Dibalik Blog Malicaahmad.com dan Perannya dalam Literasi Digital

Kamis, 16 September 2021

Kapan mulai membuat blog malicaahmad.com?


Dulu, blog Malica adalah blog gratisan yang dibuat untuk sekadar berbagi curhatan pribadi. Lalu, di tahun 2018, kebetulan saya mengikuti kelas gampang menulis artikel yang mana untuk posting tugasnya wajib di blog.




Alhasil, saya pun memberdayakan blog curhatan tersebut menjadi tempat menulis yang lebih produktif. 


Namun sayang, saat itu saya belum tergerak sama sekali untuk menjadikannya blog profesional. Karena mungkin, saya belum bisa membaca peluang yang menggiurkan dari blog. 


Tujuan saya menulis masih terfokus pada profesi content writer. Sementara untuk mengenal apa itu blog? Fungsi dari ngeblog dan apakah blog bisa menghasilkan? Jujur, sama sekali tidak terlintas dalam benak saya. 


Bertemu Sahabat, Blog Malica Ahmad Mulai Menemukan Jalan Bangkit


Saya nggak tahu seberapa gemilang dunia blogger. Karena memang saya tidak memiliki target sukses di sana. Hingga suatu hari, tepatnya ketika saya dilanda kebingungan akan passion menulis, seorang sahabat datang memberi sedikit pandangan. 

Sebut saja namanya orang baik. Dialah yang menuntut saya buat ngeblog. 

Malam itu, kami berbincang tentang sebuah peluang. Kami ngobrolin peluang receh tentang dunia digital yang semakin mudah, tetapi tantangannya juga banyak. 

Hingga sampailah saya sedikit curhat sama dia tentang kegalauan saya terkait RESIGN. Dia yang baru saya kenal kemarin sore tetapi sudah seperti adik sendiri, akhirnya membuka suara. 

"Mbak, ngeblog, yuk. Saya jamin mbak menemukan banyak peluang di sana."

Sontak, ucapannya mengingatkan saya pada seorang sahabat yang saat itu memilih berkarir dari rumah sembari ngeblog. Sekarang dia udah jadi PNS (Pegawai Negeri Sipil) tetapi ngeblognya masih tetap aktif. 

"Gimana? Mbak udah pernah main-main di blog kan?"

Saya kirim emot ngakak waktu itu. Sambil mengirimkan alamat blog saya yang designnya masih belum seminimalis sekarang. 

"Inikah maksudnya? malicaahmad.com namanya nih!"

"Nah, udah punya blog tuh. Tinggal gaspol aja nulisnya. Saya designkan ya blognya. Tapi janji, harus bisa menghasilkan."

Entah, ucapannya seperti magnet yang selalu nempel di otak saya. Nyaris setelah obrolan malam itu, saya mulai berpikir tentang ngeblog. Seolah-olah juga saya harus melakukan ucapan orang baik tersebut. 

Sebab dia juga bilang, jika benar saya terjun di dunia blogging. Maka dia akan membantu mengarahkan. Mulai dari cara memulai ngeblog dan segala hal terkait ngeblog. Dia siap sharing. Dia siap saling berbagi ilmu. 

Yes, saya pun semangat membesarkan blog bernama malicaahmad.com ini. 


Di Balik Nama Malicaahmad.com


Sebenarnya nama Malica Ahmad ini sudah saya gunakan sebagai nama pena sejak terjun di dunia literasi tahun 2017. 

Malica adalah dua nama yang terbentuk dari singkatan saya bersama seseorang yang saya kagumi semasa duduk di sekolah menengah pertama. 

MA adalah nama dia. Seseorang yang jago membuat kaligrafi Arab. Seseorang yang coretannya selalu membuat saya berdecak kagum. Seseorang yang semakin hari memotivasi saya untuk belajar membuat kaligrafi yang bagus. 

Sedangkan LICA adalah nama kecil saya. Nama panggilan di rumah. 

Dan AHMAD adalah nama anak sulung saya. Harapannya, dengan memakai nama dia di setiap perjalanan saya di dunia literasi. Kelak, saya bisa memberikan warisan tulisan yang tak ternilai ini ketika dia beranjak dewasa nanti.

Mungkin, saya tidak bisa memberikan warisan melimpah kepada dua anak tersebut. Tetapi setidaknya, ketika jasad saya tak lagi di dunia, tulisan-tulisan saya bisa mereka baca. 

Seperti mengutip dari kata bijak Ali Bin Abi Tholib:

Semua orang akan mati kecuali karyanya, maka tulislah sesuatu yang akan membahagiakan dirimu di akhirat kelak


Kenapa Akhirnya Memutuskan Menjadi Blogger? 


Pertama, karena blog saya sudah berdomain, maka akan sayang jika saya anggurin begitu saja. 

Maka dari itu, saya memutuskan untuk menjadi blogger dan mengelola blog malicaahmad.com lebih profesional lagi. 

Beruntung, di awal ngeblog saya diarahkan oleh teman web developer. Lalu seiring berjalannya waktu, saya pun mulai ikut beberapa kelas blogger. Di antaranya, saya belajar tentang Google Adsense, Teknik Menulis Artikel Berkualitas,Teknik SEO, dan banyak lagi. 

Di awal belajar ilmu di atas, jujur saya bingung. Tetapi ketika saya mencoba menekuninya, saya justru ketagihan. 

Katakanlah teknik SEO. Saya rela begadang tiap malam demi melakukan riset kata kunci untuk membuat artikel berkualitas dan supaya artikel saya berada di halaman pertama. 

Tak cukup itu saja, nyaris setiap hari saya memantau pergerakan ngeblog saya. Apakah ada kenaikan pembaca di dasboard google analytic? 

Apakah performa di google search console sudah bagus? 

Semuanya saya nikmati dengan cara berproses. Saya tidak terburu-buru bisa ini dan itu. Karena saya sadar, di mana pun belajar harus pelan-pelan. Mengunyah materi, lalu memahami. 

Dan hasilnya bagaimana? 

Alhamdulilah dari hari ke hari blog malicaahmad.com bisa diajak bersaing dengan blog lainnya. Jujur, saya bangga!

Memaknai Peran Blogger untuk Literasi Digital 


Blogger tidak hanya dituntut untuk menulis yang baik. Blogger juga wajib melek literasi digital. 

Ibaratnya, menulis sudah menjadi bagian dari literasi digital yang tidak bisa dipisahkan satu sama lain. 

Di masa sekarang dengan kemajuan teknologi yang cukup pesat, pemahaman akan literasi itu sangatlah penting. 

Seperti halnya menurut Rebecca Powell dalam bukunya yang berjudul Literacy as a Moral Imperative mengatakan bahwa literasi lebih dari sekedar semantik, yang mempelajari tentang baca tulis. Menurutnya, literasi didefinisikan lebih luas sebagai proses sosial dan budaya yang terjadi di masyarakat.

Makna literasi saja sangat luas. Sudah tentu bahwa literasi digital pun sangat butuh dipahami dan diperhatikan. 

