaannya nulis  depan laptop tapi bisa dapat uang.”


Saya pun terkejut. Sempat bertanya kenapa alasannya. Dia menjawab, “Serulah, Ibu. Apalagi kerjaan Om Endo, Itu mainan koding seperti kata ibu. Tapi bisa bikin blog.”


Wow, saya lebih terkejut lagi. Kok dia perhatian banget!


Memang saya selalu bilang sama dia tentang profesi saya menjadi blogger dan penulis. Saya juga pernah bercerita kepadanya tentang Endo Putra, rekan kerja sekaligus seorang web developer. Maka tak heran jika dia penasaran dan kepoin juga.


Dan ternyata, cara berpikir sulung tentang cita-cita ini juga disampaikan oleh Mbak Dya Loretta terkait 10 Peluang Kerja Gen Z di Masa Mendatang. Apa sajakah itu?



1.    Data Analisis

2.    Digital Marketing

3.    Application Developer

4.    Praktisi Medis

5.    Akuntan

6.    Spesialis SEO

7.    Ahli Lingkungan

8.    Software Engineer/Developer

9.    Konstruksi dan Teknik

10. Entrepreneur


10 profesi masa depan gen Z yang jauh berbeda dengan cita-cita ibunya di zamannya. Itulah kenapa jika ingin menjadi orang tua kebangaan anak di era digital, maka jadilah ortu update, jangan kudet.


Blended Learning SMA Pintar Lazuardi


Seminar sabtu lalu memang memberikan paket lengkap. Selain kami diberikan wawasan bagaimana menjadi orang tua kebanggan Gen Z di era digital. Dihadirkan pula narasumber keren dari SMA Pintar Lazuardi, yakni Sonya Sinyauri selaku kepala sekolah SMA Pintar Lazuardi. Pastinya pembahasan masih berkaitan dengan Gen Z dan Teknologi.


Jika Pembicara utama Dya Loretta memaparkan tentang 10 Profesi Anak di Masa Mendatang. Pembicara utama kedua, yakni Sonya Sinyauri akan menghubungkan teknologi dengan Blended Learning yang sudah diterapkan di SMA Pintar Lazuardi.


Mengulik sejarah SMA PINTAR LAZUARDI BLENDED LEARNING HIGH SCHOOL telah beroperasi sejak tahun 2021-2022 sebagai pengembangan dari sekolah Lazuardi group.


Sekolah online, khususnya untuk universitas dan SMA. Lazuardi konsisten ikut serta memberikan kontribusi pada sistem pendidikan di Indonesia dengan menyelenggarakan SMA Blended Learning tanpa meninggalkan kreativitas secara optimum. 


Salah satu cara adalah dengan menambahkan aktivitas hands on mandiri siswa lewat project based learning. Juga memberikan dukungan learning management System (LMS) yang diberi nama pintar.


Nah, apa sih Blended Learning itu?




Blended Learning yang diterapkan di SMA PINTAR LAZUARDI High School adalah menggabungkan antara kegiatan tatap muka dan pembelajaran online dengan presentase pembelajaran online lebih besar. Kegiatan tatap muka dilakukan hanya seminggu sekali di sekolah home based, yang mana lebih difokuskan pada:


1.    Pembentukan karakter

2.    Pengembangan keterampilan

3.    Couching tentang karir

4. Kegiatan praktikum yang tidak bisa dilakukan pada pembelajaran online



 

Go Work, Tempat Kerja Ideal untuk Bisnis Start Up

Kamis, 15 April 2021


Apakah karir yang Anda jalani melenceng jauh dari cita-cita di masa kecil? Pernah terpikir nggak kenapa?


Berbicara tentang cita-cita membuat saya membuka gulungan memori lama. Sewaktu kecil, saya pengen banget menjadi guru. Karena profesi tersebut tampak super keren. Apalagi masa itu saya memiliki guru teladan di Sekolah Dasar yang dijadikan panutan. Hingga saat kuliah pun saya mengambil jurusan pendidikan bahasa inggris dengan harapan cita-cita tersebut tercapai suatu hari nanti.


