Tips Merawat Kesehatan Kulit Usia 30 Plus

Jumat, 31 Juli 2020


Wanita yang memasuki usia 30 tahun, biasanya akan merasa khawatir dengan kondisi kesehatan kulit wajah. 

Pada usia ini beberapa gejala penuaan dini akan mulai muncul, mulai dari timbulnya kerutan hingga munculnya flek hitam.

Untuk menghindari gelaja tersebut banyak wanita yang kemudian melakukan berbagai macam cara merawat kulit sehat di usia 30 dengan menggunakan berbagai kosmetik anti aging hingga perawatan eksklusif di salon.

Agar kulit tetap cantik sehat alami, sebenarnya tidak perlu melakukan hal yang sulit. Banyak cara simple yang dapat dilakukan bahkan di rumah sekalipun. Namun, banyak diantaranya yang diabaikan. Berikut adalah beberapa tips yang dapat diikuti:

1. Olahraga Secara Teratur


Tips sederhana merawat kulit di usia 30 pertama yang dapat dicoba cukup simple dan mudah untuk dilakukan, yakini dengan melakukan olahraga secara teratur. 

Olahraga diyakini dapat meremajakan tubuh karena sirkulasi darah yang lancar. Tidak hanya membuat kulit tetap cantik dan sehat, olahraga juga dapat membuat tubuh tetap fit setiap hari. Tidak harus melakukan olahraga yang berat, lho. Jogging, yoga, senam hingga zumba adalah contoh olahraga yang bisa dilakukan.

2. Banyak Konsumsi Air, Buah dan Sayur


Dehidrasi akan menyebabkan tubuh kekurangan air yang kemudian berpengaruh pada kesehatan kulit, utamanya di usia menginjak 30-an. 

Munculnya tanda penuaan dini menjadi gejala awal karena kurangnya asupan air dan vitamin yang dibutuhkan kulit. Untuk menghindarinya, harus rutin minum air yang cukup, banyak konsumsi buah dan sayur. Tidak terlalu sulit bukan?

3. Istirahat yang cukup


Walaupun aktivitas sehari-hari cukup padat, jangan lupa untuk selalu istirahat yang cukup setiap harinya minimal 6-8 jam.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan akibat tidur yang kurang akan menyebabkan munculnya flek hitam, keriput dan kulit kusam. 

Jadi, pada dasarnya cara terhindar dari penuaan dini sebenarnya mudah sekali, selalu biasakan istirahat yang cukup.

4. Pemakaian Skincare yang Tepat


Untuk menunjang kesehatan kulit di usia 30 an, memakai skincare adalah langkah yang paling banyak dilakukan. 

Namun, banyak yang tidak dapat memilih skincare yang tepat hingga justru membuat kulit menjadi rusak. 

Pilih skincare yang berbahan alami dan sesuai dengan jenis kulit. Pemilihan yang tepat dan benar, tentu akan menghasilkan kulit yang cantik, bersih, sehat dan tampak bercahaya.

Dengan pemilihan skincare yang tepat pula akan menjadikan kulit kita tampak awet muda dari usianya. 


5. No Make Up Menjelang Tidur


Punya kebiasaan tidak membersihkan wajah ketika akan tidur?

Mulai sekarang sebaiknya kebiasaan tersebut harus ditinggalkan secara total. 

Tidur masih dengan adanya make up kerap menjadi pemicu munculnya tanda penuaan dini serta timbulnya jerawat karena pori-pori yang tersumbat. Bersihkan kulit menjelang tidur hingga bersih. 

Jangan lupa dengan mengimbanginya dengan perawatan dari dalam dengan mengkonsumsi vitamin E yang dapat menyehatkan kulit.

6. Makan Makanan yang Sehat


Makan makanan sehat punya banyak manfaat untuk tubuh. Merasa tubuh menjadi sehat, makan makanan yang bergizi dan sehat juga dapat menjadi teknik merawat kulit awet muda di usia 30. 