Lantas, apa peran blogger untuk Literasi Digital? 

Yang pertama, Peran blogger untuk Literasi Digital adalah Menangkal berita hoax dengan membuat konten yang merujuk pada data sehingga tulisan lebih berkualitas, bukan sekadar curhat belaka.

Selain hoax, Blogger juga mengajak banyak orang dengan membudayakan membaca dulu sebelum berpendapat. Ini bertujuan untuk menghindari menerima informasi yang salah. 

Bagaimana cara blogger mengajak membaca? 

Tentunya tidak secara langsung. Blogger bisa mengajak banyak kalangan dengan cara yang halus. Misal, blogger lebih gencar membuat konten positif di media sosial, menulis banyak informasi positif terkait literasi digital di blog, atau mungkin mulai merambah ke tiktok dan YouTube. 

Jika cara-cara di atas sudah dilakukan, maka artinya sudah separuh jalan tugas kita menjalankan peran sebagai blogger mengacungkan betapa literasi digital sangatlah penting diperhatikan. 

Menjadi Blogger Sekaligus Influencer, Adalah Cara Terbaik Menjalankan Misi Literasi Digital Juga Menjaring Penghasilan 


Saat ini, blogger juga lebih dikenal sebagai influencer. Sebagaimana tugasnya adalah memengaruhi lewat tulisan, maka sah saja blogger disebut Influencer. 

Menurut beberapa artikel yang saya baca, seorang blogger yang memang aktif di media sosial dan memiliki banyak follower, itu juga layak disebut Influencer. 

Jadi antara blogger dan Influencer rasanya beda tipis. Meski demikian, keduanya memiliki visi dan misi sama, yakni menebar banyak konten bermanfaat di banyak platform digital, salah satunya blog. 

Dan tahukah, jika Influencer saat ini menjadi profesi yang paling diminati? 

Seperti contohnya saya saat ini yang sedang aktif di salah satu platform digital Influencer untuk mendapatkan penghasilan. 

Namanya Intellinfluence adalah sebuah platform pemasaran Influencer yang mempertemukan antara brand dan Influencer untuk berkolaborasi dan bekerjasama guna mendapatkan lebih banyak visibilitas. 

Menurut saya platform ini sangat rekomen untuk blogger mendapatkan penghasilan dalam bentuk dollar. Selain itu, lebih intens lagi dalam mengembangkan skill menulis, karena saat mendaftar di platform Intellinfluence, blogger diminta untuk memilih Niche yang paling diminati. 

Nah, pertanyaannya sekarang, bagaimana cara mendaftar di Platform Intellinfluence? 

Ikuti step by step di bawah ini, ya!

1. Silakan daftar di website https://intellifluence.com
2. Selanjutnya, Anda harus melengkapi data diri meliputi profil diri sebanyak 500 karakter, minat, alamat, dan link media sosial
3. Terakhir, lengkapi email Paypal untuk pembayaran job. 

Untuk memudahkan pengecekan job Influencer, Anda bisa mengunduh aplikasi Intellinfluence di smartphone. Bisa untuk pengguna Android maupun IOS. 

Saya sendiri suka dengan tampilan aplikasi Intellinfluence di android. Tampilan simple dan mudah digunakan. 





Motivasi Menjadi Blogger untuk Apa Sih?

Rabu, 15 September 2021

"Bu, saya mau resign bulan depan. Fokus sama anak dan ngeblog saja di rumah."


Kalimat di atas adalah kalimat yang saya ucapkan pada ibu. Tepatnya tahun 2019, ketika saya memilih resign dari kantor dan ingin mengoptimalkan penghasilan dari blog. 


Sebenarnya ibu sempat mempertanyakan tentang berapa sih penghasilan dari ngeblog? Kok saya rela melepas pekerjaan utama dan memilih ngeblog? Padahal dulu, ibu pernah meminta saya resign tetapi saya menolak keras. Jadi wajar ibu bertanya-tanya, apa yang memotivasi saya resign dan ingin menekuni dunia blogging. 



Motivasi Menjadi Blogger untuk Apa Sih? 


Sama halnya dengan ibu yang penasaran kenapa saya memilih ngeblog, mungkin pembaca blog saya juga ingin tahu jawaban apa enaknya menjadi blogger, kan?

Sejujurnya motivasi saya ngeblog berasal dari saran seorang teman. Dia membuka mindset saya jika dunia blogging itu jangkauannya sangat luas. Tak sekadar menulis, tetapi kita bisa mengasah banyak skill selain menjadi blogger. 

Contohnya, bagi yang suka membaca dan meresensi buku, kita bisa memfokuskan ngeblognya dengan menjadi reviewer. Jika kita suka memasak, maka kita bisa fokus menjadii food blogger atau misal kita suka dengan dunia traveling, maka kita bisa memilih menjadi travel blogger. 

Nah, dari pemetaan profesi blogger tersebutlah saya tertarik menyelam ke dunia blogging lebih.

Selain itu, motivasi ngeblog lainnya tentu saja saya ingin menjadikan profesi blogger ini sebagai jalan ninja untuk berpenghasilan dari rumah. Sejak lama saya ingin bisa menjadi Single mom produktif dari rumah sembari momong anak-anak. 

Kalau ditanya yakin atau tidak mengambil keputusan menjadi blogger dua tahun lalu? 

Jelas saya akan menjawab,"Tidak yakin." Tetapi saya berusaha menyakinkan diri dengan mengharap bahwa ngeblog menjadi jalan ninja saya nantinya. Di samping itu, saya berusaha menanamkan mindset positif bahwa saya bisa produktif ngeblog. Saya bisa menghasilkan dari blog. Entah bagaimana caranya, saya harus bisa.

Nekad banget, ya? Emang.

Ya, gimana ya. Memang saat itu saya nggak punya modal selain NEKAD dan NIAT. Jadi, saya harus yakin dengan kenekadan dan niat tersebut. Siapa tahu Allah rida dan memberikan kemudahan untuk ngeblog sehingga saya bisa mewujudkan target impian dari uang hasil ngeblog. Bisa saja, kan? Apa yang tidak mungkin? 

Selain motivasi di atas, motivasi lainnya kenapa saya ingin menjadi blogger adalah, sama halnya dengan penulis yang bisa menebar manfaat lewat tulisan. Seorang blogger juga bisa berbagi lewat tulisannya. 

Apalagi katanya, blog yang dibangun secara profesional dengan menggunakan domain berbayar akan lebih berpeluang mendapatkan trust dari google. Nama lainnya di dunia blogging adalah teknik SEO. Di mana seorang blogger menulis artikel berkualitas dengan teknik SEO friendly supaya tulisannya bisa berada di halaman pertama google. 

Nah, ini ilmu baru buat saya.  Sebelumnya, saya tidak pernah mendapatkan ilmu terkait SEO di dunia kepenulisan fiksi dan cerita anak yang lebih dulu saya geluti sejak tahun 2017. Oleh karena itu, saya pun tertantang untuk mempelajari ilmu SEO tersebut supaya tulisan-tulisan saya bisa berada di halaman pertama.  