Namun semakin ke sini, ketika saya mulai membicarakan persoalan masa depan. Saya baru sadar, bahwa pekerjaan yang ditekuni saat ini bukanlah cita-cita yang dulu menjadi impian di masa kecil.


Coba tebak, akhirnya saya menekuni karir apa saat ini?


Bisnis start up jawabannya. Tahu start up, kan? Pasti tahu dong! Apalagi buat Anda pencinta drama korea, sekalinya bisnis start up atau bisnis rintisan disebut, nama actor tampan Nam Do San langsung terbayang dalam ingatan.




Bermula dari Dunia Blogging, Memulai Bisnis Start up Nggak Bikin Pusing


Berawal dari ajakan pemuda Minang yang berprofesi sebagai web developer, menetap di Jakarta, bisnis start up yang berfokus pada jasa hosting dan domain resmi kami rintis di tahun 2019. 


Jangan tanya, apakah kami berdua sudah pernah bertemu sebelumnya? Tentu saja belum. Hehehe... 


Asal tahu saja, bisnis yang kami jalankan menganut sistem remote working. Jadi kami bermodal kepercayaan. Tetapi setelah setahun berjalan, kami pun membuat perjanjian hitam di atas putih supaya lebih profesional.


Oh, ya, Anda juga jangan membayangkan kalau bisnis start up yang kami rintis ini memiliki kantor mewah berjejer dengan gedung-gedung megah di Jakarta. Belum berpikir sejauh ini.


Hanya saja suatu hari nanti, saya dan dua anggota tim lainnya memiliki mimpi. Bisnis start up kami akan mempunyai kantor mewah di salah satu gedung di Jakarta. Kapan? Simpan dulu mimpinya. Tapi bantu aminkan ya. 


Jadi untuk saat ini, biarlah kami bertiga bekerja di tempat ternyaman versi masing-masing dengan cara remote working. 


Dengan menerapkan sistem remote working, kami bisa memilih tempat kerja di mana saja serta waktunya pun sangat fleksibel. 


Kadang ketika mulai bosan bekerja di rumah, tak jarang saya bercerita kepada anggota  tim mau pergi ke kafe biar lebih banyak mendapatkan inspirasi. Anggota tim lain pun menanggapi bahwa dia akan berkunjung ke co-working space untuk melepas jenuh sekaligus bisa fokus mengerjakan orderan website klien. Seru banget, kan?



Mengenal Bisnis Start up dan Remote Working


Melakukan pekerjaan dari jarak jauh sudah menjadi tren terkini.


Teknologi berkembang sangat pesat sehingga bukan hal yang tidak mungkin bagi Anda bisa memanggil siapa saja di belahan dunia lain dengan sekali klik hanya lewat smartphone pintar. Bahkan dengan kecanggihan teknologi tersebut, Anda mungkin merasa seolah-olah berbicara dengan teman atau kolega dari jarak yang sangat dekat.


Tak dimungkiri banyak pekerjaan yang diotomasi dan bisa dikerjakan dari mana saja dan kapan saja asalkan koneksi internet lancar atau biasa disebut remote working. 


Indonesia sendiri menjadi negara terbesar kedua setelah India, bahwa sekitar 34% pekerja memilih menjadi remote worker. Yang mana tren remote working ini berdampak pada munculnya bisnis start up atau usaha rintisan dengan dana terbatas. 


Remote working sendiri tidak sekadar sistem kerja, melainkan ikut berpartisipasi dalam memberikan manfaat pada bisnis start up. Apa sajakah manfaat tersebut? Coba Anda simak, ya.


1. Menghemat Dana Bisnis Start Up


Saya memang pemain baru dalam bisnis start up. Tetapi kalau boleh jujur, hampir dua tahu mengemban amanah sebagai chief marketing officer di start up jasa hosting dan domain, bekerja secara remote sangat membantu saya dan tim. Khususnya menyangkut masalah finansial. Kami tak perlu menyewa kantor selagi bisnis kami belum menunjukkan perkembangan profit yang signifikan. Oleh karenanya, remote working bisa menjadi solusi yang tepat dan efektif.


