Woman's Story

Serba-serbi kehidupan di mata Malica

5 TEMPAT WISATA LAMONGAN INSTAGENIK DAN NGEHITS

Kamis, 17 Oktober 2019

Horay! Liburan sebentar lagi tiba, ya. Pasti deh sudah mulai antre memesan tiket untuk pulang kampung, kan? Yang sudah mulai memesan tiket dari moda darat maupun laut, saya ucapkan selamat deh. Selamat bercengkrama dengan keluarga tercinta. Bagi yang belum memesan dan masih galau mau naik apa, selamat berburu tiket juga. Siapa tahu nanti ada promo dadakan. Ye, kan? Pasti bakal seru tuh!

Nah, mumpung liburan semakin dekat, adakah rencana untuk berlibur ke kota Lamongan?

Bisa dibilang Lamongan termasuk kota kecil, akan tetapi tempat wisata Lamongan menyimpan pesona alam yang menakjubkan. Sayangnya tak banyak orang tahu, sebab wisata Lamongan yang terekspos beberapa saja. Oleh karena itu, dalam artikel ini saya pengen banget ajakin kamu menjelajah keindahan yang dimiliki oleh kota Lamongan. Mengenal berbagai jenis keindahan wisata, seperti situs bersejarah, wisata edukasi, telaga, dan masih ada wisata lainnya yang tak kalah memesona. 

Pemandian Air Panas Brumbung


Jejakpiknik.com

Jalan menuju lokasi wisata air Lamongan ini cukup terjal karena berada di tengah hutan. Selain itu, sepanjang jalan menjorok ke bawah. Sehingga kamu harus benar-benar terlatih dalam mengemudikan motor maupun mobil.

Meskipun demikian, ketika  kamu sampai di lokasi, dijamin bakalan betah berlama-lama di pemandian air hangat Brumbung, Paciran. Sebab suasana alamnya masih asri dan sejuk karena di sekitarnya banyak pohon Jati yang rindang. 

Jejakpiknik. com

Kamu juga bisa membawa bekal sendiri dari rumah untuk piknik bersama keluarga besar. Pemandian air hangat Brumbung tempatnya cukup luas. Dan konon, air hangat Brumbung bisa kamu manfaatkan untuk terapi penyakit. Hal ini sudah menjadi kepercayaan warga sekitar dan pengunjung bahwa air hangat Brumbung mengandung  Tuah yang bisa digunakan terapi berbagai jenis penyakit, terutama penyakit kulit. Enaknya lagi, tiket masuk ke tempat ini tarifnya gratis tisss,  lho. 

Tlogo Sadang


Http://instagram.com/Lamonganmerdesa

Kabarnya, wisata Lamongan satu ini telah menjadi perbincangan hangat di media sosial, lho. Tentunya penyebab utana adalah tempat wisatanya nyentrik dan instagenik, kan?

Malangnya, Saya malah baru saja tahu jika Lamongan memiliki Tlogo Sadang bak surga tersembunyi yang menakjubkan. Tlogo Sadang, sebuah tempat wisata di Lamongan yang berada di kawasan Bukit Kapur. Terletak di desa Bluri, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. 

Konon, Tlogo Sadang ini dulunya adalah tempat penambangan batu kapur biasa. Tetapi karena keindahan batu kapur yang memunculkan spot-spot kece intragammable dan keren untuk berselfie maupun wefie, maka banyak warga sekitar hingga beberapa orang di luar kecamatan Solokuro ini penasaran. Bahkan demi keindahan bukit tersebut, ada yang rela mendaki setapak demi setapak demi spot foto yang ciamik. Akhirnya, lama-kelamaan tempat ini pun dijadikan salah satu obyek wisata Lamongan yang wajib dilestarikan. 

Http://instagram.com/Lamonganmerdesa
                
Http://instagram.com/Lamonganmerdesa

Apalagi suasana Lamongan yang panas, kemudian bisa berendam di air TlogoSsadang yang bening dan segar. Semakin seru dan bikin nagih bakal berkunjung ke sini lagi pastinya. Apalagi embusan angin sepoi-sepoi menyejukkan serta suasana yang tenang, membuat pikiran yang tadinya kalut dan gelisah mendadak normal. 

Museum Sunan Drajat


Jejakpiknik.com

Jejakpiknik.com


Tahu tidak, Lamongan juga memiliki peninggalan-peninggalan benda kuno yang sampai saat ini masih dijaga dan dilestarikan. Peninggalan bersejarah tersebut tersimpan rapi di dalam museum Sunan Drajat. Terletak di desa Drajat, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan yang khusus untuk menyimpan benda peninggalan Sunan Drajat, yang dulunya digunakan untuk berdakwah mengenai islam  dan lainnya. 

Istana Gunung Mas 


wisatalengkap.com

Jika di bagian utara Lamongan lebih banyak tersebar pantai luas yang indah. Ketika kamu menjelajah Lamongan bagian selatan akan melihat jalanan yang di sampingnya di kelilingi oleh perbukitan serta beberapa pohon besar menjulang tinggi. Dan di tengah daerah perbukitan tersebut terdapat tempat wisata Lamongan baru bernama Istana Gunung Mas. Terletak di Desa Tugu, kecamatan Mantup, sekitar 20 km sebelah selatan Lamongan kota.

Sama halnya dengan Tlogosadang di daerah Bluri, Solokuro, Gunung Mas ini mulanya terbentuk dari Bukit Kapur. Dimana sejarah mencetak telah ditemukan bongkahan Emas di bukit tersebut. Sehingga tempat wisata terbaru ini diberi nama Gunung Mas. Namun ada juga cerita versi lain yang mengatakan asal-asul nama berasal dari bebatuan di bukit kapur merupakan bekas tambang dan berwarna kuning. 


Lamonganoke. wordpress. com

Uniknya, obyek wisata ini cukup ramah anak. sebelum masuk kamu sudah dimanjakan oleh lampion dan dekorasi tempat yang didominasi warna merah. Kemudian di bagian dalam, kamu bisa menikmati pemandangan rumah panggung, rumah hias,dan kantin. Karena ramah anak, tempat wisata ini menyediakan kolam ikan, serta kandang hewan piaraan. Seperti ayam, kalkun, burung dara, dan kelinci. Sementara untuk tiket masuk, setiap sepeda motor kamu akan dikenakan tariff Rp. 5000 per tiket. Cukup terjangkau, kan? 

Monumen Van Der Wijck 


Beritajatim.com

Pernah membaca novel best seller Buya Hamka berjudul Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck ? Atau justru sudah nonton film layar lebarnya?

Asal-usul Monumen Van Der Wijck ini didirikan oleh kolonial Belanda sebagai saksi bisu mengenang kisah tenggelamnya  kapal Van Der Wijck di perairan Lamongan.

Yang bikin terharu, Belanda membangun monumen fenomenal ini guna sebagai rasa terima kasih kepada warga Lamongan. Dulu ketika peristiwa beberapa tahun silam tentang Kapal Van Der Wijck yang tenggelam itu, warga Lamongan berbondong-bondong membantu dengan ikhlas. Nah, kan, saya jadi mewek lho! Lamongan diam-diam ternyata menyimpan cerita yang cukup legendaris. 

Monumen ini sendiri terletak di belakang Gapura pelabuhan dan TPI (Tempat Pelelangan Ikan), tepatnya di pekarangan kantor perum Prasana Perikanan Samudra Cabang Brondong, kecamatan Paciran, Lamongan.

Yang membuat monumen satu ini berbeda dengan yang lain, adalah namanya sudah dipopulerkan dari karya sastra Buya Hamka. Di mana bentuk dari monumen Van Der Wijck ini menyerupai pos pengintai area pantai yang memiliki ketinggian 15 meter. Dan termasuk bangunan lama, catnya telah sedikit kusam dan terkelupas. 

Meski demikian, saat kamu berkunjung ke monumen Van Der Wijck ini, sejatinya tidak sekadar menikmati benda bersejarah berupa monumen saja. Kamu juga bisa mengenang pelajaran sejarah kembali tentang sebuah prasasti yang terletak di bagian timur dan barat dinding monumen berbahan pelat besi ini. Di mana prasasti tersebut tertulis menggunakan 2 bahasa, yaitu bahasa Indonesia dan Belanda. 