Dan ini juga motivasi saya ngeblog. Siapa tahu semakin banyak konten saya  yang berada di halaman pertama pencarian google, maka semakin banyak orang juga yang menikmati sekaligus mengambil manfaat dari tulisan positif yang saya buat. 

Seperti tulisan saya yang berjudul sosok Single mom inspiratif yang saya tulis hanya modal pengalaman pribadi. Tetapi siapa yang menyangka, dari tulisan receh ini, banyak Single mom seperjuangan yang DM ke Instagram, Facebook maupun kirim pesan lewat email dan WhatsApp untuk saling berbagi. 

Nah, kan? Hal yang sederhana, tetapi memotivasi saya untuk semangat ngeblog. 

Sukses itu Berpola, Jadi Motivasi Ngeblog Nggak Cuma Gitu Aja


Motivasi ngeblog



"NGEBLOG itu nggak semudah yang dibayangkan. Yang udah lama ngeblog saja, sampai sekarang cuma gitu-gitu aja. Penghasilan juga nggak drastis amat naiknya. Standar. Jadi jangan berharap banget dari ngeblog bisa menghasilkan."

Mendengar celetukan kalimat di atas di salah satu grup whatsapp komunitas blogger, sejujurnya bikin nyali saya ciut. Benarkah sesulit itu menembus kesuksesan di dunia blogger? 

Hingga tak dimungkiri sebagai blogger pemula, sontak muncul kekhawatiran,  apakah pilihan saya menjadi blogger ini salah?

Kalaupun salah, saya sudah terlanjur mengambil pilihan. Jadi mau nggak mau, saya harus tetap maju ke depan walaupun nanti akan ada banyak tantangan. 

Karena saya tipikal perempuan yang memiliki rasa penasaran cukup tinggi, bukan suka kepo, lho, ya. Mohon dicatat.Hahaha ...

Akhirnya, saya mencoba untuk berpikir realistis, sekaligus berusaha mencari solusi cerdas dari celetukan terkait ngeblog tak semudah dibayangkan.

Lagipula, sepertinya sudah tugas blogger juga untuk tidak menelan mentah-mentah sebuah kalimat. Setidaknya, sebelum memberikan opini, kita harusmencari sumber valid terlebih dahulu. Baru setelahnya,  kita membuktikan dengan action. 

Dan tahu tidak, apa hasil saya kepo tentang ngeblog? 

Eng... Ing ... Eng ... 

Saya menemukan tulisan mbak Ningsih di portal online mojok.co yang berjudul "5 Alasan Kenapa sebaiknya Kamu Tidak Menjadi Blogger Untuk Cari Uang".  Hmmm ... dari judulnya saja, saya langsung berpikir keras. Kenapa tidak boleh menjadi blogger? 

Saya pun melanjutkan membaca artikel tersebut. Dan di sana, saya mendapati beberapa keluhan yang secara tidak langsung disampaikan oleh Mbak Ningsih lewat tulisannya. 

Selama 5 tahun, Mbak Ningsih sudah mulai ngeblog, tetapi sayangnya hasilnya masih gitu-gitu saja. Sehingga si Mbak Ningsih menarik kesimpulan jika ngeblog bukan cara cari duit di internet. 

Saya pun menggarisbawahi beberapa poin dari tulisan Mbak Ningsih tersebut. Pada artikel di atas disebutkan jika ngeblog malas update, maka konsekuensinya adalah tulisan di blog tenggelam alias kalah saing dengan blog-blog lainnya. 

Selain itu, pernyataan dunia ngeblog itu rawan hacker. Jadi harus berhati-hati.  Karena kadang sebab musabab dari iri hati melihat temannya sukses ngeblog sehingga muncullah jalan pintas, yakni meretas alamat blognya. 

Jika itu terjadi, maka blog kita tidak bisa lagi diakses. Ini pernah terjadi pada Mbak Ningsih tersebut. 

Akhirnya, saya menarik kesimpulan, bahwasanya bukan ngeblognya yang tidak bisa dijadikan jalan ninja untuk cari duit. Tetapi ini tentang si blogger, apakah dia bisa menciptakan pola ngeblog yang unik dan berbeda? Pola  ngeblog yang kelak bisa mengantarkannya pada kesuksesan menjadi blogger.  

Tak cukup dari tulisan Mbak Ningsih saja untuk menguatkan motivasi saya menjadi blogger. Selanjutnya, saya mencari referensi artikel sebagai tulisan pembanding. Nah, ketemulah dengan tulisan Kang Darmawan Aji di pandunim.com berjudul "Bagaimana mendapatkan penghasilan dari blog hingga Ratusan Juta bahkan Milyaran Per Bulan." 

Mata saya langsung berbinar membaca Ratusan Juta dan Milyaran. Dalam hati membatin, "Nih, kok ada tips ngeblog begini?" Padahal artikel Mbak Ningsih tadi justru mengulas ngeblog dari sisi nggak enaknya. Alhasil dua artikel tersebut bikin saya semakin merenung. 

Nah, lantas bagaimana peluang ngeblog versi Mas Darmawan Aji? 

Pada poin pertama artikel yang ditulis oleh Mas Darmawan Aji, dia juga menekankan bahwa ngeblog bukan cara cepat menghasilkan uang. Hanya saja setelahnya, Mas Darmawan memberikan saran sekaligus solusi yang menurut saya sangatlah cerdas. Plus cukup sulit dipraktikkan.  

Tak cukup itu saja, Mas Darmawan Aji juga menyarankan blogger untuk memiliki motivasi sekaligus mengubah mindset blogger. 

Dari situ, jujur saya mendapatkan insight luar biasa terkait ngeblog. Mungkin benar jika ngeblog bukan cara cepat menghasilkan uang karena proses kelola blog berpenghasilan cukuplah panjang. Meski demikian bukan berarti ngeblog tidak bisa dijadikan jalan ninja untuk sukses. 

Saya rasa, semua tergantung bagaimana si blogger memiliki motivasi SUPER, juga cara-cara ngeblog yang membuat blogger nyaman. Sehingga ngeblog bukanlah beban melainkan aktivitas yang sudah dijadikan hobi yang menghasilkan. 

Mungkin Anda bisa melihat ilutrasi dari artikel di panduanim.com berikut: 
 




Dari data di atas terbaca, sebenarnya yang menjadikan ngeblog itu terasa beban, blog sulit menghasilkan adalah 90% blogger lebih banyak membayangkan "Susahnya ngeblog" di awal memulai. Sehingga banyak alasannya, banyak kekhawatirannya dibanding action yang seharusnya dilakukan gila-gilaan. 

Nah, jadi motivasi baru buat saya nih bahwasanya  untuk menjadi blogger sukses, sejatinya dia harus mengonsep pola untuk sukses. Yes, SUKSES ITU BERPOLA, bukan cuma konsep seadanya. Catat, ya! Hehehe ...