2. Meningkatkan Produktivitas dan Kreativitas Tim




Menurut beberapa penelitian, 91 % karyawan lebih produktif ketika bisa bekerja dari mana saja. 


Dalam artian, ketika karyawan semakin produktif akan memberikan dampak pada kenaikan pendapatan start up. 


Saya pun sudah membuktikannya sendiri. Contoh sederhana ketika saya bekerja remote di cafĂ©, maka kreativitas saya akan terasah dengan sangat baik. 


Dengan demikian, saya bisa menghasilkan ide-ide brilliant yang berhubungan dengan marketing, yang artinya saya akan lebih bersemangat merancang promo untuk meningkatkan penjualan domain maupun hosting.


3. Kesehatan Lebih Terjaga


Faktanya bekerja jarak jauh dengan tim mampu mengubah gaya hidup. Anda akan mulai terbiasa dengan makanan sehat karena memasaknya sendiri. Berbeda ketika Anda bekerja di kantor yang mana biasanya makanan harus membeli terlebih dahulu. Kesehatan yang terjaga dengan baik akan menghasilkan pekerjaan yang optimal.


Mengembangkan Skill di Bisnis Start Up dan Memilih Tempat Kerja Ideal


“Setiap fase yang kamu jalani harus mendatangkan pelajaran untuk naik ke fase berikutnya.” Merry Riana – Mimpi Sejuta Dollar


Impian saya telah berubah seiring dengan perjalanan hidup.


Di usia 32 tahun, saya banyak mendapatkan banyak pelajaran yang bisa jadikan titik balik kehidupan. Yang kini tanpa disadari telah mengantarkan pada impian menjadi perempuan mandiri dengan berbisnis start up berkolaborasi dengan para generasi milineal.


Sungguh, tidak ada penyesalan yang membuat saya harus menengok masa lalu. Saya harus menatap masa depan dengan cara mengembangkan skill sebagai chief marketing officer di bisnis start up jasa hosting dan domain. Kira-kira, skill apa saja yang saya butuhkan?


Seorang CMO atau chief marketing officer adalah salah satu jajaran eksekutif dalam perusahaan yang memiliki tanggung jawab pada divisi pemasaran atau marketing. 


Tidak cukup menjalankan tugas pada pemasaran, tetapi CMO juga memiliki peran dalam pengembangan bisnis. Dalam hal ini, saya berfokus pada visibilitas dan prospek perusahaan.


Nah, karena peran saya cukup sentral di bisnis start up jasa hosting dan domain. Maka saya pun menetapkan standar skill apa saja yang harus saya kuasai. Sebab ada yang bilang tumbuh kembangnya sebuah bisnis rintisan tidak hanya CEO yang akan berjuang. Seorang CMO juga memegang kendali atas terjadinya pertumbuhan perusahaan. 


Oleh karenanya, saya wajib mengupgrade diri supaya selalu update informasi, antara lain: 


  • Memenangkan perhatian konsumen dengan menjadi pencerita ulung
  • Mampu menganalisa data guna menciptakan perubahan yang baik untuk bisnis start up
  • Memiliki kemampuan yang tangkas dan cekatan
  • Berpikir seperti CEO yang mengharuskan CMO berpikir tentang kemajuan perusahaan mendatang


Dari 4 skill di atas secara tidak langsung menuntut saya menjadi ahli digital, bergelut dengan analisa data, memberikan pengalaman positif dan berdedikasi untuk mencapai hasil bisnis sesuai dengan goal perusahaan. Dan saya tahu benar bahwa ini tidak mudah.


Adakalanya tuntutan-tuntutan skill di atas membuat saya jenuh dan bosan. Ditambah mood yang naik turun karena bekerja jarak jauh, saya kerjakan sambil merawat anak-anak di rumah. Sehingga saya pun membutuhkan tempat kerja nyaman dan ideal untuk merumuskan strategi bisnis agar lebih kreatif. 