Di bagian timur tertulis prasasti berbahasa Belanda

Di bagian barat tertulis prasasti berbahasa Indonesia 

Namun ada yang disayangkan, ketika saya melewati jalan raya Berondong-Tuban, sekilas melihat penampakan monumen Van Der Wicjk ini. Tetapi tampak seperti bangunan biasa saja. Itu dikarenakan untuk menuju ke monumen bersejarah ini tidak ada penunjuk arah yang pasti.

Walau demikian kamu tak perlu khawatir. Untuk tiket masuk ke monumen Van Der Wicjk ini Gratis, lho. Dan sangat cocok buat kamu yang penyuka sejarah dan suka berburu vintage, Monumen Van Der Wicjk merupakan obyek wisata di Lamongan yang pantas diabadikan.

Bagaimana? Sudahkah tertarik dengan kota kecil Lamongan, yang ternyata menyimpan pesona wisata menakjubkan?

Segera agendakan acara liburan untuk berkunjung ke tempat wisata Lamongan ya. Dijamin kamu bakal puas menikmati spot-spot kece instagenik di Lamongan beserta kuliner lezat khas daerah yang menggungah selera. 

Waspada! Mental Illness Bisa Menyerang Siapa Saja. Cari Tahu Penyebab dan Ciri-cirinya,Yuk!

Selasa, 15 Oktober 2019


Tulisan ini bukan untuk membicarakan Awkarin, artis Youtuber yang akhir-akhir ini viral. Atau menyinggung perkataan Awkarin yang pernah mengaku bahwa dulu dirinya mengalami masalah mental illness. Bahkan bukan juga tentang film layar lebar berjudul JOKER yang sengaja juga mengangkat tema gangguan mental. Tetapi tulisan ini untuk siapapun yang pernah merasa stres dan depresi berlebih hingga memiliki keinginan untuk mengakhiri hidup.

Stres atau depresi bisa saja dianggap remeh. Karena orang-orang yang terjangkit kedua masalah kejiwaan tersebut fisiknya terlihat baik-baik saja. Sesekali mereka bisa bercengkrama dengan beberapa orang seperti pada umumnya. Namun suatu waktu, penderita depresi atau stres ketika kambuh akan memilih untuk menyendiri dan menghindar dari orang lain. 
Saya pernah memilih jalan itu. Padahal sebelumnya saya termasuk tipe orang yang bisa dikatakan cukup ramah kepada siapa saja. Tidak juga terlalu pilih-pilih dalam berteman. Namun entah apa yang terjadi waktu itu, tiba-tiba saja saya menarik diri dari keramaian. Saya keluar dari beberapa grup WA online dengan alasan menenangkan diri. saya pun menutup akses dengan beberapa teman. Jika diingat, rasanya miris sekali. Padahal, saat itu sejujurnya saya membutuhkan uluran tangan teman walau sekadar mendengarkan apa yang menjadi masalah saya.

Parahnya, saya terlambat menyadari tentang apa yang terjadi pada diri saya waktu itu, adalah semacam gejala mental illness ringan. Karena tingkat depresi saya belum sampai ingin bunuh diri. hahaha... duh, saya ngetik tulisan ini di blog aslinya ingin tertawa mengingat masa lalu. Tapi kok ya sayang banget semisal permasalahan mental illness ini tidak saya bagikan. Siapa tahu di antara pembaca blog malicaahmad.com ini ada yang membutuhkan pencerahan.

Nah, kira-kira apa yang menjadi penyebab saya mengalami mental illness?

Karena sebagai ibu yang lebih banyak menjalani kesibukan di dalam rumah. Serta tuntutan sebagai freelancer cukup padat. Belum lagi memikirkan urusan internal diri sendiri yang terkadang sangat menguras tenaga dan pikiran. Jadi tidak menutup kemungkinan saya terkena mental illness ringan. Stress dan depresi ringan lah kasarnya. Udah gitu pola tidur saya morat-marit. Alhasil jadwal aktivitas sehari-hari yang sebelumnya sudah saya susun dengan sangat rapi endingnya gagal total.

Kegagalan tersebut membuat pikiran saya kacau. Selain itu ditambah keadaan rumah berantakan plus saya mendapatkan omongan-omongan yang sama sekali tak enak didengar. Jadinya bertambah deh itu pikiran. Mumet parah dan perasaan saya merasa terbuang dari orang-orang sekitar muncul begitu saja.

APA SIH MENTAL ILLNESS ITU?


Pinterest.com

Pasti penasaran, kenapa dari tadi saya menyebut mental illness berkali-kali di awal artikel. Sementara saya tidak menjelaskan apa sebenarnya definisi dari Mental illness.

Jika kamu memiliki suatu masalah, dan masalah tersebut menguras pikiran serta tenaga secara berlebihan. Dimana secara tidak langsung mempengaruhi suasana hati serta berimbas pada sebuah perilaku yang kurang wajar, seperti tiba-tiba merasa tidak memiliki teman, tidak dianggap keluarga hingga terbesit keinginan untuk bunuh diri, artinya kamu terserang gejala mental illness.

Adalah sebuah gangguan kesehatan mental dimana setiap orang memiliki peluang bisa terserang. Tak pandang usia, tua maupun muda, baik yang berpendidikan tinggi atau tidak. Bahkan tidak melihat jenis kelamin ataupun status sosial apa pun.

Dan mental illness sendiri memiliki banyak jenis. Mulai dari gangguan ringan hingga berbahaya yang benar-benar membutuhkan penanganan serius dari ahlinya.
Baca juga : Apakah Post Partum Depression Karena Kurangnya Iman? 
Namun berdasarkan penelitian dokter Spesialis kesehatan Jiwa menyatakan bahwa seseorang yang kerap mengalami mental illness adalah rata-rata anak remaja. Alasannya, kondisi psikologi anak remaja belum terlalu stabil. Sementara ada beberapa tekanan yang berasal dari sekitar. Misalnya tentang tugas-tugas sekolah yang memicu stress, kurang kasih sayang dan perhatian orang tua, kurangnya adaptasi sosial karena terlalu sering mengalami perudungan dan lain sebagainya.

Bukti nyata sering kita lihat, beberapa anak remaja terjerumus dalam narkoba. Tak lain penyebabnya dikarenakan tekanan batin akibat paksaan dari orang tua yang tidak sesuai dengan keinginannya. Seperti memilih tempat sekolah atau kuliah. Minimnya komunikasi bisa menjadi penyebab anak enggan bercerita secara terbuka. Akhirnya dengan alasan ingin menenangkan diri, justru menemukan solusi di jalan yang salah. Miris, bukan?

Nah, untuk itu penting bagi kita tahu ciri-ciri orang yang mengalami mental illnes, kira-kira kenapa sih? Dan jika kita sudah mengetahui ciri-ciri tersebut, maka semakin mudah untuk memberikan pertolongan.

Merasa Sedih, Merasa Tidak Pantas, dan Hilang Harapan


Pinterest.com

Pernah nggak kamu merasa kehilangan harapan untuk meraih masa depan yang diinginkan? Atau kamu memilih mengucilkan diri dari orang terdekat atau orang di sekitar karena kamu merasa tidak pantas menjadi teman yang baik? Atau mungkin kamu sering sekali merasa sedih tanpa alasan yang pasti?

Jika ketiga hal di atas terjadi pada dirimu sekarang ini, artinya kamu mengalami mental ilnness ringan. Biasanya untuk menutupi masalah-masalah di atas agar tidak terbaca orang lain, kamu cenderung menarik diri menjauh.

Solusinya kamu bisa mulai bercerita dengan seseorang yang cukup dekat. Ceritakan saja apa yang membuatmu gellisah, tanpa malu apalagi ragu, ya. Dengan berbagi bersama orang lain, kemungkinan besar ada solusi dari masalahmu.

Kehilangan Semangat


Pinterest.com

Stres dan depresi seringkali mengurangi tingkat produktivitas seseorang. Parahnya, di level ini bisa saja seseorang melupakan hobi yang disukainya.

Nah, solusinya, kamu harus mencari tahu akar permasalahan kenapa kehilangan semangat. Bercerita dengan orang lain juga cukup membantu kok. Jika sudah menemukan penyebab tidak produktif lagi, maka cepatlah bergerak. Jangan biarkan lunturnya semangat membuat hidupmu kacau.

Suka Menyendiri dan Merasa Tidak Berguna


Pinterest. com

Tanpa penyebab yang pasti, tiba-tiba kamu merasa menjadi orang yang tidak berguna untuk orang lain? Atau tiba-tiba saja kamu merasa sendiri, merasa temanmu tidak peduli padamu? Atau berpikir tentang kehadiranmu yang mungkin tidak diinginkan?