Begini Cara Menjadi Blogger Super dengan Penghasilan Moncer di Masa Pandemi


Mau sukses ngeblog? 

Kuncinya, motivasi ngeblog harus dibenahi di awal jika ingin berhasil menjadi blogger. 

Lalu, Anda ataupun saya tidak harus menelan mentah-mentah pendapat maupun artikel yang sudah bertebaran di internet terkait sukses ngeblog atau gagal ngeblog. 

Ingat, setiap orang memiliki jatah rezeki berbeda. Setiap orang juga berbeda cara suksesnya. Ketika yang lain gagal, bukan berarti kita juga akan gagal, bukan? Jadi nggak ada salahnya dicoba dulu. 

Kalau saya pribadi, saya akan mencari cara dengan menemukan pola sukses versi saya dulu, kemudian baru saya akan melakukan action. Kalau bisa actionnya gila-gilaan dulu. Tak masalah jika saya harus mengurangi jatah jam tidur. 

Ya, mau nggak mau saya memang harus banyak berkorban di awal. Apalagi, saat memulai ngeblog di tahun 2019, tak lama pandemi datang. Bisa dibayangkan, betapa resahnya hati saya waktu itu.

Saya sudah terlanjur resign dari pekerjaan utama. Otomatis cari duitnya cuma ngandalin dari ngeblog. Dan pandemi meluluhlantakkan semuanya. Termasuk yang tadinya saya bisa mendapatkan penghasilan ngeblog dari event blogger offline. Lalu, penghasilan menipis akibat adanya larangan untuk tetap di rumah saja agar kesehatan terjaga. 

Nggak mau bermuram durja. Saya pun mulai memutar otak lagi supaya motivasi ngeblognya nggak luntur. Juga, saya lebih cerdas mencari peluang ngeblog. Dan begini cara saya bangkit. Menjadi blogger optimis dalam keadaan apapun. 


1. Tujuan dan Niat Ngeblog Harus Jelas 


Cara bangkit menjadi blogger super pertama adalah mengingat kembali niat dan tujuan di awal ngeblog. Karena saya tahu, membangun niat untuk memulai sesuatu itu sangat penting. 

Dengan niat dan tujuan yang jelas akan mengarahkan ke mana saya harus menjemput sukses. 

Selain itu, konsistensi dapat dipupuk melalui niat yang baik serta tujuan yang jelas. Sehingga tak ada lagi rasa malas maupun mentok untuk merawat blog supaya menghasilkan. 

2. Membangun Mindset Blogger 


Langkah kedua supaya tetap menjadi blogger super di tengah pandemi adalah membangun mindset blogger yang benar.

Setidaknya, saya wajib menanamkan mindset menjadi blogger butuh proses. 

Artinya, jika saya ingin menghasilkan dari ngeblog sesuai saran  di artikel Mas Darmawan Aji, maka banyak hal yang harus saya pelajari terkait ngeblog. 

Nggak cukup menulis konten berkualitas, tetapi saya juga harus memikirkan pembaca supaya betah di blog, belajar SEO, meningkatkan page view dan banyak lagi. 

3. Bangun Blog Layaknya Bisnis Sendiri 


Teman saya pernah berkata, blog adalah investasi. Kok bisa? 

Karena faktanya, blog yang dirawat dengan baik hingga menghasilkan, sekalipun Anda nanti sudah tua dan tidak lagi mampu kelola blog. Anda bisa mewariskannya kepada anak hingga cucu untuk melanjutkan mengelola blog. Sementara Anda bisa menikmati hasilnya. 

Tapi perlu diingat, untuk membuat blog menjadi investasi, maka berpikirlah jika ngeblog tidak sekadar hobi. Ngeblog adalah bisnis yang bisa diinvestasikan. Sepakat? 


4. Upgrade Skill


Ngeblog erat kaitannya dengan dunia internet. Sementara internet semakin hari mengalami kemajuan. Maka, Anda yang menjadi blogger pun harus menantang diri untuk terus upgrade Skill. 

Jangan cuma puas dengan paham SEO atau cara menulis artikel berkualitas. Tetapi pahamilah ilmu lainnya juga yang sedang viral saat pandemi ini. Misal, ilmu digital marketing yang harus dikuasai oleh blogger atau lainnya.

Intinya, upgrade Skill dilakukan dengan tujuan supaya Anda tidak menjadi blogger yang tertinggal. 


5. Cobalah untuk Ternak Blog


Tidak semua blogger mengambil jalan ternak blog untuk menghasilkan. Karena bagaimanapun, kelola satu blog saja butuh effort. Apalagi banyak blog? Begitu, kan? 

Tapi bagi seorang blogger yang jeli peluang dan mengamati persaingan dunia blogging semakin sengit. TERNAK BLOG bisa menjadi peluang jitu mendapat cuan di masa pandemi. 

Saya sendiri sebenarnya tidak hanya mengelola satu blog saja di malicaahmad.com. Ada beberapa blog lain yang saya kelola supaya bisa menghasilkan dari banyak kran. 

Yah, meski saya tahu, bahwa ternak blog bikin saya harus mengurangi jatah tidur. Tetapi saya ingin mengambil peluang dengan tanpa mengabaikan kesehatan. Ternaak blog juga saya jadikan sebagai jalan ikhtiar. Nggak salah bukan? 


6. Berani Investasi untuk Blog 


Saya masih menemui blogger yang katanya ingin sukses ngeblog. Tetapi sekadar mengeluarkan uang buat mengubah domain gratisan menjadi domain berbayar saja, kok masih eman? (Mikir-mikir)

Kalau begini, mau dapat cuan darimana? Toh nyatanya, saat ini persaingan ngeblog semakin gila. Dimana agensi akan lebih memilih blog yang sudah memiliki domain berbayar daripada gratisan.

Jadi, mulailah berani investasi dari sekarang demi masa depan ngeblog yang menjanjikan. Hehehe


7. Konsisten Ngeblog


Last but not least, cara terkahir yang saya lakukan adalah konsisten. Rasanya, semua tips di atas tidak ada artinya jika kita tidak konsisten melakukan pengelolaan di blog. Setidaknya, blog saya harus update artikel dalam sebulan, walaupun itu hanya konten receh. Hehehe

Yang penting kan tidak sampai banyak laba-laba bersarang di blog, kan? 

Nah, dari 7 tips di atas, manakah yang akan Anda praktikkan terlebih dahulu? 

Pengalaman Ngeblog yang Bikin Semangat Terbakar 


Pasti Anda akan bertanya, pengalaman apa yang saya dapat setelah melakukan perencanaan menjadi blogger super di atas, kan? 

Bercerita pengalaman ngeblog sejak tahun 2019 sampai sekarang, sejujurnya antara percaya dan tidak bahwa saya bisa menghasilkan dari blog. 