Coworking space adalah pilihan yang tepat. Sebab bekerja di coworking space mengusung konsep feel comfortable dengan design ruangan minimalis dan elegan, menawarkan fasilitas lengkap, juga termasuk koneksi jaringan internet cepat.




Kenapa Memilih Co-working Space Sebagai Tempat Ideal Bisnis Start Up?


Nyatanya, penggerak bisnis start up tidak cukup membutuhkan alat perang dengan teknologi yang mumpuni saja. Memilih vibes tempat kerja nyaman dan menyenangkan juga menjadi keharusan agar kerja lebih efektif dan produktif. Nah, berikut alasannya kenapa coworking space sebagai tempat ideal!


1. Menciptakan Suasana Fun dan Rileks


Terlalu lama terpaku pada layar sering menimbulkan rasa jenuh dan kelelahan pada tubuh. Jika sudah berada dalam kondisi ini, Saya harus mencari tempat kerja yang bisa memberikan rasa nyaman dan bahagia. Coworking space yang mengusung konsep layaknya tempat nongkrong seperti kafe, menciptakan suasana santai sangat bisa mengubah kondisi lelah menjadi lebih fun dan rileks


2. Memperluas Networking


Tugas CMO di bisnis start up adalah memperluas jaringan bisnis sehingga coworking space bisa menjadi tempat kerja ideal buat saya. Di Co-working space saya bisa bertemu dengan banyak orang dari berbagai profesi, yang mana bisa saya manfaatkan untuk bertukar inspirasi, pengalaman, ide, pikiran dan solusi untuk mengembangkan bisnis.


3. Lebih Produktif


Seperti penjelasan sebelumnya, bahwa Coworking space merupakan ruang kerja yang didesign untuk menciptakan suasana nyaman sehingga bekerja pun akan lebih santai sehingga bekerja lebih produktif tanpa gangguan pun bukan sekadar impian.


Bekerja remote di bisnis start up tentunya dibutuhkan manajemen waktu yang baik guna membatasi diri supaya tidak terlalu cepat drained karena terus-menerus menatap layar gadget maupun laptop. Dengan mencari tahu tempat hangout yang tepat bisa menjadi solusi remote working lebih produktif dan nyaman.


Nah, untuk Anda yang masih kesulitan menemukan ruang Coworking space yang sesuai dengan kebutuhan, sekarang sudah ada GoWork di Surabaya. Anda bisa sewa kantor GoWork Surabaya  dengan harga sangat terjangkau sekaligus pelayanan maksimal.


GoWork, Tempat Ideal Mengembangkan Bisnis Start Up


Penampakan elegan dan minimalis GoWork BEI Surabaya di Jl. Taman AIS Nasution No. 21, Surabaya (Sumber: Foto Pribadi)

GoWork merupakan penyedia ruang coworking premium terkemuka di Indonesia. Gowork hadir dengan tujuan membangun ruang kerja indah yang menginspirasi para seniman, pencipta, dan pengusaha mencapai tingkat kesuksesan terbaik. Dilengkapi dengan sarana dan perlengkapan yang membantu Anda tumbuh berkembang. Nah, apa saja keunggulannya? Simak, yuk!


1.  Lokasi Strategis


GoWork hadir di beberapa kota terletak di lokasi yang strategis. Salah satu contoh adalah Gowork Surabaya yang berlokasi di Gedung BEI, Jl. Taman AIS Nasution No.21 Kaliasin, Kecamatan Genteng yang merupakan pusat aktivitas bisnis kota Surabaya, dan dekat dengan berbagai restoran atau kantor pemerintah.


2. Internet Berkecepatan Tinggi


Internet menjadi jantung dan jiwanya bisnis apa pun. Maka dari itu GoWork hadir dengan memfasilitasi setiap ruang kerja dengan internet cepat dan andal. Tentu saja ini akan menguntungkan siapapun yang menyewa ruang kerja di GoWork, bukan?