Percayalah, kamu sedang terganggu kesehatan mentalnya. Sehinga kamu seolah-olah kehilangan kepercayaan diri.

Untuk itu, meminta pendapat teman tentang siapa dirimu, seberapa berharga dirimu untuk teman, itu bisa dijadikan sarana untuk memperbaiki diri, ya.

Kenapa saya sarankan meminta pendapat? Agar kamu mampu menilai sudut pandang orang lain terhadap dirimu. Manusia diciptakan tak pernah jauh dari berbuat salah. Jadi tidak ada salahnya untuk intropeksi diri demi kesehatan mental, bukan?

Mood Swing


Pinterest. com

Yang namanya mood swing setiap orang hampir semua pernah mengalami. Tak perlu manja jika mood swing itu hadir. Karena jika suasana hati yang up dan down ini dipelihara, maka yang terganggu bukan hanya mental tetapi juga fisik. Bisa-bisa kamu bakalan tak berselera menatap makanan enak di depanmu yang sejatinya sangat menggoda.

Nah, baiknya segera cari obat mood swing yang membuatmu bangkit. Karena sejatinya mental illness terjadi karena diri sendiri memikirkan sesuatu secara berlebihan tanpa berupaya untuk mencari solusi.

Setelah membaca ini, saya harap tidak ada lagi yang tabu tentang apa itu mental illness. Kalaupun menemui ciri-ciri dalam diri kalian, tak perlu malu lagi berbagi dengan yang lain.

Belajarlah mengeluarkan emosi, rasa marah, kecewa dan perasaan negatif lainnya. Kalaupun tak mampu bercerita, setidaknya ada buku harian sebagai teman.

Dari sekarang, yuk, belajar hargai diri sendiri. Karena kamu berhak untuk bahagia. Jika kamu tak mampu menghargai diri sendiri, lantas bagaimana orang lain akan menghargaimu?



YUK, EXPLORE KULINER UNIK KHAS LAMONGAN!

Senin, 14 Oktober 2019


Lamongan termasuk salah satu kota kecil di Jawa Timur yang unik. Ada obyek wisata pantai yang ketika namanya disebut, nyaris beberapa orang yang mendengar pasti akan tertawa. Bahkan bisa juga menganggap nama pantai tersebut terkesan sedikit porno karena merupakan nama pakaian dalam wanita.

Ngomong-ngomong kok bisa, wisata pantai tersebut diberi nama Pantai Kutang? Memang banyak Kutangnya ya di pantai tersebut? Coba deh baca artikel Pantai Kutang, Surga Tersembunyi yang masih Perawan

Nah, itu sih salah satu contoh uniknya kota Lamongan yang belum banyak orang tahu. Dan ternyata ada yang unik lagi loh selain wisata pantainya. Mau tahu?

Sebut saja nasi boran yang merupakan kuliner legendaris kota Lamongan. Nasi Boran ini merupakan  kuliner khas Lamongan yang sudah ada sejak zaman Belanda. Yang menjadi ciri khasnya adalah nasinya disimpan di dalam wadah boran, dengan lauk-pauk lengkap seperti jeroan, ikan sili, Bandeng, Telur puyuh, ayam dan lain-lain. Semakin menarik dan nikmat karena nasi boran ini bumbu kuningnya terasa sekali rasa rempahnya.

Jadi jangan heran, ketika kamu melewati kota Lamongan dengan moda bus kota. Kamu akan menjumpai banyak penjual nasi boran ramai-ramai menjajakan jajanan khas lamongan Jawa timur ini di pinggir jalan.

Uniknya lagi, di kota lain kamu nggak bakal bisa menemukan nasi boran dijual bebas, lho. Kalaupun ada biasanya dari segi rasa pasti jauh berbeda. Ada sedikit rasa rempahnya yang terasa belum lengkap.

Baca juga : Inilah 7 Keunikan Nasi Boran Khas Lamongan yang Bikin Perantau Rindu Kampung

Nah, lho,semakin dibuat penasaran dengan kuliner Lamongan, kan? Yuk, baca terus artikel saya ini sampai habis. Dijamin, kamu bakal mendapatkan beberapa info kuliner Lamongan yang berbeda dari yang lain.

Satu lagi nih ada kuliner khas Lamongan yang jarang terekspos banyak orang. Tetapi di bagian Lamongan desa, kuliner ini cukup fenomenal. Namanya Lodeh Kuthuk. Bahan utamanya adalah ikan kuthuk yang diasapi. Kemudian diolah dengan bumbu rempah lengkap dan ditambahkan santan. Dinikmati saat hangat bersama nasi jagung atau nasi punel, dijamin jatah makan sepiring pasti bakalan nambah lagi.

Kamu sudah pernah dengar ikan Kuthuk? Itu lho, salah satu jenis ikan predator yang hidupnya di air tawar, danau, rawa, sungai hingga saluran air di sawah-sawah. Dan tahu tidak, Ikan Kutuk ini ternyata memiliki banyak nama dari beberapa daerah. Misalnya orang Riau yang menyebut Ikan Kutuk adalah Bocek. Kemudian di Negara Malaysia, Ikan Kutuk disebut Haruan. Dan menurut ejaan bahasa Indonesia yang baik, Ikan kutuk ini lebih dikenal dengan sebutan Ikan Gabus.

Berdasarkan penelitian, Ikan Gabus  atau kuthuk ini banyak sekali manfaatnya untuk kesehatan. Bahwa Ikan Kutuk sangat kaya akan Albumin, salah satu jenis protein yang sangat diperlukan oleh tubuh manusia setiap hari terutama bermanfaat untuk proses penyembuhan luka dan penyakit.

Baca juga : 7 Rekomendasi Kuliner Khas Lamongan yang Wajib Dicoba, Tidak Mahal dan Bikin Ketagihan

Selain dua kuliner khas Lamongan di atas, Lamongan kota kecil ini semakin membanggakan ketika seorang pemuda asal kecamatan Glalah yang pernah mengenyam pendidikan di SMA Negeri 1 Lamongan, bernama Wiaam Rifqi Abror, telah menemukan inovasi baru dari pengolahan ikan Bandeng yang dijadikan sebagai camilan khas Lamongan, bernama Mie Bandeng.

Mie Bandeng atau lebih dikenal dengan nama La Fishta merupakan brand lokal yang terlahir dari kebosanan Wiaam karena terlalu sering menikmati ikan Bandeng di desanya.

Dia juga menuturkan lahirnya Mie Bandeng ini salah satu tujuannya untuk mengembangkan potensi lokal daerahnya serta ingin mengenalkan desanya pada khalayak umum. Tak heran, sebab kecamatan Glagah sendiri memang termasuk salah satu kecamatan penghasil Bandeng yang cukup menjanjikan. Dari hasil panen, warga Glagah mampu mendapatkan keuntungan puluhan juta.

Sementara untuk proses pembuatan Mie Bandeng sendiri tidak jauh berbeda dengan membuat mie pada umumnya. Hanya saja berbeda di proses peracikan, yaitu bahan utamanya ikan bandeng yang diambil dagingnya saja. Kemudian diolah dengan campuran bumbu-bumbu rempah. Lalu dikemas di dalam wadah khusus yang sudah berlabel.

Terlihat sederhana dan mudah sekali prosesnya. Meskipun demikian, Mie Bandeng yang idenya digagas oleh pemuda Lamongan ini ternyata sudah menyabet beberapa penghargaan dalam bidang wirausaha, antara lain pernah menjadi juara 3 Business Plan Competition di IKIP PGRI Jember, Juara 2 Inotek bidang Agribisnis di Balitbangda Lamongan, Finalis WMPB (Wirausaha Muda Pemula Berprestasi) Kemenpora, dan juara 1 Lomba Business Plan di UNAIR.

Pelan tapi pasti, ide sederhana yang berasal dari inspirasi sederhana, jika dieksekusi dengan baik ternyata mampu menjadi bintang di Kota Lamongan. Yang tadinya Mie Bandeng hanya memiliki satu varian saja untuk dipasarkan pada khalayak umum, akhirnya Mie Bandeng berinovasi hingga mempunyai 3 varian rasa, yaitu asam manis pedas, brush wood, Fish Terayaki.

Nah, adakah rencana liburan untuk berkunjung ke kota Lamongan? Jangan sampai lewatkan menyantap tiga jenis kuliner unik dari kota Lamongan ya! Menu sehat, harga bersahabat. 