Meski saya sadar betul, penghasilan dari blog ini belumlah seberapa dibanding prestasi para blogger senior di luar sana. Tetapi apa pun itu, saya bersyukur. Inilah hasil nyata dari ngeblog yang bisa saya buktikan sama ibu setelah dua tahun lalu memilih resign. 

Dan dengan membangun sukses berpola, saya mempercayai jika blog bisa menghasilkan. Tentu semua tergantung niat dan action yang dilakukan blogger itu sendiri. Nah, berikut sedikit pengalaman ngeblog yang ingin saya bagikan kepada pembaca Malica. 

Tahun 2020, kali pertama saya lolos nominasi juara favorit di lomba blog yang diadakan oleh Ibu-Ibu Doyan Nulis x Indosat

Lomba pertama  yang ternyata membakar semangat saya untuk ikut kompetisi kembali. Dan tak disangka, akhirnya saya mendapat juara lagi di lomba kompetensi mini SEO. Kali ini, saya berhasil menjadi juara ketiga lomba blog yang diadakan oleh organic Lombok yang bertema " Skincare Alami Anti Jerawat." 

Karena menang lomba SEO adalah pengalaman pertama, maka saya pun ketagihan mencoba lagi. Kebetulan waktu itu, salah satu mentor SEO saya menantang untuk kompetisi SEO dengan tema "Sewa Mobil Belitung." Meski saingan pesertanya tidak sebanyak lomba-lomba biasanya, saya tetap bersyukur bisa berhasil menyabet juara pertama. 


Selanjutnya, saya menjajal lagi ikut lomba yang bertema masak dan makanan. Awalnya tidak percaya diri karena saya nggak bisa memasak. Tetapi faktor lucky masih berpihak sama saya. Alhamdulillah, saya pun lolos menjadi juara satu di lomba yang diadakan oleh Ibu-Ibu Doyan Nulis dan Mondelez. 

Dan terakhir di tahun 2021, saya pun dibikin takjub berkali-kali bisa lolos di urutan 10 juara favorit pilihan juri di lomba "parenting" yang diadakan oleh IBUPEDIA. Barakallah. Rezeki ngeblog saya mengalir deras. 

Nah, itulah sekelumit pengalaman lomba yang saya dapat selama memutuskan untuk konsisten ngeblog.

Selain itu, ada lagi pengalaman ngeblog yang tak terlupakan dan terus membekas dalam ingatan. Yakni, dari ngeblog saya bisa berkeliling ke beberapa tempat di Indonesia. 

Belum banyak, tapi semoga semakin banyak acara  travel blogger yang bisa saya ikuti di tahun-tahun berikutnya, ya. Hehehe ... simak keseruannya pada foto di bawah ini. 


Ekplor keindahan Kawah Ijen Banyuwangi bersama travel blogger dari Semarang, Jakarta, Lamongan, Malang, dan Jember

Kolaborasi blogger dan pemuda Jember di acara Jelajah Jember di Air Terjun Tancak


Foto di bukit Merese, Lombok, setelah mengikuti acara adat BAU NYALE 


Nah, kan? Ternyata ngeblog itu seru. Tak hanya bisa menghasilkan uang dan menjadi Single mom produktif di rumah. Tetapi saya juga bisa bersilaturahmi dengan banyak blogger dari berbagai kota

Kendala Menjadi Blogger yang Wajib Kamu Tahu


Setelah saya bercerita cukup panjang tentang perjalanan ngeblog saya dari pertama sampai sekarang. Kini saya akan berbagi apa saja sih kendala menjadi blogger yang saya alami? 




Ada 5 kendala menjadi blogger, di antaranya:

  • Manajemen waktu belum terstruktur dengan baik
  • Sering online bikin paket data internet cepat habis
  • Perempuan gampang moody. Saat moody, maka untuk menulis di blog bikin malas 
  • Tinggal di desa bikin resah. Saya acapkali harus manjat kursi supaya sinyal lancar untuk ngeblog
  • Parahnya, kalau sudah saking seriusnya ngetik di depan laptop, saya suka lupa belanja kebutuhan pokok di rumah. Apalagi pandemi gini, untuk belanja ke luar rumah, saya mikir dua kali. 

Nah, dari kelima kendala tersebut, yang sangat mudah dicari solusinya adalah ketika saya mengalami masalah paket data internet cepat habis. Maka, saya memanfaatkan aplikasi super sebagai solusi tercepat dan paling solutif. 

Tak hanya urusan paket data. Saya juga tertarik dengan layanan super retail dan super grosir di aplikasi super. Layanan super lengkap yang menyediakan berbagai bahan pokok yang saya butuhkan. Jadi saya nggak repot lagi berbelanja kebutuhan pokok karena bisa dipesan online di aplikasi super, lho

Kalau malas berbelanja ke luar karena sudah capek dikejar deadline ngeblog atau saat nggak bisa ninggalin anak buat berbelanja keluar rumah. Saya tinggal klik layanan super retail atau grosir untuk memilih produk apa saja yang akan saya beli. Enaknya lagi, meski saya tinggal di Lamongan dan agen aplikasi Super ini berdomisili di Surabaya. Tetapi barang pesanan bisa diantar ke Lamongan, lho.


Belanja Banyak Untung di Aplikasi Super


Terbaru, yang sedang viral saat ini adalah munculnya aplikasi super yang memudahkan siapa saja yang ingin berbelanja sembako, kebutuhan rumah tangga serta paket data internet secara online. 

Mungkin belum banyak yang tahu, apa itu aplikasi super? 

Aplikasi super adalah sebuah aplikasi untuk kulakan barang kebutuhan pokok dengan lebih murah dan mudah. Aplikasi ini juga menawarkan kenyamanan kulakan berbagai macam kebutuhan pokok serta barang digital hanya dalam satu aplikasi. Harga yang ditawarkan relatif lebih miring dan tidak dipungut biaya pengiriman.

Hadirnya aplikasi ini pun bukan tanpa sebab karena tujuannya adalah untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. Baik itu toko kelontong yang sering berbelanja kebutuhan pokok hingga para agen dan masyarakat. Harga barangnya yang terjangkau terbukti sangat membantu.

Nah, kenapa saya merekomendasikan aplikasi super buat Anda yang ingin mendapatkan banyak untung saat berbelanja kebutuhan pokok ibu rumah tangga? Simak di sini!


Kelebihan Aplikasi Super Apa Saja Sih? 


Sebagai aplikasi yang baru muncul, kehadirannya telah disambut dengan antusias oleh para agen dan toko kelontong yang butuh kulakan barang dalam jumlah banyak.

Antusiasme ini tidak terlepas dari adanya beberapa kelebihan yang dimiliki oleh aplikasi super diantaranya adalah:

1. Kulakan Barang Menjadi Lebih Mudah


Dahulu sebelum adanya aplikasi ini, para agen dan pemilik toko kelontong harus menelpon banyak sales ketika barang kebutuhan yang ada di toko habis. Tentunya hal ini sangat menyita waktu, biaya dan tenaga. Belum lagi jika stok di satu sales habis harus berputar lagi mencari sales yang lain.