Hindari makanan cepat saji, alkohol dan juga makanan berlemak yang dapat berakibat buruk untuk kesehatan kulit. Banyak konsumsi makanan yang dikukus atau direbus. Lebih sehat dan rendah lemak.

Bagaimana? Ternyata tidak sulit bukan cara merawat kulit sehat di usia 30. Simple dan mudah untuk dilakukan serta murah tanpa harus mengeluarkan banyak budget. 

Kuncinya hanya satu, selalu disiplin dan rutin melakukannya. Dijamin, kulit cantik dan sehat di usia 30 bukanlah sebuah khayalan semata. Selamat mencoba, ya!

Peluang Kerja Remote yang Semakin Dicari di Masa Pandemi

Rabu, 29 Juli 2020
Peluang kerja remote fulltime

Pengertian Kerja Remote


Kerja remote atau bekerja secara remote adalah bekerja jarak jauh. Diambil dari laman Wikipedia Bahasa Indonesia.

Bayangkan saja saat kita bisa berpindah dari satu saluran televisi ke saluran televisi lainnya menggunakan remote control, tanpa harus menyentuh televisinya. Kita mengontrol televisi secara jarak jauh. Analoginya seperti itu.

Kerja remote atau kerja jarak jauh atau work from home adalah model atau perjanjian kerja di mana karyawan memperoleh fleksibilitas bekerja dalam hal tempat dan waktu kerja, dengan bantuan teknologi telekomunikasi. 

Komunitas kerja remote

Kalau diartikan secara bebas menurut saya, antara pekerja dan pemberi kerja tidak perlu saling bertatap muka atau saling bertemu seperti cara bekerja konvensional yang kita pahami selama ini. Tidak harus masuk kerja jam 8 pagi, makan siang jam 12 dan pulang jam 5 sore. Terlambat masuk kantor? Siap-siap gaji dipotong. Hehehe

Karena tidak terbatas tempat dan waktu, kerja remote memberi peluang kerja lebih luas buat para job hunter (pemburu job) terutama bagi mereka yang menguasai bahasa asing, katakanlah bahasa Inggris. 

Why? Karena lingkup berburu job dan projectnya bukan hanya lingkup lokal dalam negeri saja tapi bisa merambah hingga ke lingkup hunting job di luar negeri. Atau bahasa kerennya global freelance service marketplace.

Beberapa global freelance service marketplace yang femes di antara para freelancer di Indonesia adalah Upwork.com, Guru.com, People per hour, Lionsbridge dan Toptal. Meskipun pada kenyataannya, ada puluhan bahkan ratusan global freelance service marketplace yang mengudara di dunia maya.

Buat saya pribadi, masa sebelum pandemi dan masa-masa pandemi karena Corona seperti ini tidaklah banyak berbeda. 

Dalam artian, aktivitas setiap hari masih sama. Bayar tagihan setiap bulan juga masih sama. Itu karena pekerjaan saya sebagai full time freelancer.

Tapi mungkin buat sebagian besar orang, terasa sekali perbedaannya bagai siang dan malam. Bagaimana tidak? Yang sebelumnya menikmati ngantor setiap hari, ada banyak yang kemudian beralih bekerja dari rumah, work from home. 

Bahkan banyak juga saudara-saudara kita yang terkena imbas pandemi, terkena PHK massal. Hingga banyak yang harus memutar otak, bagaimana agar tetap bisa membiayai rumah tangga di masa-masa sulit seperti sekarang ini.

Banyak yang banting setir dari pekerja kantoran lalu menjadi pedagang online, driver online, apapun pekerjaannya, sekiranya masih bisa menghasilkan.

Saya mencermati, semakin ke arah akhir tahun 2020 ini, semakin banyak yang mencari peluang untuk bisa bekerja secara online atau remote

Mengapa Kerja Remote Semakin Diminati


Peluang kerja remote

1. Pesatnya Pertumbuhan Teknologi Digital


Berkembangnya teknologi digital sekarang ini, membuat apa-apa yang dulu kita pikir tidak mungkin alias impossible menjadi hal-hal yang mungkin dan masuk akal. 