SERUNYA BERBURU MAINAN EDUKATIF DI BEBELAND

Senin, 07 Oktober 2019

Yuhuuu ... saya mau berbagi cerita seru nih bareng si Khanza. Pada hari minggu, tanggal 29 September 2019 lalu, kami menikmati permainan seru di Bebeland Tunjungan Plaza Surabaya, lho. Bukan permainan biasa sebab di Bebeland ini semua permainan dikonsep secara edukatif.

Kenapa Edukatif?

Deska Hapsari Nugrahaini selaku Brand Head Bebelac mengatakan, “Bebelac percaya bahwa rasa peduli dapat mendukung daya pikir Si Kecil berkembang lebih baik untuk mencari solusi atas masalah yang ada disekitarnya. Apabila rasa peduli anak berkembang seiring daya pikirnya, ia akan tumbuh menjadi Anak Hebat yang memiliki rasa peduli, cepat tanggap, dan tanggap bersosialisasi dalam menghadapi lingkungannya.”

Jadi permainan edukatif Bebeland ini sangat mendukung anak untuk tumbuh hebat bukan dilihat dari seberapa dia mampu meraih juara di kelas. Melainkan asah daya pikir si kecil sebagaimana diajarkan oleh orang tua. Yang mana asah daya pikir ini berhubungan dengan kecerdasan emosional (EQ). 

Orang tua mengajarkan si kecil tentang rasa empati, berbagi, serta anak diminta untuk mencari solusi dari masalahnya sendiri melalui daya pikirnya. Ketika kecerdasan Emosional telah terasah dengan sangat baik, maka kecerdasan intelektual (IQ) akan mengikuti untuk menggiring si kecil menjadi anak cerdas, hebat, cepat tanggap serta mandiri.

Yang paling mengaggumkan lagi, Asah Rasa Peduli dan Daya Pikir Si Kecil ini sudah dilakukan oleh bebelac secara konsisten untuk tumbuh kembang anak, salah satunya dengan menghadirkan Bebeland sebagai sarana  permainan edukatif dan interaktif yang bekerjasama dengan Psikolog Anak Roslina Verauli, M.Psi. Keren, kan, Moms? Banget!

Permainan edukatif dan interaktif tersebut di antaranya :


BebeTown


Jenis permainan di Bebetown antara lain, light the city dan fix the Gears. Dari kedua permainan ini,  Khanza berhasil memainkan The Gear dengan baik dipandu oleh dua kakak dari Bebeland. Padahal sebelumnya Khanza sempat menolak tidak mau mencoba. Tapi setelah saya berkali-kali menawarkan untuk mencoba, akhirnya Khanza mau juga.  


Yang bikin saya takjub sama Khanza,Ia cukup cepat beradaptasi dengan dua kakak pemandu tersebut. Dia senang sekali deh. 

Oh ya, Moms juga perlu tahu bahwa manfaat dari permainan GEAR ini bisa mengasah kecerdasan intelektual dari masing-masing sistem gerak pada Gear serta melatih emosi anak. Anak akan lebih peduli terhadap situasi orang lain sekaligus melatih untuk bekerjasama dalam mencari solusi.

BebeForest


Ada tiga permainan menarik di BebeForest, yaitu Rescue the Cat, Feed the Animals,  dan Find the way. Ketiga permainan ini telah berhasil mencuri hati Khanza. Dia dengan senang hati mencoba, bahkan dia sangat antusias sekali.

Misalnya dalam permainan Rescue the cat, di sini kakak-kakak pemandu tegas dan disiplin. Mereka meminta setiap orang tua mengantre. Ketika ada anak yang menyerobot masuk paksa, mereka akan memberitahukan dengan cara halus.


Kemudian, untuk masuk ke wahana permainan, setiap sesi dicukupkan untuk lima anak saja. Lalu, anak-anak akan dibimbing untuk memanjat ke atas dengan dipandu kakak-kakak Bebeland yang cukup telaten. Selesai memanjat, anak akan diarahkan untuk melewati jembatan, lalu meluncur dari atas ke bawah. Yang mana di bagian bawah ini, anak langsung dimanjakan oleh banyak bola yang bisa dijadikan permainan mandi bola. Seru, bukan?



Moms juga perlu tahu bahwa Bebeland menghadirkan Rescue the cat sebagai permainan edukatif, tak lain adalah untuk menstimulasi rasa peduli pada yang lain. Dalam hal ini, kucinglah yang menjadi tokoh yang harus ditolong oleh Khanza. Selain itu, permainan menantang ini sebagai daya asah anak untuk menyelesaikan masalah dengan cara mencari solusinya sendiri.

Permainan kedua tak kalah menarik adalah Feed The Animal. Khanza belajar memberi makan Zebra di sana. Eh, bukan Zebra beneran ya. Tetapi semacam robot Zebra yang mana tujuannya adalah untuk mengenal jenis hewan herbivora, memilih makanan yang tepat untuk setiap jenis hewan, dan mengasah rasa peduli pada hewan di sekitarnya.



Lalu di permainan ketiga di BebeForest adalah Find the Way. Di sini Khanza naik robot Kancil yang mana terarah langsung ke dalam monitor. Ketika Kancil semakin kencang di gerakkan, maka di layar monitor Kancil tersebut berjalan mencari petunjuk. Dan petunjuk tersebut diperoleh Kancil melalui sinar matahari. Kira-kira apa ya tujuan dari permainan ini?



Yup. Mungkin itu yang terbesit dalam pikiran Moms. Tujuannya sederhana sekali, yaitu untuk mengajarkan anak mengenali konsep arah dan jarak melalui petunjuk matahari. Kemudian anak di sini juga diajarkan untuk memahami situasi serta peduli bahwa Kancil membutuhkan bantuan.

Tak hanya itu, menurut ahli Psikologi, Rosalina Verauli, M. psi, Psi, permainan Find The Way ini juga mengajarkan kemampuan anak dalam bersosial dengan teman-temannya.

BebeSea


Yey!

BebeSea paling seru dong kata si Khanza. Sebab dia berjam-jam bermain Coral Savior. Permainan yang sangat membantu mengasah kemampuan motorik halus anak. Khanza bermain pasir yang bisa dibentuk ke berbagai bentuk yang unyu. Anak-anak juga diajarkan berinteraksi dengan yang lain. Plusnya si anak distimulasi agar mengenal konsep habitat kelautan.



Permainan kedua ini tentang Helping Friends. Khanza diajak naik ke dalam sebuah kapal. Kemudian dia diminta kakak pemandu mendayungkan sampan sambil menatap layar monitor yang ada gambarnya. Permainan ini salah satu tujuannya adalah untuk melatih kemampuan bersosial. Bagaimana sih membantu orang lain?




Lalu di permainan ketiga yang ada yang namanya preserve the turtle. Khanza diajak mewarnai turtle, kemudian di scan di layar monitor. Uniknya, di layar monitor tersebut muncullah turtle yang sudah diwarnai oleh Khanza. Seru? Seru banget dong pastinya.


Di sini anak diajak untuk mengasah naturalistic intellegence, meningkatkan empati, percaya diri, bekerjasama menolong orang lain, dab berani menolong.
Nah, kebayang dong gimana serunya acara weekend Khanza bersama Bebeland waktu itu? Emaknya saja betah lho lama-lama menikmati 10 permainan Edukatif tersebut, bagaimana anaknya ya? Hehehe

Oh ya, mungkin ada Moms yang bertanya atau membatin dalam hati. Kenapa permainan keren yang dikonsep oleh Bebeland itu sama sekali tidak ada hubungannya sama meningkatkan kemampuan anak menjadi juara kelas alias rangking di kelas ya? Ada yang begini?

Well, coba simak dulu ulasan dari Psikolog Anak, Roslina Verauli, M.Psi, Psi. yang menekankan bahwa dengan empati dan rasa peduli, si Kecil mampu merasakan apa yang dirasakan orang lain, bersimpati, hingga melihat dan berusaha menyelesaikan masalah dari sudut pandang orang lain. “Dengan mengembangkan rasa peduli, si Kecil mampu memiliki perilaku prososial, yaitu perilaku membantu orang lain tanpa pamrih. Hal inilah yang perlu diasah sejak dini seiring dengan kemampuan daya pikir si Kecil, agar si Kecil mampu menyikapi sebuah permasalahan serta memberikan solusi yang tepat dan penuh empati.”