Berbeda kondisinya sejak kemunculan aplikasi super ini, mereka tidak perlu repot menelpon para sales langganan atau grosir hanya untuk kulakan barang. Cukup dengan menekan satu aplikasi, semua kebutuhan barang yang ada di toko, utamanya sembako dapat dengan mudah didapatkan. Tidak menghabiskan banyak tenaga, biaya dan waktu. Lebih praktis dan efisien.


2. Harga Bersaing


Kelebihan selanjutnya dari aplikasi ini adalah Anda bisa mendapatkan harga grosir yang lebih murah dibandingkan membeli barang langsung di grosir. Dengan harga beli murah, sementara Anda menjualnya mahal, akan mendapatkan banyak keuntungan.


3. Free Ongkir


Keunggulan satu inilah yang membuat banyak orang menggunakan aplikasi ini. Setiap toko saat berbelanja pasti banyak sekali. Umumnya semakin banyak barang kulakan, maka ongkirnya akan semakin mahal. 

Nah, hal tersebut tidak akan Anda temui ketika kulakan barang menggunakan aplikasi super karena menyediakan fasilitas free ongkir. Barang pun akan langsung dikirim setelah masa pemesanan.


4. Lebih Cepat dan Mudah


Kelebihan selanjutnya yang akan Anda dapatkan saat menggunakan aplikasi ini adalah prosesnya yang sangat cepat dan mudah. 

Anda hanya perlu memasang aplikasi ini di Hp, lakukan pemesanan dan barang akan dikirim setelah dilakukan pembayaran. Cepat dan mudah, bukan?


5. Barang yang Dijual Kualitasnya Sama dengan di Grosir


Anda tidak perlu khawatir ketika kulakan barang dan sembako di aplikasi super ini. Hampir semua barang kulakan yang disediakan berkualitas baik. Sama halnya barang yang ada di grosir. Dengan harga murah, barang berkualitas siapapun tentu akan tertarik dan akhirnya menjadi pelanggan tetap aplikasi ini.


Begini Cara Daftar Aplikasi Super


Setelah membaca ulasan tentang aplikasi super, pastinya Anda tertarik untuk belanja atau kulakan barang bagi para sales atau grosir. 

Jika tertarik ingin mendapatkan keuntungan maksimal karena kulakan dengan harga murah, maka Anda harus mendaftar lebih dulu baru dapat kulakan barang dan sembako.

Buka Playstore


Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah membuka playstore karena aplikasi super telah tersedia di sana. Ketik aplikasi ini di kolom pencarian dan akan muncul ikon yang dapat Anda klik untuk memulai mendaftar.

Install


Begitu berhasil mendapatkan aplikasi yang dibutuhkan, instal aplikasi tersebut. Tunggu hingga proses instal aplikasi usai. Setelah muncul notifikasi tentang aplikasi tersebut, artinya penginstalan berhasil dilakukan. Setelah instal selesai, Anda bisa mendaftar dengan mengisi data diri, yakni nama Anda, nama toko Anda, alamat lengkap, lokasi, kemudian  upload KTP.  Setelah itu, Anda resmi menjadi agen aplikasi super, rek! horray .... 

Pakai Aplikasi


Proses instal telah selesai dan aplikasi siap untuk digunakan. Apabila Anda berniat untuk belanja atau kulakan, aplikasi ini dapat Anda gunakan sesegera mungkin dan belanja sepuasnya.

Bagaimana?Seru bukan menggunakan aplikasi super ini. 

Kini, kulakan barang akan semakin mudah,cepat dan hemat berkat adanya aplikasi ini. Dengan adanya kemudahan yang ditawarkan tak heran para pengguna aplikasi ini semakin meningkat dari hari ke hari. 



Kesimpulan 


Motivasi blogger itu perlu dipupuk setiap saat. Bahkan bila perlu setiap waktu supaya semangat ngeblognya nggak kendor. 

Memang sih memulai di awal akan terasa berat. Saya pun sudah merasakannya sendiri. Dan tentang proses ngeblog yang cukup menguras tenaga tersebut, saya sudah merangkumnya di artikel berjudul jangan jadi blogger. Meski demikian, jika memang ngeblog sudah menjadi ikhtiar mendapatkan penghasilan, insyaAllah Allah akan memudahkan jalannya.

Nah, jika terjadi kendala ngeblog seperti yang saya sebutkan di atas, misal tentang paket data yang cepat habis atau berbelanja kebutuhan pokok nggak mau ribet. Untuk area Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Madura, Lamongan, Malang, Pasuruan dan Batu. Silakan mendaftar menjadi agen aplikasi super. Dijamin, urusan kebutuhan pokok tak perlu diresahkan. Ngeblog pun bisa lebih optimal sebab barang diantar ke rumah. 




Cara Cerdas Mengatasi Quarter life Crisis

Selasa, 14 September 2021

Anda sering merasa galau dan terlalu khawatir tentang masa depan saat menginjak usia rentang 20 sampai 30 tahun? Jika iya, maka itu tandanya kamu mengalami fase quarter life crisis



Hal ini sebenarnya sangat normal dialami semua orang yang bertransisi dari usia remaja ke dewasa. Namun, sebaiknya Anda harus mempunyai bekal untuk mengatasinya. 


Tujuannya tak lain agar Anda tidak berlarut-larut dalam kesedihan dan kekhawatiran secara berlebihan yang sejatinya bisa mengganggu mental Anda.


Penyebab Seseorang Mengalami Quarter Life Crisis


Saya pernah bertanya kepada diri sendiri,"Untuk apa sih saya hidup."


Itu ketika saya sedang bingung, kok di usia 30 tahun, hidup saya masih gini-gini aja. 


Dari hari ke hari, saya merenungkan hal yang sama. Tentang sebuah tujuan hidup yang nggak jelas. Kenapa hidup saya berbeda dengan teman sebayanya. 


Yang paling parah, saya selalu merasa gagal. Hingga tak jarang, perasaan tersebut membuat saya stres, sedih, overthinking, insecure, hingga depresi. 


Tak jarang, saya ceritakan kegelisahan tersebut kepada teman dekat. Dan seringkali juga dia menyarankan saya untuk mengambil jeda. "Istirahat dulu," katanya. 


Nah, pada waktu mengambil jeda, saya mencoba mencari tahu kenapa saya merasa berbeda? Kenapa saya khawatir akan hidup yang cuma 'Mampir ngombe'? Kenapa saya overthinking akan masa depan yang belum pasti? 


Saya menyadari benar, saya memang sedang berada di fase Quarter Life Crisis. Dan mau nggak mau, saya harus tahu penyebabnya. 


Menurut penelitian dari Harvard Business Review, mereka yang sedang berada di tahap QLC, biasanya akan melewati 4 fase ini. 


1. Fase Terjebak 


Pernah merasa terjebak dalam sebuah komitmen? 