Bekerja dari rumah? Mana mungkin dulu ada orang berpikir bahwa itu mungkin. Kalau bekerja ya harus berangkat ke kantor, pakai pakaian rapi, minyak wangi, dandan dikit boleh lah, jangan lupa sepatu hak tinggi. Ohya, tas kerjanya lupa. Balik lagi sebentar :)

Kalau saya? Bangun tidur nyalain komputer sampai lupa mandi hahaha ... Sering tuh, sengaja seperti itu, eh. 

Asalkan ada data internet atau wifi yang memadai, gawai untuk bekerja (PC/laptop/notebook/ponsel pintar) siap sudah untuk memulai hari.

Mau diskusi atau meeting? Bisa meeting online. Apalagi hanya sekadar chat atau telpon. Yang penting tidak terkendala perbedaan waktu atau time zone saja.

2. Fleksibel tempat dan waktu


Buat seorang pekerja remote, satu meja dan satu kursi di salah satu sudut rumah sudah cukuplah buat bekerja. Jangan lupa sedia cemilan dan kopi hitam. Hehe

Nggak perlu berdesak-desakan di transportasi umum dan bermacet-macet ria. Hemat dan irit bensin pula, wong muternya juga di rumah saja.

3. Tetap menghasilkan meskipun dari rumah


Ibu-ibu rumah tangga seperti saya, meski tidak ngantor, bisa loh tetap menghasilkan dollar dari rumah. Salah satu alasan saya mencari peluang kerja remote ya inilah alasannya.

Tidak harus ngantor, bisa tetap bekerja dan tentunya tetap bisa menghasilkan.

Kurang enak apa coba bisa kerja remote dari rumah?

Apalagi buat ibu-ibu yang anaknya masih balita, tidak perlu lagi merasa was-was karena bisa bekerja sambil mengawasi anak di rumah.

Bandingkan kalau kita harus ngantor, yang setiap hari harus berangkat jam 7 pagi misalnya. Pulang sampai rumah jam 6 atau 7 malam.

Sudahlah. Bakal capek di kantor, capek di jalan, capek kuadrat saat sampai di rumah. Belum lagi urusan kerjaan rumah tangga belum beres. Rumah masih berantakan. Anak-anak nangis semua. Ampun deh, pasti tingkat stress melonjak tajam tak terkendali haha... Soalnya dulu saya pernah mengalami juga.

Tentang bekerja remote ini, bahkan salah satu teman di grup freelancer, terpikir untuk resign dan menekuni dunia freelance setelah melahirkan. Apalagi setelah menikmati hasil dan pendapatan bekerja sebagai pekerja remote.

Pstt…. bahkan penghasilan yang di dapat dari bekerja remote, seringkali lebih besar daripada pekerja kantoran loh ... ini tangkapan layarnya.

Peluang kerja remote saat pandemi

Perempuan dan Peluang Kerja Remote Full Time


Lowongan kerja remote


Perempuan dan ibu rumah tangga mempunyai peluang yang besar loh sebagai pekerja remote.

Peluang kerja remote lebih memungkinkan untuk ditekuni daripada kerja kantoran, karena tidak memandang usia dan latar belakang pendidikan.

Yang terpenting, bukan gelar atau nilai akademiknya, tapi seberapa tinggi skill (kemampuan) dan keahlian yang dimiliki. Juga profesionalisme dan etos kerjanya.

Apa saja syarat bekerja remote


Meskipun tidak berpatokan pada standar akademis dan usia,  tapi tentu saja, bekerja remote mempunyai beberapa persyaratan standar yang harus terpenuhi.

Minimal usia (harus sudah mempunyai KTP), skill atau keahlian apa yang bisa dijual, servis atau jasa apa yang kita tawarkan ke klien, juga kemampuan berbahasa asing (khusus untuk global marketplace).