Itulah alasan kenapa setiap permainan di BebeLand dirancang dengan alur cerita “masalah - solusi”, dimana si Kecil dilatih untuk mengasah rasa pedulinya terlebih dahulu, sebelum kemudian diajak melatih daya pikirnya untuk cepat tanggap memberi solusi yang berguna bagi sekitarnya. Sementara jika EQ anak sudah terbangun dengan apik, tidak cukup sulit menjadikan anak menjadi hebat dan juara kelas.

Jadi, tak ada lagi orang tua memaksa anaknya untuk terus mendapat rangking tetapi melupakan tugas utamanya, yaitu asah kecerdasan emosional dan kecerdasan intelektual akan mengikuti. Akan terlihat percuma saja orang tua memiliki anak pandai, namun dia minim interaksi dengan temannya. Atau bahkan parahnya anak tersebut cuek dan nggak mau tahu ketika temannya membutuhkan bantuan. Padahal rasa empati ini sangat penting diajarkan pada anak sebagai bekalnya di masa depan.

Terkait cara orang tua mengasah rasa peduli dan daya pikir si Kecil sejak dini, Verauli menambahkan, “Mengasah rasa peduli dapat dilakukan orang tua sejak dini sesuai dengan tahapan tumbuh kembang anak dengan stimulasi yang bervariasi, dimulai pada usia 1-2 tahun, 3-4 tahun, 5-6 tahun, hingga usia 7 tahun ke atas. Pada usia 3-4 tahun, misalnya, ajak anak untuk membantu atau menolong orang lain, atau saat anak berusia 5-6 tahun, libatkan si Kecil dalam ‘emotional talk’ dimana mereka bisa menyampaikan apa yang mereka rasakan dan berikan pujian dan penghargaan untuk setiap hal baik yang mereka lakukan.”





APAKAH POST PARTUM DEPRESSION KARENA KURANGNYA IMAN?

Senin, 16 September 2019

Wahai Ibu,  
Aku anakmu
Aku peduli padamu
Tatapan bengismu padaku tak pernah kuartikan negatif
Kamu hanya butuh pertolongan kala itu

Kamu sakit, aku tahu itu
Jiwamu dilanda depresi
Aku pun tahu itu
Artinya, apakah kamu jahat padaku?

Ketika ibu tak ingin menyentuh lembut tubuhku? 
Hanya suara bantingan yang terdengar
Suara keras melengking berkali-kali
Apakah aku marah? 

Tidak, Ibu
Aku ingin memelukmu ketika waras nanti
Kamu hanya butuh istirahat
Tubuh dan jiwamu
Sekali lagi, kamu hanya butuh pertolongan

Siapa yang mau menolongmu?
Aku tak tahu, Ibu
Mungkin sedikit pelukan hangat lebih menenangkan
Daripada tangisanku yang membuatmu semakin pilu, bukan? 

Tulisan ini tercipta ketika di media sosial sedang ramai membahas bahwa ibu yang telah mengalami post partum depression adalah perempuan yang kurang iman. Pernyataan tersebut saya dapati di salah satu grup komunitas menulis di facebook. Bukan hanya viral tetapi juga menuai banyak komentar positif dan negatif.

Ada penulis yang menanggapi dengan meluruskan apa kurang iman yang dimaksud. Adapula yang menentang bahwa PPD bisa menyerang perempuan mana saja, bukan perkara iman. Tak sedikit juga perempuan-perempuan lain menunjukkan opininya dengan geram atas ketidakterimaan penyebutan kurang iman tersebut. Ah, warna-warni dunia maya ya. Lantas, saya ada dipihak mana? Setuju atau tidak jika gejala post partum depression itu menyerang ibu yang kurang iman?

Hmmm... sebelum saya menjawabnya. Coba simak sekelumit kisah seorang Ibu yang pernah mengalami postpartum depression berikut ini. Kisah ini nyata tetapi sedikit dipermanis dengan imajinasi tulisan fiksi. Monggo diresapi dan diambil hikmahnya. Saya hanya ingin berbagi lewat tulisan bahwa apa yang kita lalui dalam hidup ini sejatinya ada pesan untuk disampaikan pada khalayak umum. 

JIWAKU TERKURUNG DALAM DERITA BERNAMA POST PARTUM DEPRESSION


"Bayi itu malapetaka. Dia yang membuat hidupmu carut-marut. Bahkan sejak dia ada dalam kandungan, dia telah membuat hidupmu berantakan."

Entah itu bisikan dari mana. Bisikan-bisikan itu muncul ketika aku menangis dan mengeluh soal ujian hidup yang teramat berat dijalani."Dialah penyebab semuanya. Suamimu pergi karena dia bukan?"

Kembali bisikan itu terdengar. Mulanya lirih, tetapi lama-lama cukup nyaring di telinga. Ingin aku berteriak malam itu. Tapi ada sedikit ketakutan yang mencegahku melakukannya. Aku pun hanya bisa menggigit keras-keras bantal yang ada di sampingku. Berteriak dengan rasa yang tertahan. Mengusap air mata yang terus mengalir, seraya memandangi wajah bayi mungil yang sedang tidur tenang di hadapanku, dengan tatapan penuh benci. Hampir saja tanganku ingin mencekik sosok yang sedang tidur terlelap. Tetapi sisi lainku berbicara.

"Jangan lakukan. Dia anakmu. Dia buah hati yang telah kamu lahirkan seminggu lalu. Apakah kau ingin membuat luka untuknya di masa depan?"

Tanganku sontak berhenti tepat di atas lehernya. Aku kembali menangis sejadi-jadinya sambil membenturkan kepala di tembok bercat putih yang sedikit usang. melemparkan botol susu yang ada di atas nakas dengan sekeras-kerasnya. Tanpa sadar anak sulungku terbangun. Dia memelukku dari belakang. Meredam sedikit emosi yang meluap dan sulit untuk diungkap pada orang yang tepat. Kenapa aku bilang demikian? 

Tahukah, hidupku di kelilingi banyak kerabat. Bahkan bapak dan ibu selalu berada di dekatku. Tapi apakah mereka tahu jika diriku tidak baik-baik saja? apakah mereka tahu jika anaknya ini sedang sakit jiwanya? Tidak,tidak. Mereka tidak tahu jika aku mengalami gangguan depresi seperti ini. Aku tidak pernah bercerita apa mauku sebenarnya. 

Saat peristiwa lima tahun yang lalu, ketika rumah tanggaku terombang ambing oleh badai yang bernama masalah, mereka sibuk mengingatkan, menasihati, dan terkadang menyalahkan. 

"Lelaki itu pilihanmu sendiri. Jika saat ini rumah tanggamu ada masalah seperti ini, tentunya kamu harus menyelesaikannya sendiri, bukan?"

Begitu enteng mereka mengatakan itu padaku tanpa melihat betapa sakit hati dan jiwaku. Batinku tertekan, hanya saja mereka tidak peduli.

Aku tercekik oleh kalimat-kalimat mereka yang terus-menerus memojokkan bahwa akulah yang salah. Padahal mereka tahu benar, saat itu aku baru saja melahirkan anak kedua. Dan tujuh hari setelahnya, lelaki yang pernah aku sebut suami pergi begitu saja. Tunggang-langgang tanpa ingat apa kewajiban yang harus dia tunaikan kala itu. Ah, aku tak butuh itu semua. Coba sedikit saja dengarkan dan pahami diriku. 

Di sisi lain, setiap detik, menit, bahkan jam, lelaki itu mengirim pesan tak mengenakan. Bukannya menanyakan kabar bagaimana istrinya, sehatkah? Atau bagaimana anaknya, apakah baik-baik saja?  justru dia mencerca dengan kalimat-kalimat yang membuat tubuhku membeku dan ingin mati saja seketika itu. "Kita bercerai."

Dia teramat brengsek, bukan? Sangat. Tetapi tunggu dulu, meski dia terlihat brengsek dengan kalimatnya yang tidak bijak, aku tak kuasa melupakannya apalagi berkata kasar padanya. Bagaimana bisa?

Ada sesuatu yang membuat hatiku terenyuh ketika anak pertama kami lahir. Dia tidak memberikan kesempatan pada dirinya sedetik pun jauh dari kami. Dia memilih resign dari tempatnya bekerja demi anak dan istrinya. Dia mau membantu menyelesaikan pekerjaan rumah bersama istrinya. Setiap hari dia menghujani kasih sayang untukku dan anaknya. Saat itu, kepercayaanku menggunung bahwa dia adalah lelaki terbaik yang tercipta untukku.  