Misal, saya yang dulu pernah memutuskan menjadi Single mom karena ingin memiliki hubungan yang sehat. Namun, seiring waktu komitmen yang diambil. Ternyata banyak sekali kendala sehingga saya merasa menyesal? 


Mungkin masalah di atas pernah terjadi pada Anda dengan masalah yang berbeda. Pekerjaan mungkin. 


2. Fase Merasa Kesepian


Fase kedua ini, pasti semua orang mengalami ketika merasa tak seorangpun memahami apa yang Anda butuhkan. Memahami keinginan atau maksud Anda.


Atau apa yang Anda ucapkan seperti diabaikan dan selalu salah sehingga di sini Anda merasa mulai mendalami fase merasa sendiri. Hidup Anda sangatlah kesepian. Pernah?


3. Fase Berpura-pura


Di fase ini, muncullah kesadaran mungkin saja selama ini Anda berpura-pura menjadi orang dewasa, tanpa merasakan seutuhnya bahwa Anda memang kenyataannya sudah dewasa. 


Lalu tak lama ketika menyadari ini, Anda pun akan merasa kehilangan jati diri dan arah hidup. Yang akhirnya menjadikan Anda frustasi.


4. Fase tentang Munculnya Kesadaran


Fase terakhir, Anda sudah mulai menyadari tentang apa yang diinginkan dan butuhkan. Fase menyadari bahwa Anda memang harus berubah. 

Quarter life crisis itu wajar terjadi. Jadi jangan berlarut-larut. 

Baiknya, mulailah dengan perubahan baru seperti mencari suasana hidup baru, pekerjaan di bidang baru, memilih pasangan baru dan terimalah diri dalam versi yang lebih dewasa. Ini butuh proses pastinya.

Nah, biasanya jika sudah mampu melewati fase sadar, Anda yang mengalami QLC akan lebih lega dan menerima, yang mana akhirnya mulai melihat tujuan atau arti baru dalam hidup mereka.


Begini Cara Mengetahui Ciri-Ciri Quarter life Crisis




Untuk mengatasi permasalahan quarter life crisis, sebaiknya lakukan deteksi dini.


Caranya anda wajib mengetahui ciri-ciri gejala yang dialami penderita. Berikut ini ciri-ciri secara umum.


1. Sering Ragu dalam Mengambil Keputusan


Merasa ragu dalam mengambil keputusan itu hal yang lumrah. Namun jika hal itu kerap anda alami maka sangat mengganggu diri anda sendiri.


Sebab setiap langkah yang anda ambil penuh kebimbangan. Dan anda kehilangan tujuan apakah ini benar atau salah. Sehingga sering menimbulkan rasa was-was berlebihan yang bisa mengganggu kesehatan mental anda.


2. Terlalu Khawatir tentang Nasib Masa Depan


Di masa transisi ini kita mulai mencoba satu per satu mewujudkan mimpi masa depan kita. Namun sayangnya ada beberapa yang tidak berjalan sesuai rencana. Sehingga membuat kita merasa khawatir dan ketakutan akan nasib masa depan kita. 


Khawatir itu hal normal, tapi jika berlebihan itu tidak bagus. Nah jika anda merasa khawatir berlebihan sebaiknya anda perlu waspada.


3. Terlalu Ambisius


Menargetkan setiap mimpi kita itu bagus. Tapi jika terlalu keras terhadap diri sendiri juga tidak bagus. Terlalu ambisius dan sampai lupa caranya untuk membahagiakan diri sendiri.


Jika anda merasa demikian berarti anda butuh jeda untuk bisa lebih merilekskan diri sendiri.


4. Kurang Semangat dan Motivasi 


Gagal itu memang menyakitkan, namun jika anda terus-terusan meratai setiap kegagalan itu sangat tidak baik. 


Karena hal ini menyebabkan anda kurang percaya diri dan semangat hingga kehilangan motivasi. Dan jika keadaan ini berlarut sehingga membuat anda malas-malasan dalam menjalani hidup. Berarti tandanya anda harus mulai mengubahnya ke arah yang lebih  baik.


5. Merasa Tertinggal Jauh dari Teman Sebaya


Ada yang bilang bahwa hidup itu bukan seperti lomba lari, setiap orang ada momentumnya sendiri-diri. Jadi jika selalu membandingkan hidupmu dengan orang lain yang lebih baik anda akan terus merasa tertinggal.


Jika anda mengalami hal ini berarti anda mengalami quarter life crisis.


Begini Cara Cerdas Mengatasi Quarter life Crisis


Mengalami quarter life crisis itu lumrah, jika anda bisa mengatasinya dengan bijak. Caranya ikuti beberapa tips berikut ini:


Sabar Menjalani Proses Hidup


Hidup itu tidak selalu berjalan mulus. Dan cara terbaik menghadapinya adalah dengan selalu bersabar. Mungkin cara tersebut sangat klasik, namun tidak ada solusi lain yang lebih baik dari bersabar.


Jalankan Hobi yang Membuat Nyaman dan Senang


Agar anda lebih bersemangat dalam menjalani hidup sebaiknya kerjakan hobi anda yang bisa membuat anda lebih nyaman dan senang.


Sesibuk apapun anda luangkan waktu minimal satu minggu sekali untuk menjalankan hobi yang disukai dan nyaman.


Misalnya saja bersepeda, berenang, dan lainnya.

 

Atau mungkin anda bisa mencoba magang atau mengikuti berbagai pelatihan yang sesuai bakat dan minat anda.


Cari lingkungan Pertemanan yang Positif


Lingkungan yang positif bisa memberikan dampak yang luar biasa dalam hidup anda. Ada banyak masukan yang baik, motivasi, yang bisa membuat anda lebih terarah saat menjalani hidup. Terutama bagi anda yang sering bimbang dalam mengambil keputusan.


Jangan lupa Selalu Berdo’a dan Bersyukur


Ketimbang selalu membanding-bandingkan hidup anda dengan orang lain dan merasa selalu kalah bersaing dengan teman sebaya anda. 


Alangkah bijaknya kita lebih baik selalu mensyukuri apa yang kita miliki saat ini yang mungkin banyak orang lain yang lebih kurang beruntung.


Tetap berusaha yang terbaik dalam menjalani hidup dengan selalu berdo'a dan bersyukur. Masalah hasilnya sebaiknya pasrahkan saja.


Melakukan Hal-Hal yang Bermanfaat


Cara cerdas untuk mengatasi diri agar tidak merasa selalu gagal adalah dengan  melakukan hal-hal yang bermanfaat. Banyak hal-hal kecil yang bisa anda lakukan misalnya membantu teman atau saudara yang kesulitan. Mengikuti kegiatan sosial, aktif menjadi relawan, dan kegiatan yang bermanfaat lainnya.


Meminta Bantuan Golife


Jika anda sadar mengalami ciri-ciri quarter life crisis dan hal itu sudah mulai mengganggu hidup Anda. Dan ternyata anda kesulitan mengatasinya sendiri, karena sudah terlalu parah. Sebaiknya meminta bantuan konseling online. Anda bisa meminta bantuan Golife.