Untuk klien lokal, pemakaian dan penguasaan bahasa Inggris tidaklah terlalu penting. Tapi menjadi standar dan penilaian awal yang penting kalau kita berburu job di pasar kerja remote global.

Menguasai bahasa inggris adalah hal paling mendasar yang kita harus bisa.
Persiapan penting sebelum bekerja remote karena bekerja dengan sistem remote, kita tidak akan menerima pembayaran gaji bersistem amplop.

Ada beberapa hal yang harus dipersiapkan seperti:

  1. Mempunyai rekening bank atas nama sendiri
  2. NPWP pribadi (opsional)
  3. Rekening kartu kredit (just in case)
  4. Akun paypal atau jenius untuk menerima dana dari mata uang asing
  5. Minimal usia 18 tahun ke atas dan atau sudah mempunyai KTP

Selain persiapan administrasi seperti diatas, penting juga untuk membuat CV atau resume dan portofolio berbentuk file siap unduh.

Jadi sewaktu-waktu kita submit atau melamar job, tinggal dilampirkan saja tanpa harus membuat berkali-kali.

Atau kalau mempunyai blog seperti saya, bisa membuat satu halaman atau page khusus untuk portfolio dan service yang ditawarkan. Contohnya seperti ini: Contoh laman service

Time management


Kita sebagai ibu rumah tangga yang tidak bekerja saja sudah rempong setiap hari. Apalagi kalau ditambah bekerja ya. Rempongnya jadi dobel. Tapi tetap harus disyukuri karena itu termasuk ibadah.

Tips supaya pekerjaan rumah tangga tidak terbengkalai dan pekerjaan remote bisa tetap on track adalah pengaturan waktu alias time management yang baik.

Buat skala prioritas. Yang paling penting dan mendesak dulu yang harus dikerjakan. Sering terdistraksi saat bekerja? Matikan saja semua gawai atau gadget kalau perlu.

Kalau saya pribadi nih, misal nih dalam hal memasak. Biasanya saya memasak dalam skala besar atau banyak sekalian.

Ayam goreng atau ungkep atau telur balado buat lauk seminggu ke depan dimasak sekali. Begitu matang, tunggu dingin, masukkan ke tupperware per porsi lauk per hari.

Buat juga sambalnya sekalian dalam porsi banyak. Sudah deh, suami dan anak-anak aman karena sudah ada lauk pauk buat seminggu kedepan. Nggak harus tiap hari masak lauk. Bisa lumayan menghemat waktu dan tenaga.

Cucian juga, saya nggak tiap hari nyuci, apalagi ada mesin cuci. Palingan 2 atau 3 hari sekali baru nyuci. 

Yang harus dikerjakan setiap hari ya ini nih, perawatan dan makan minum harian si kucing-kucing. Hahaha...

Stok makanan kucing sih udah ada cuma kan mereka nggak bisa ambil makan sendiri.Beruntungnya, kucing-kucing saya sudah mempunyai jadwal yang teratur. Jadi, tidak terlalu merepotkan memberi makan 10 ekor kucing setiap hari.

Baca juga: Apakah Kerja Online Bisa Menghasilkan? 

Bagaimana? Tertarik bekerja remote? 


Peluang kerja remote saat pandemi


Bisa loh gabung-gabung dulu ke grup-grup freelance atau pekerja remote yang ada di Facebook.

Dibawah ini beberapa komunitas yang bisa diikuti. Banyak tips dan info yang bisa kita pelajari juga.

Komunitas kerja remote Indonesia


  1. Upworker Indonesia
  2. Kami Kerja Remote
  3. Freelancer Indonesia
  4. Fastwork Indonesia
  5. Group #RemoteWorker Indonesia
  6. Indonesia Freelancers

Lowongan Kerja Freelance Remote Job 2020


Peluang kerja remote


Hingga pertengahan tahun 2020 ini, job-job seperti web developer, web programmer, machine learning, python, masih menjadi jawara karena jumlah jobnya yang tidak pernah sepi meski masa pandemi. 