Namun berbeda ketika kabar baik tentang hadirnya anak kedua kami. Masalah demi masalah datang. Dari keluarga sendiri dan luar yang sungguh menguras pikiran dan tenaga. Aku sempat stres dan mungkin juga dengannya. 

Hari-hari kami jauh dari kata senyum. Komunikasi suami istri memburuk. Begitupun komunikasi antar anak, menantu, mertua, dan orang tua. Sementara aku harus bekerja dengan mengajak anak pertamaku demi menutupi masalah ekonomi kami.

Dia pun menyibukkan diri dengan beralasan ada lembur kerjaan di kantor. Hampa. Begitulah yang aku rasakan. Aku hanya bisa memendam selama 9 bulan itu penuh dengan tanya, sakit hati, dan entah perasaan carut-marut yang tiada henti. Sedikit pelukan darinya hampir tidak kurasakan lagi. Menyedihkan, bukan? 

Hingga bom itu meledak pada waktunya. Dan entah kenapa saat anak kedua kami lahir, yang menjadikan alasan kenapa aku menyalahkan atas semua yang terjadi dalam hidupku dan hidupnya, bayi itulah penyebabnya. Pengkhianatan fatal dari seseorang yang pernah menjadi belahan jiwaku.  

Parahnya, aku nggak pernah tahu apa yang menimpaku itu adalah post partum depression. Sebuah kondisi depresi yang dialami ibu melahirkan karena beberapa penyebab, seperti kondisi fisik yang terlalu lelah, rapuhnya mental atau tekanan batin karena kurangnya dukungan sekitar.

Di mana saat itu aku memiliki keanehan dalam diri yang tidak pernah aku sadari sebelumnya. Aku berubah menjadi sosok berkepribadian ganda. Sewaktu-waktu aku akan tersenyum melihat bayiku yang lucu. Seketika itu juga aku bisa mengeluarkan air mata tanpa henti. Ada rasa cemas berlebih, emosi menggebu, dan halusinasi negatif tak jelas menghampiri. Payah! Selera humor yang menjadi ciri khasku tiba-tiba lenyap begitu saja. 

Aku pun memilih sendiri daripada membaur dengan banyak orang di luar sana. Bahkan bercerita pada Bapak maupun Ibu tentang kondisiku rasanya enggan sekali. Lalu siapa yang akan menyelamatkanku dari post partum depression yang mengukung jiwaku ini? 



KAITAN KEIMANAN DAN POST PARTUM DEPRESSION 


pinterest.com

Dalam ilmu kedokteran, tingkat depresi ibu pasca melahirkan terbagi menjadi beberapa tahap, antara lain: 

Postpartum Baby Blues


Adalah depresi ringan akibat perubahan hormon pada tubuh ibu beberapa jam setelah melahirkan, sampai 3 hari melahirkan, atau bisa dikatakan waktunya sangat singkat.
Gejala ini akan hilang dengan sendirinya jika mendapatkan penanganan psikologi yang tepat. 

Berdasarkan penelitian, 80% perempuan akan mengalami gejala baby blues syndrome ini, dan  biasanya ditandai dengan perubahan mood yang sangat drastis. Terkadang sedih berlebihan, bisa juga menangis tidak jelas, gangguan tidur dan rasa tidak nyaman lainnya.

Kondisi seperti ini akibat dari sang ibu merasa kelelahan karena banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Atau bisa juga merasa cemas serta khawatir berlebihan belum mampu menjadi ibu yang baik. Dan ternyata, baby blues juga bisa saja terjadi akibat masalah-masalah saat hamil yang menyebabkan ibu mengalami tekanan batin. Hingga dampaknya baru terlihat pasca melahirkan. 

Post Partum Major Depression


Pada dasarnya hampir sama dengan baby blues syndrome. Yang membedakan hanyalah waktu terjadinya depresi, yaitu post partum major depression akan terjadi selama 6 bulan setelah persalinan.

Tanda-tandanya pun bisa dikatakan cukup berat di mana suasana hati ibu akan lebih buruk dibanding baby blues syndrome. Ibu akan menangis disertai mengucapkan kata-kata kurang jelas, kelainan tidur, kesulitan berkomunikasi dengan bayi, menyakiti diri sendiri, dan parahnya akan mencoba bunuh diri. Kondisi ini akan terjadi pada 10% perempuan setelah melahirkan.

Post Partum Psychosis Depression 


Kondisi depresi terakhir ini lebih parah dibanding post partum baby blues dan post partum major depression. Sebab, ibu yang berada dalam fase depresi ini akan mengalami halusinasi, seperti bisikan tentang mencelakakan bayi atau membunuhnya. Tidak hanya itu, perubahan suasana hati akan tidak adanya ketertarikan pada anak, paranoia, mencoba menyakiti diri sendiri atau bayi serta kebingungan dan disorientasi berlebihan. 

Ketiga jenis depresi di atas tidaklah sama-sama enak bagi seorang ibu. Ketiganya sangat menyiksa jiwa perempuan pasca melahirkan. Untuk itulah mereka membutuhkan penanganan lebih cepat. Namun sebelumnya, kita harus tahu dulu apa saja hal-hal yang mendasari seorang ibu pasca melahirkan. Bukankah melahirkan dan memiliki anak adalah impian setiap perempuan?

  • Fisik ibu lemah pasca melahirkan serta ada tuntutan merawat bayi tanpa adanya bantuan 
  • Perubahan hormon yang membuat perempuan lebih sensitive
  • Masalah keluarga, seperti hubungan suami istri tidak harmonis, finansial, tidak ada dukungan dari keluarga dekat saat melahirkan maupun merawat bayi.
  • Memiliki riwayat depresi sebelumnya terutama  saat masa kehamilan. 
  • Gangguan kesehatan pasca melahirkan, misalnya rasa sakit setelah operasi Caesar atau rasa nyeri bekas jahitan yang mengganggu proses buang air kecil.
  • Kesulitan dalam memberikan ASI
  • Ada kondisi yang membuat ibu menyimpan kenangan buruk dalam memori otaknya, misal orang tua meninggal atau perceraian. 
  • Bayi yang dilahirkan mengalami gangguan kesehatan
  • Mengalami kesulitan dalam proses persalinan

Cara menanganinya : 

  1. Memberikan perhatian serta dukungan orang-orang terdekat sangat penting untuk menyembuhkan kesehatan mental sang ibu
  2. Olahraga atau yoga untuk membantu meringankan depresi 
  3. Konsultasi pada psikiater akan masalah yang dialami oleh ibu pasca melahirkan 
  4. Konsumsi obat anti depresan atas rekomendasi dari dokter

Dan yang paling penting adalah, berhenti menghujat, nyinyir ataupun menganggap remeh kondisi depresi ini. Ketika mengenal tanda-tanda aneh pada ibu, segera beri waktu untuk diri sendiri alias me time. Ajaklah Ibu berbincang dan tunjukkan kesenangan yang mampu menghibur. Sehingga ibu merasa diberikan perhatian dan dukungan.

Oh ya, untuk gejala depresi ini sebenarnya bisa dicegah jauh-jauh hari. Caranya, ketika ibu dalam kondisi hamil buatlah dia terus merasa bahagia. Sebisa mungkin saat hamil ibu terhindar dari stres, bergaya hidup sehat, atau bisa juga sering melakukan konsultasi dengan dokter jika merasa ada keanehan masalah psikis.

Dan meminta ibu hamil bahagia itu tidaklah sulit. Dalam hal ini suami memiliki peran sangat penting dengan melakukan hal-hal remeh, yang sejatinya justru tidak banyak dilakukan oleh seorang suami. Misalnya, sering memberikan pelukan, berkomunikasi lebih intens dengan pasangan, perhatian, dan dukungan. Yes, itu saja. Remeh sekali bukan?

Seorang Ibu setelah melahirkan tidak banyak yang dibutuhkan. Hanya support system sebagai bentuk kepedulian atas tanggungjawab baru yang akan dilakoninya. Tanggungjawab yang bisa dikatakan cukup berat tentang merawat seorang anak, yang membutuhkan perjuangan.

Lantas, apa hubungan depresi dengan keimanan seorang perempuan? Apakah benar seorang perempuan depresi kurang iman?    


Baiklah, sebelum berbicara tentang keimanan, saya ingin bilang jika pendapat ini bukan berarti saya sangat memahami agama dari yang lain. Ilmu agama saya masih dangkal. Akan tetapi izinkan saya berpendapat berdasarkan ilmu yang pernah saya pelajari. 