3. Bilik Telepon Privat




Ingin berbicara tentang hal-hal penting dengan kolega atau rekan bisnisnya yang bersifat pribadi? Tenang, GoWork hadir dengan Gerai telpon yang kedap suara sehingga Anda dapat membicarakan bisnis tanpa gangguan.


4. Area Lounge yang Santai


GoWork memberikan fasilitas super keren, salah satu di antaranya adalah area lounge untuk ruang bersama yang diperuntukkan bagi komunitas. Konsep ruang kerja lebih santai, enak untuk diskusi dan bersosialisasi, atau sekadar santai tanpa mengerjakan apa pun. Dijaman nyaman dan menyenangkan. 


5. Kopi Artisanal


Buntu ide saat bekerja di GoWork? Anda bisa meluncur ke bagian pentry yang ada di GoWork. Kemudian seduhlah kopi khusus dari mitra kopi artisanal di GoWork.


6. Ruang Konferensi


Ingin melakukan meeting dengan anggota tim dengan aman tanpa kendala? Lagi-lagi Gowork punya jawabannya. GoWork menyediakan ruang konferensi untuk Anda yang ingin melakukan pertemuan dengan anggota tim atau berdiskusi bersama untuk wadah inspirasi.


7. Staf Ramah


Tim GoWork siap melayani Anda dengan ramah setiap hari kerja dalam seminggu dan siap menjawab pertanyaan Anda kapanpun.


8. Ruang Acara


Gowork selalu melayani untuk acara profesional maupun kasual. Silakan Anda memesan salah satu ruang yang dibutuhkan kepada staf Gowork yang ramah.


9. Ruangan Bersih, Petugas Kebersihan Siap Siaga


Tak perlu khawatir berkunjung ke Gowork sekalipun masa pandemi. Petugas kebersihan di Gowork sangat patuh pada protokol kesehatan sekaligus menjamin semua ruangan kerja tetap bersih dan nyaman. Sehingga Anda bisa fokus bekerja. 


10. Pembayaran Mudah


GoWork tidak hanya memberikan konsep ruang kerja yang nyaman, tetapi juga untuk sistem pembayaran booking tempat sangatlah mudah. GoWork sudah bekerjasama dengan Bank central Asia (BCA) untuk mempermudah pembayaran


11. Harga Terjangkau


Walaupun GoWork memiliki banyak keunggulan, harga paket ruang kerja yang ditawarkan sangat terjangkau. Anda bisa memilih paket sesuai kebutuhan, yakni harian, mingguan dan bulanan.


Selain 11 keunggulan GoWork yang saya sebutkan di atas, Anda juga bisa memilih fitur dan layanan yang ditawarkan oleh GoWork disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Istimewa, bukan?


Nah, kira-kira apa saja sih fitur dan layanan GoWork? Simak ulasannya berikut.


Fitur dan Layanan GoWork


Rupanya tidak hanya Coworking space yang ditawarkan oleh GoWork untuk para pebisnis start up, freelancer, dan remote worker. Ada 4 paket ruang kerja yang bisa Anda pilih dengan harga sangat terjangkau.


1. HOTDESK



Paket Hotdesk pilihan terbaik bagi Anda yang suka bekerja di ruang kerja terbuka dan fleksibel. Anda bisa memilih paket harian, mingguan dan bulanan. Paket ini juga menawarkan suasana baru setiap harinya. Anda bisa memilih meja apa pun di tempat umum. Ditambah lagi kursi baru setiap hari sehingga akan memudahkan Anda berjejaring sekaligus berkolaborasi dengan banyak orang baru yang ada di GoWork. Asyik, kan?


Oh ya, jika Anda sudah menjadi anggota tetap di GoWork, maka fasilitas lengkap keanggotaan juga Anda dapatkan di paket hotdesk ini. Namun hanya berlaku untuk sewa ruangan mingguan dan bulanan saja.