Lowongan kerja seperti ahli SEO, web desain, desain grafis juga masih melimpah. 

Kalau menurut saya, semakin kita bisa memilih ceruk pangsa pasar (niche) yang semakin mengerucut, peluang job akan selalu ada. Sama seperti blog ya, ternyata niche juga penting. Hehehe

Kenapa penting? Karena semakin skill dan keahlian kita terfokus, klien akan semakin mudah menemukan data kita sebagai pekerja remote. Juga, secara otomatis, kompetitor atau saingan akan semakin berkurang.

Misal, niche blog dengan topik gado-gado sepertinya mempunyai pangsa pasar pembaca yang besar. Tapi niche yang lebih fokus ke topik seperti hanya membahas tentang keuangan saja atau hanya membahas tentang craft dan DIY saja, pasti akan mempunyai pembaca yang lebih loyal. 

Freelance Service Marketplace Lokal


Buat yang ingin mencoba menjajal kemampuan kerja remote di pasar lokal, bisa registrasi di beberapa situs ini: Sribu, Sribulancer,Projects.co.id, Fastwork.

Freelance service marketplace global


Upwork, Toptal, People per Hour, Guru, Fiverr, Lionsbridge, Appen, dan masih banyak lagi.

Tidak punya skill tapi ingin mencari peluang kerja remote?

Kalau boleh saya bilang sih, ini mirip emak-emak yang pergi ke pasar mau beli telur tapi gak bawa dompet dan uang. Kira-kira bagaimana? Hasilnya cuma dapat capek doang.

Paling tidak, sadari dulu kemampuan, menambah skill dengan cara belajar sendiri atau beli kursus online, terserah. Yang terpenting, kita tidak maju berperang dengan tangan kosong.

Kesimpulan


Demikian sedikit sharing dari saya. Semoga sharing saya bermanfaat ya. Kalau misal ada yang mempunyai pertanyaan terkait tema artikel ini, silakan berkirim email langsung ke saya. Pasti akan saya jawab, jangan khawatir.

Artikel ini adalah artikel guest post yang ditulis oleh Mbak Indri www.indriariadna.com. Berikut Profil beliau:







11 Tips Mahir Memasak Untuk Pemula

Selasa, 28 Juli 2020

“Menjadi istri idaman itu mudah. Kamu hanya perlu jago memasak agar bisa mengambil hati mertua,” begitu kata salah satu teman. 

Lantas, dalam hati saya membatin,” Tapi mahir memasak bagi pemula? Mungkin nggak sih?” 

Mendengar ucapan seperti di atas saat hendak menikah dulu, saya mendadak ciut nyali. Secara saya bukanlah perempuan yang pandai memasak. Otomatis saya bukan istri idaman dong? saya hanya bisa memasak sebatas menggoreng ikan, merebus air, serta membuat menu sayuran bening. Ya, semacam sup, sayur bayam, sayur asam. Pokoknya sayuran yang mudah dibuat di mana bumbunya tinggal cemplung saja. 

Anehnya, setelah menjadi single parent beranak dua, justru saya mengakui bahwa memasak memang aktivitas yang menyenangkan. 

Memasak itu seru. Bahkan 3 bulan selama pandemi ini, saya lebih banyak menghabiskan banyak waktu memasak dengan anak-anak. 

Memasak menjadi kegiatan rutin yang saya lakukan bersama anak-anak setiap pagi. Menu yang kami buat juga beragam. Misalnya pagi hari, jadwal memasak kami adalah membuat menu lauk pauk. Kemudian siang harinya, kami praktik membuat camilan ringan dari hasil berburu resep di youtube. Dan di sore hari jika saya dan anak-anak nggak mager, kami pun bakal eksekusi membuat minuman segar. Seru banget, ya? hehehe 

Nah, keseruan memasak bersama anak-anak ini menjadi moodbooster agar tetap bahagia. Selain itu, saya juga semakin percaya diri jika memasak bukan ilmu yang sulit dipelajari. Pemula pun bisa memasak. Bahkan pemula bisa naik kelas menjadi chef andal. Gimana caranya?