Para imam dan ulama mendefinisikan iman sebagaimana diucapkan oleh Imam Ali bin Abi Talib adalah ucapan yang diucapkan dengan lidah (Lisan), membenarkan apa yang diucapkan itu dengan hati, serta mengamalkannya dengan rukun-rukun  (Anggota-anggota).

Artinya perkara iman ini merupakan satu kesatuan yang mulai dari lisan, hati, dan tindakan harus sama dalam satu keyakinan. Orang beriman termasuk orang yang jujur atau orang yang memiliki prinsip dalam hidup.

Sebagaimana kita tahu bahwa sejak kecil kita sudah diajarkan bahwa Allah itu ghoib, tidak terlihat wujudnya. Tapi orang tua kita seringkali mencontohkan wujud Allah atas kuasa-Nya menciptakan langit, bumi, dan apa pun yang ada di dunia, adalah ciptaan-Nya.

Kemudian, kita juga dikenalkan dengan yang namanya Malaikat. Biasanya orang tua akan bilang bahwa jika kita berbuat baik, maka perbuatan kita akan dicatat oleh Malaikat Raqib. Nah, jika kita suka menjahili teman atau berbohong, orang tua kita akan menyebut nama Malaikat 'Atid sebagai Malaikat pencatat perbuatan tercela. Tentu kita dalam hati membatin, siapa malaikat itu? Malaikat itu ghoib.
Tetapi kita harus percaya bahwa dia ada di sekeliling kita.

Pun dengan syaitan, orang tua kita pasti pernah mengenalkan nama syaitan saat kecil, bukan?
"Nak, syaitan itu tidak dapat dipandang oleh mata kita. Tetapi dia suka sekali mengajak manusia berbuat jelek. Syaitan suka menggoda untuk mengajak kita malas untuk beribadah."

Bagaimana wujud syaitan? Lagi-lagi orang tua kita berbicara sesuatu yang ghaib. Tapi kita harus meyakini bahwa makhluk Allah yang seringkali mengajak kejelekan itu bernama syaitan.

Tentang dahsyatnya syaitan ini juga telah diceritakan pada kisah Nabi Adam dan Ibu siti hawa. Syaitan membujuk dengan segala tipu daya agar nabi Adam memakan buah khuldi, buah yang dilarang oleh Allah. Namun akibat bisikan syaitan yang teramat menggiurkan,  Nabi Adam pun melanggar perintah Allah tersebut.

Dari sekelumit pengandaian di atas, kita sudah tahu bahwa iman adalah berbicara tentang keyakinan itu hanya dalam hati.

Kemudian, mari dihubungkan dengan post partum depression. Sebuah gejala depresi yang terjadi pada ibu pasca melahirkan. Gejala ini bisa menyerang akibat adanya kekhawatiran  ibu tidak mampu merawat anaknya, masalah finansial yang mencekik, atau bahkan rasa sakit selepas melahirkan.

Hingga semua itu menyebabkan ibu takut, khawatir, dan cemas akan ujian hidup yang cukup berat. Akhirnya, baik kondisi fisik, psikologi, maupun mental ibu menjadi lemah dan rapuh. Sehingga tidak menutup kemungkinan bisikan-bisikan syaitan yang menyebabkan keimanan seseorang melemah pun terjadi dan mudah sekali dipengaruhi.

Padahal soal ujian hidup ini sudah dijelaskan di Al-quran dalam surat Al-Baqarah ayat 286:

"Allah tidak membebani seseorang itu melainkan sesuai dengan kesanggupannya." (Q.S Al-Baqarah: 286)

Tapi entah, saya sendiri ketika mengalami post partum depression lima tahun lalu, pikiran saya selalu bingung, cemas, dan gampang banget hal-hal negatif masuk serta mempengaruhi kerja pikiran itu sendiri. Alhasil, hampir tiap hari mengeluh,mengeluh, dan mengeluh. Saya marah kepada Allah kenapa memberi ujian hidup yang berat. Saya merasa lelah hidup. Keinginan ingin mati pun pernah ada. Astagfirullah...

Ah, mengingat semua itu dada saya semakin sesak saja. Dan saya mengiyakan jika saat itu saya butuh dukungan spiritual. Pasalnya, meski paham agama jika seseorang sudah diuji, dia akan tetap membutuhkan orang lain untuk diingatkan kembali agar tidak menyimpang ke jalan yang tidak benar.

Dari sini saya mendapat banyak nasihat dari seorang teman, bahwa kunci dari semua masalah saya adalah harus lebih banyak mendekatkan diri kepada Allah. Saya harus memasrahkan semua yang terjadi dalam hidup seikhlas-ikhlasnya hanyalah pada Allah. Saya harus sembuh demi anak-anak. Alhamdulilah, post partum depression yang menakutkan itu perlahan menghilang.

Saya yang jauh dari kata sempurna sebagai seorang ibu, anak, sekaligus diri sendiri. Tapi saya jadi tahu kenapa Allah memberikan ujian kala itu. Allah ingin saya menjadi insan lebih baik. Ada atau tidak ada hubungan post partum depression dengan keimanan, bagi saya kembali ke pribadi masing-masing. Siapa yang mampu mengukur kadar keimanan seseorang? Bukankah itu urusan pribadi makhluk dan Tuhannya? Jika syaitan mampu membujuk Nabi Adam dengan segala tipuan rayuannya, bagaimana dengan kita yang masih jauh dari sempurna agamanya?


Salam dari survivor PPD 5 tahun yang lalu.     

JEMBATAN MERAH: RIWAYATMU DULU, KINI, DAN NANTI

Kamis, 12 September 2019


Dari zaman dulu hingga sekarang, Surabaya tetap identik dengan sebutan kota Pahlawan. Ini sebagai bukti mengenang perjuangan arek-arek Suroboyo atau pemuda-pemuda Surabaya yang gagah berani melawan musuhnya di masa penjajahan.

Bukti lain kenapa Surabaya disebut sebagai kota pahlawan adalah rentetan  pertempuran serta peristiwa-peristiwa heroik untuk mempertahankan Indonesia. Tak heran jika di Surabaya ini telah dibangun sebuah bukti monumental bersejarah yang dinamakan tugu pahlawan. 

Tetapi tahukah, selain kental dengan jiwa kepahlawanannya, dulunya Surabaya merupakan salah satu pintu gerbang perdagangan utama di wilayah Indonesia Timur. Ini dikarenakan Surabaya memiliki potensi ekonomi yang sangat besar jika dilihat dari letak geografis dan fasilitas yang dimiliki cukup unggul. 

Sebut saja Kembang Jepun, salah satu tempat di Surabaya yang menjadi sentra bisnis dari dulu hingga sekarang. Menurut sejarahnya, Kembang Jepun ini telah dijadikan tempat mendaratnya kapal-kapal pedagang asing. 

Selain Kembang Jepun, tak kalah pesonanya dengan Kalimas. Berdasarkan penelitian, Kalimas merupakan  sungai di zaman Belanda yang dijadikan sebagai jalur transportasi untuk mendistribusikan barang yang masuk melalui pelabuhan. Hilir mudik sampan perahu kecil mengangkut barang komoditi berupa rempah dan ikan. Sehingga tak heran jika kawasan ini menjadi transaksi jual-beli serta pertemuan para multi-etnis.

Menilik sejarah di atas, saya sempat berpikir kenapa orang zaman dulu sebelum merdeka suka sekali menggunakan jalur laut sebagai  transportasi. Apakah itu lebih efisien? 

Dulu sekali sebelum mengenal alat transportasi, orang-orang mengawali perjalanan jarak jauh dengan berjalan kaki pada zaman Paleolithic. Selain berjalan kaki, berdasarkan beberapa artikel yang saya baca juga menjelaskan bahwa, hewan zaman dulu kerap menjadi alat untuk mengangkut barang yang tidak mampu dilakukan oleh manusia.  Kemudian sedikit berkembang, akhirnya manusia mulai belajar merakit. Mereka menggunakan rakit untuk menyeberangi sungai-sungai. 

Lalu, seiring dengan perkembangan zaman ke zaman, manusia mulai dengan pergerakan yang sedikit maju, yaitu menggunakan suatu bentuk transportasi maritim dengan yang lebih canggih, seperti kapal. Dan kapal pertama kali yang digunakan di Indonesia adalah kapal kayu Pinisi. 