2. DEDICATE DESK



Dedicated desk cocok bagi Anda yang ingin kerja di ruangan permanen dari tempat yang sama setiap hari. Anda bisa bebas mengakses 24 jam selama 7 hari penuh. Harga mulai dari IDR. 2.500.000/orang/bulan. Istimewanya paket dedicated desk, Anda bisa mendapat manfaat keanggotaan secara otomatis. Seperti, ruang rapat, percetakan, alamat bisnis, dan akutansi.


3. PRIVATE OFFICE




Ingin memiliki kantor pribadi bersama tim dengan harga terjangkau? Private office GoWork jawabannya. Paket ini cocok buat Anda yang bekerja tim. Ruang kerja yang disediakan oleh GoWork bisa menampung tim hingga 20 orang. Anda dan tim juga memiliki akses 24 jam selama 7 hari ke kantor pribadi sehingga bekerja lebih produktif dan kolaboratif dengan paket private office ini, ya. Untuk harga sewanya dibanderol mulai dari IDR 2.800.000/orang/bulan


4. VIRTUAL OFFICE


Virtual office GoWork didedikasikan khusus bagi Anda yang sedang merintis bisnis dan membutuhkan alamat formal untuk keperluan legal perusahaan. Paket ini tersedia 3 paket virtual office , yakni Lite, Basic, dan Super. Untuk harga dibanderol mulai dari IDR 450.000/bulan.


KERJA LEBIH DEKAT BERSAMAAN GOWORK




Yeay, akhirnya bisa cerita pengalaman kerja lebih dekat bersama GoWork nih. Pada penasaran nggak?


Jadi, sebelum saya datang ke kantor GoWork Surabaya sebulan lalu. Saya mencoba hubungi admin media sosial GoWork di sini @lets.gowork untuk informasi lebih detail. Seneng banget waktu ditanggapi dengan sangat ramah sekaligus diarahkan saya harus ngapain aja.


Kenapa saya memilih GoWork BEI Surabaya? 


Jelas ya karena lokasinya dekat dengan rumah. Meskipun saya dari luar kota, tepatnya di Lamongan. Saya hanya membutuhkan waktu 2 jam perjalanan Lamongan-Surabaya menuju ke GoWork di Gedung Bursa Efek. 


Akses pun sangat mudah. Saya hanya mengandalkan naik bus kota dan grab online untuk sampai tepat waktu di GoWork yang berlokasi di Jl. Taman AIS Nasution No. 21, Surabaya. 


Tetapi sebelum datang ke lokasi GoWork, saya harus melakukan pemesanan ruang kerja di aplikasi Gowork yang bisa diunduh di playstore. Bagaimana caranya? Simak tutorial berikut. 


Cara Booking Layanan GoWork


Tak perlu bingung jika ingin sewa kantor di GoWork. Anda bisa melakukannya via online dengan memanfaatkan aplikasi GoWork yang bisa diunduh di Playstore. Anda juga bisa bebas memilih lokasi GoWork terdekat dengan tempat tinggal, lho. 



1. Download Aplikasi GoWork di Playstore
2. Registrasi akun dengan email aktif 
3. Pilih lokasi GoWork yang ingin dikunjungi
4. Pilih layanan GoWork yang ingin dikunjungi
5. Selesaikan pembayaran



Nah, setelah selesai melakukan pembayaran, saya mendapatkan barcode yang nantinya akan diberikan kepada resepsionis saat berkunjung ke lokasi GoWork.


Berbicara soal GoWork Surabaya, ternyata GoWork ini sudah didirikan sejak bulan februari tahun 2020 dan hanya bertempat di satu lokasi saja, yakni di Gedung BEI


Untuk mencari gedung bursa efek terbilang sangat mudah. Saya tinggal bilang saja kepada mamang ojeknya turun di “Gedung bursa efek GoWork.” 


Setelah tiba di lokasi yang terlihat adalah bangunan gedung megah layaknya hotel. Tadinya saya kira itu hotel, tetapi setelah bertanya kepada satpam, ternyata Gowork memang di gedung bursa efek, yakni berada di lantai 10.