Di sana anda bisa mendapatkan konseling secara mudah dan nyaman secara online. Anda juga bisa mendapatkan bantuan dari psikolog terbaik. Jadi anda tidak perlu ragu atau malu untuk bisa mengatasi quarter life crisis dengan bijak.


Kesimpulan 


Tak perlu malu jika mengalami Quarter Life Crisis. Semua orang pernah berada di kondisi ini. Hanya saja pilihannya terus meratapi hingga depresi atau menyadari kewajarannya dan mencari solusi. 


Jika memang tidak mampu mencari solusinya sendiri, Golife adalah teman bagi siapa saja yang membutuhkan dukungan inspirasi dan bimbingan pengembangan diri. 


Bersama Golife, Anda akan lebih mudah mengenali masalah diri dengan bantuan dari pakarnya. Anda pun bisa mendapatkan bantuan untuk memecahkan masalah kehidupan dengan cara berbeda. 


Beda Creambath, Hair Spa, dan Hair Mask. Kamu Wajib Tahu Manfaatnya!

Jumat, 10 September 2021

Ritual merawat tubuh adalah me-time paling mengasyikkan bagi sebagian besar perempuan. Menikmati sensasi pijatan di tubuh dan kepala, akan mendatangkan efek menenangkan yang luar biasa.



Rambut, adalah tiara perempuan yang tak boleh dilupakan dan dilewatkan perawatannya. Ada banyak jenis perawatan rambut, di antaranya creambath, hair spa, dan hair mask. Namun, apa kamu tahu perbedaannya? 


Apa, sih, pengertian dari Creambath, Hair Spa, dan Hair Mask?


Artikel kali ini akan membahas tentang perbedaan Creambath, Hair Spa dan Hair Mask. Awas, jangan sampai tertukar maksudnya, ya!


1. Lakukan Creambath untuk Perawatan Dasar Rambut




Kamu pasti sudah sering mendengar bahkan merasakan treatment rambut yang satu ini. 


Caranya mengoleskan krim berbahan alami secara merata ke rambut.Setelah itu, berikan pijatan ringan di area  kulit kepala. Lalu, rambut akan diuapi menggunakan steam dan selanjutnya kepala ditutup dengan handuk dan didiamkan beberapa saat hingga nutrisi dari krim meresap ke dalam kulit kepala.


Baca juga: Manfaat Senam Kegel bagi Wanita dan Cara Melakukannya


2. Rutin Menutrisi Rambut dengan Teknik Hair Spa



Berbeda dengan creambath yang fokus pada perawatan rambut dasar. Hair Spa merupakan rangkaian pemberian nutrisi untuk rambut, mulai dari akar sampai ujungnya. Bertujuan untuk memperkuat folikel rambut, menutrisi kulit kepala dan akar rambut, dan merevitilisasi kulit kepala.


Apabila teknik di atas dilakukan secara konsisten, maka kesehatan rambutmu akan lebih terjaga. Tak ada lagi drama masalah rambut kering, berminyak, ataupun kusam. 


3. Atasi Kerusakan Rambut dengan Hair mask




Bagi Anda yang memiliki masalah rambut rontok atau masalah lainnya yang kondisinya cukup parah, treatment Hair Mask bisa menjadi solusi. 


Perawatan rambut ini lebih mendalam jika dibandingkan dengan dua treatment sebelumnya. 


Perbedaan Creambath, Hair Spa, dan Hair Mask


Sama-sama treatment untuk rambut, kan? Lalu apa yang membedakan creambath, hair spa, dan hair mask? Ini perbedaan ketiganya yang wajib kamu ketahui.


Creambath lebih berkonsentrasi menyehatkan bagian akar. Creambath memiliki kandungan vitamin yang memperkuat akar rambut.


Hair spa berguna untuk memperbaiki rambut yang kusam dan kasar. Formula dalam hair spa adalah serum yang memiliki fungsi menutrisi rambut agar tidak mudah rontok.


Jika pada creambath setelah dipijat, rambut akan di-steam,  pada hair spa tahapan steam ini ditiadakan. Cukup pijatan lembut saja untuk membantu serumnya meresap.


Sedangkan Hair mask menaruh perhatian pada terapi rambut kering, dan hanya pada bagian batang saja. 


Jika rambut kamu mengalami kekeringan karena faktor eksternal, hair mask-lah jawaban dari masalahmu. Ternyata, proses pijatan di kulit kepala dan pemanasan dengan steam tidak berlaku untuk hair mask. Hal tersebut justru akan menyebabkan kerontokan. 


Baca juga: Skincare Alami untuk Jerawat


Khasiat Creambath Bagi Rambut dan Kulit Kepala


Setelah mengetahui bedanya creambath, hair spa, dan hair mask, kamu harus tahu apa manfaat creambath. Berikut ini adalah manfaat creambath yang kamu wajib tahu.


Menutrisi Rambut


Kekurangan nutrisi pada rambut akan mengalami kerusakan. Hal ini bisa diatasi dengan melakukan creambath secara rutin, yaitu dua minggu sekali. Nutrisi creambath  menjaga dan melindungi rambut dari kerusakan. 


Mencegah Kerusakan pada Rambut


Pilih jenis bahan yang pas dengan keadaan rambut dan kulit kepala kamu. Rambut kamu akan menjadi sehat setelah mendapatkan terapi yang cocok.


Menjaga   Kesuburan Rambut dan Menjadikannya Gampang Ditata


Rambut tipis karena rontok dapat diatasi dengan terapi yang sesuai. Selain mengatasi kerontokan, penggunaan creambath membuat rambut kamu menjadi lebih gampang ditata dan tidak mudah kusut.


Baca juga: Cara Menebalkan Rambut dengan Bahan Alami


Efek Menenangkan di Kepala dan Memperlancar Aliran Darah


Pijatan lembut yang diberikan pada proses creambath akan memberikan efek menenangkan pada kepala. Pijatan lembut ini juga bisa memperlancar aliran darah sehingga kepala dan tubuh menjadi lebih segar.


Kamu bebas memilih, memakai creambath instan atau meracik sendiri krim andalan kamu. Namun, yang harus diperhatikan adalah kecocokan krim tersebut dengan keluhan dan keadaan rambut dan kulit kepalamu. 


Awali treatment rambut dengan sampo dan conditioner yang terjamin kualitasnya. TRESemme Deep Cleanse & Protect adalah produk yang tepat untuk perawatan rambut dan kulit kepala. Produk ini diciptakan dengan formulasi khusus yang bertujuan melindungi rambut dari kerusakan.


TRESemme Deep Cleanse & Protect memiliki kandungan ginger dan green tea yang memberikan nutrisi agar rambut tidak rontok.


Nah, pakai terus TRESemme Deep Cleanse & Protect untuk hasil yang maksimal. Jika rambut tampak sehat dan berkilau, kamu tentu akan lebih percaya diri, bukan?