Dari sini saya simpulkan bahwa, transportasi laut memang sangat efisien untuk segala hal pada zaman itu. Mulai dari dijadikan sebagai moda transportasi manusia, juga sebagai pengangkutan barang berlebih. Oleh karenanya, sejarah mencetak jika perdagangan zaman dahulu sangat mudah disebarkan melalui jalur laut dibanding darat.  

Makanya, Surabaya yang memiliki Kalimas, sungai yang bisa terhubung ke Sungai Brantas ini mampu menjadi pusat perdagangan vital. Dan jembatan merah yang ada di sekitar Kalimas ini dijadikan tempat pemberhentian. Surabaya memang pantas mendapat julukan sentra bisnis sejati kala itu, sebab Surabaya merupakan salah satu kota yang terhubung oleh selat Madura dan serta laut Jawa. Yang mana jalur laut sangat efisien untuk perkembangan dagang dulu. 


Tentang Sejarah Jembatan Merah Sebelum Merdeka 


Sumber : lifeatsurabaya.id

Sebelum tahun 1890, jembatan ini masih terbuat dari kayu. Kemudian tak lama, jembatan kayu ini di bagian pembatas diganti besi. Inipun berdasarkan kesepakatan Pakubuwono II dengan VOC yang menyepakati beberapa daerah pantai utara, termasuk Surabaya, akan dikendalikan di bawah kolonial Belanda.

Lantas apakah besinya merah, sehingga disebut Jembatan Merah?

Konon katanya, sebelum jembatan ini dihias lebih elegan menggunakan cat merah. Warna merah adalah simbol jati dirinya. Di mana jembatan merah merupakan saksi bisu pahlawan-pahlawan Surabaya telah berjuang demi Indonesia merdeka. Merah adalah darah. Setiap tetes darah yang mengalir dikenang pada Jembatan Merah.  

Masih ingat pertempuran yang terjadi pada 10 November 1945? Pada tanggal, bulan, dan tahun tersebut jembatan merah menjadi saksi bisu pertempuran bangsa Indonesia melawan sekutu. Kemudian disusul kasus tewasnya Brigadir A.W.S Mallaby- petinggi militer pasukan Inggris sebagai pemimpin pasukan NICA pada tanggal 30 Oktober 1945. Puncaknya, jembatan merah menjadi tempat terjadinya peristiwa perobekan bendera Belanda di Hotel Oranje, yang saat ini menjadi hotel Majapahit.  

Jembatan Merah pada masa penjajahan merupakan tempat lokasi penting, sebab merupakan satu-satunya akses transportasi perdagangan yang melewati Kalimas dan gedung residensi.

Dampak menjadi lokasi penting di Surabaya pada masa itu, Jembatan Merah terus-menerus mengalami perubahan. Salah satu di antaranya, Jembatan bukan lagi tempat yang sepi, melainkan tempat yang ramai disinggahi oleh kapal-kapal dagang.

Sehingga terjadilah pembagian kawasan, yaitu bagian barat dan timur. Dan Jembatan Merah menjadi penghubung kedua kawasan tersebut.

Bagian barat kebanyakan dihuni oleh pedagang besar dari Eropa. Sedangkan bagian timur merupakan kawasan elit yang dihuni oleh etnis tertentu, seperti Tionghoa, Arab dan Melayu. Kenapa elit? Sebab harapannya Jembatan Merah nanti mampu memberikan keuntungan dalam perdagangan bisnis orang asing yang tinggal di sana, khususnya Tionghoa.

Lalu demi mengontrol keamanan, kebersihan serta ketertiban, di bagian ujung barat Jembatan Merah dibangun gedung Karesidenan nan megah oleh Belanda. Hingga saat ini, gedung peninggalan tersebut tetap berdiri kokoh.

Jembatan Merah Masa Kini 


headliinenews.blogspot.com

Jembatan Merah berlokasi di jalan Kembang Jepun No. 192, desa Pabean Cantian, Kecamatan Krembangan, Surabaya, pada 2019 penampakannya tentu lebih indah. Apalagi setelah ditetapkan sebagai salah satu cagar budaya di Surabaya, tentunya banyak orang khususnya yang tinggal di daerah tersebut lebih sadar untuk menjaga.

Memang, sekilas tak ada beda antara Jembatan Merah ini dengan Jembatan-jembatan lain di kota Surabaya. Tapi warna merah menyala serta julukan sebagai ikonik kota Surabaya ini, adalah bentuk sekaligus upaya mengajak generasi muda agar memiliki daya juang seperti pahlawan-pahlawan Surabaya yang mau mengorbankan diri demi tanah air tercintanya.

Selain warna merah yang menjadi sorotan di masa kini, gedung-gedung lama yang dibangun di sekitar Jembatan Merah kini telah beralih fungsi menjadi bank, hotel, pertokoan dan bahkan pabrik rokok pun berubah menjadi museum terkenal, yaitu House of Sampoerna.

Tak hanya itu saja, Kembang Jepun saat ini telah menjadi pusat perdagangan yang semakin maju. Namanya lebih dikenal dengan sebutan Kya-Kya.

Sumber: panduanwisata.id

Sedangkan di bagian wilayah utara yang dulunya disebut kampung Arab, kini menjadi pusat wisata religi umat muslim. Yaitu terdapat makam Mbah Sunan Ampel yang seringkali didatangi banyak orang untuk ziarah.


Sumber : JejakPiknik.com (Makam Sunan Ampel) 



Sumber : JejakPiknik.com


Di depan Jembatan Merah juga terdapat bangunan besar yang tak kalah menarik. Ada Jembatan Merah Plaza yang saat ini menjadi salah satu pusat perbelanjaan atau mall di Surabaya. Terkadang ada juga yang menggunakan JMP ini sebagai gedung pre-wedding bernuansa klasik serta spot berfoto yang instagramable banget.

Kenapa Jembatan Merah Istimewa dan Menjadi The Man From The Past? 


Inilah beberapa alasan yang perlu diketahui oleh para generasi muda masa kini,  bahwa Jembatan Merah yang terlihat biasa ternyata menjadi the man from the past. Antara lain:

  • Berdasarkan buku yang berjudul Travelicious karangan Arianto, Jembatan merah patut menjadi jembatan legendaris untuk mengenang pertempuran arek Suroboyo dengan penjajah. Maka dari itu, salah satu cara menghargai perjuangan arek Suroboyo tersebut Jembatan Merah ini ditetapkan sebagai cagar budaya yang harus dilestarikan. 
  • Berdasarkan buku yang berjudul Soerabaia Tempo Doeloe karangan budayawan Dukut Imam Widodo, bahwasannya di sekitar Jembatan Merah ini terdiri dari beberapa etnis. Di sebelah timur Kalimas banyak dihuni oleh Chinese Camp (Kampung Cina). Beberapa dari mereka ada di Chinesevorstraat (kini menjadi jalan karet), dan Hendelstraat (Kini menjadi Jalan Kembang Jepun). Ada juga Kampung Arab, dan beberapa orang Madura. Perbedaan etnis tersebut justru membuat hubungan baik. Mereka semua bisa membaur rukun dalam hiruk-pikuk zaman. Beragam agama dengan budaya berbeda ternyata mampu memperkokoh nasionalisme. Keistimewaan dari Jembatan Merah yang menjadi penghubung perdagangan vital Surabaya.  
  • Warna merah khas dan mencolok yang tidak dimiliki oleh jembatan lain adalah ditujukan untuk generasi muda masa kini agar memiliki semangat pejuang seperti layaknya pahlawan terdahulu. 
  • Jembatan Merah sebagai bukti bahwa Surabaya adalah kota komersil. Zaman penjajahan dulu, Belanda tertarik menguasai sebagian wilayah Surabaya yang ada di pantai utara. Yaitu pelabuhan Perak yang memiliki potensi besar untuk kemajuan perdagangan kala itu. 
  • Melihat Jembatan Merah berdiri kokoh seperti sekarang, justru mengingatkan kenangan pilu tentang para heroik yang telah gugur. Dan demi mengenang kisah pertempuran 10 November 1945 yang bersejarah itu, terciptalah lagu "Jembatan Merah" karya Gesang. 

Bagaimana, Jembatan Merah sangat menarik dijadikan kilas balik kehidupan untuk perenungan bukan? 

Yuk, kunjungi Jembatan Merah bukan sebagai jembatan biasa yang dijadikan sebuah penghubung jalan. Melainkan sebagai cagar budaya yang patut dilestarikan. 

Salam😊