Karena saya berkunjung ke GoWork di masa pandemi, jadi saya pun harus melalui protokol kesehatan  dengan pengecekan suhu di lantai 1. Kemudian saya diminta menyerahkan kartu tanda pengenal. Setelah itu, saya pun meluncur ke gedung GoWork lantai 10.


Sesampainya di lantai 10, saya langsung disambut oleh resepsionis. Namanya Kak Mey, perempuan ramah yang siap saya tanya apa saja. Tak lama saya pun diajak berkeliling oleh Kak Mey melihat beberapa ruangan yang ada di sana dan apa saja fasilitasnya. Hingga saya pun memutuskan untuk memesan layanan Hot Desk di GoWork BEI Surabaya dengan IDR 125.000. Dapat layanan apa saja? Banyak bangeet. Saya sampai betah banget di sana.


Pertama,  pastinya saya mendapatkan ruang kerja yang nyaman banget. kebetulan saya memilih tempat duduk di bagian pojok, dan dekat dengan jendela. 


MasyaAllah, benar-benar ruang kerja idaman. Karena saya bisa langsung melihat sky view kota Surabaya yang indah. Bikin betah dan semangat merancang ide-ide kreatif untuk bisnis start up sebulan ini. 



Selain ruang kerja di atas, ada juga pantry yang disediakan oleh pihak GoWork. Saya dan member lainnya bebas membuat kopi maupun teh secara mandiri secara gratis. Fasilitas seperti ini sangat cocok untuk para pemikir modern yang suka berburu inspirasi. Enaknya lagi, tersedia kulkas untuk menyimpan bekal yang kita bawa dari rumah. Ada juga microwife yang bisa dimanfaatkan untuk menghangatkan makanan.




Oh ya, yang paling saya suka, GoWork menyediakan Gerai Telpon Privat. Jadi saya merasa nyaman sekali bisa melakukan obrolan pribadi dengan rekan tim bisnis start up yang ada di Jakarta. Kurang lebih sekitar 1 jam obrolan tersebut berlangsung tanpa gangguan apapun. Tambah lagi fasilitas jaringan internet sangat membantu saya melakukan meeting online menggunakan zoom. 


Enaknya lagi, di GoWork BEI memperbolehkan pesan makanan dari luar. Ya, kebetulan banget sih waktu itu saya berada di GoWork sejak pukul 10.00 a.m sampai 16.00 p.m. Jadi terasa banget laparnya.


Nah, satu lagi informasi yang tak kalah penting. Meskipun GoWork Surabaya ini mengusung konsep yang sama dengan GoWork di Jakarta dan Bali. Tetapi untuk harga paket sewa kantor di GoWork BEI Surabaya memiliki sedikit perbedaan.


1. Paket Hotdesk Flexible 


Pemesanan 10 kali di meja yang tersedia di area umum. Harga paket dibanderol mulai dari IDR 1.000.000/ 10 kali used


2. Paket Hotdesk Monthly


Akses tak terbatas ke setiap meja terbuka yang tersedia di satu lokasi. Harga paket dibanderol mulai dari IDR 1.300.000/PAX/month. 

3. Private Office 


Ruang kerja lengkap khusus Anda dan bisa menampung hingga 50 orang. Harga bervariasi berdasarkan lokasi. Harga paket dibanderol mulai IDR 2.000.000/ pax/Montht.


Untuk jam buka, GoWork BEI Surabaya ini mulai bisa dikunjungi pukul 09.00 am - 6 pm di hari senin-jumat. Jika Anda mencari sewa kantor Surabaya, GoWork dapat memberikan Anda banyak pilihan kantor di lokasi premier di GoWok Bursa Efek Surabaya. Lokasi fleksibel  yang bisa menjadi markas tim studio seni atau bahkan ruang kerja kreatif. Saya sudah membuktikannya!


Di mana saja Lokasi GoWork? 


Setelah membaca semua ulasan saya tentang GoWork di atas, adakah di antara kalian yang ingin merasakan #kerjalebihdekat dengan ruang kerja nyaman dan menyenangkan di GoWork?


Nah, berikut beberapa lokasi GoWork yang bisa Anda kunjungi.