Berikut saya bocorin tips mahir memasak untuk pemula. Pastinya tips sangat sederhana dan berdasarkan pengalaman pribadi.

1. Jangan Takut Memulai, Karena Memasak Adalah Skill yang Butuh Proses Pengasahan 


Kebiasaan pemula adalah takut memulai. Padahal Memasak adalah skill yang membutuhkan mental baja. Anda harus berani mencoba berkali-kali, meski juga melakukan kegagalan berkali-kali. 

Jika ada hasil masakan gosong, keasinan, atau tidak ada rasa sama sekali. Jangan menyerah dulu. Karena sejatinya sebuah proses barulah dimulai. 

2. Memasak adalah Aktivitas yang Lebih Banyak Mengamati


Ada baiknya seorang pemula harus lebih banyak melakukan pengamatan. Anda bisa menjadikan orang terdekat sebagai ‘role model’ misal ibu, bibi, atau kerabat saudara lainnya. 

Coba deh perhatikan mulai dari proses meracik bumbu hingga memasak sampai selesai. Jika tidak paham, maka Anda wajib bertanya. Lalu, segeralah praktik ya. 


3. Lebih Sering Melihat Acara Memasak 


Sebelum terjun memasak, saya dulu suka sekali menonton acara memasak di televisi bersama anak-anak. 

Bahkan saking sukanya, saya memasang alarm agar tidak ketinggalan acara tersebut. Memang saya hanya melihat bagaimana mereka memasak tanpa praktik langsung. Tapi justru dari sana keinginan memasak semakin tumbuh. 

4. Mencoba Resep yang Sederhana 


Sebagai chef pemula, Anda bisa mencoba resep yang sederhana. Selain itu, pilihan bahan juga harus mencari yang lebih mudah dicari. 
Tidak perlu banyak bahan yang digunakan. Mungkin sebagai contoh ketika membuat resep camilan sehat nih, Anda bisa mencari camilan yang resepnya hanya terdiri dari tiga bahan saja. Ini akan sangat memudahkan Anda untuk belajar memasak ke depannya. 

5. Bacalah Resep dengan Teliti


Membaca resep dengan teliti sangat penting sekali. Anda harus paham apa saja yang harus disiapkan. Mulai dari bahan, peralatan, cara memotong, dan lain sebagainya. jika saja ada salah satu resep yang tertinggal, biasanya akan merusak rasa masakan Anda. 

6. Menyiapkan Bahan dan Peralatan Memasak dengan Lengkap


Menghindari masakan gagal total. Sebaiknya setelah membaca resep, tugas Anda adalah menyiapkan bahan dan peralatan memasak secara lengkap. 

Misalnya nih bahan apa saja yang harus dipotong dan dicincang. Kemudian peralatan apa saja yang dibutuhkan untuk membuat masakan sederhana kali ini. Dan usahakan, bahan dan peralatan masak tidak jauh dari posisi di mana Anda melakukan aktivitas memasak.

7. Pilih Bahan Berkualitas


Percaya atau tidak, memasak dengan bahan berkualitas akan menjadikan hasil makanan Anda terasa lezat dan nikmat. Tidak perlu mahal karena kualitas sebuah produk terkadang tidak tergantung dari mahal dan murah. Berkualitas yang dimaksud di sini adalah bahan-bahan masakan Anda masih bagus dan tampak lebih segar. 

8. Mengikuti Kursus Online Chefmama

 

Saya  punya pengalaman seru dengan chefmama cooking class. Karena ingin menjadi chef andal untuk anak-anak, selama pandemi ini saya mencoba ikut kelas online memasak.

Jujur ya, Pandemi covid 19 ini membuat para mama mesti lebih sering masak di rumah, dan tentunya masak jenis makanan yang itu-itu saja kadang keluarga merasa bosan.

Saya nggak mau hal tersebut terjadi kepada anak saya. Sehingga saya pun mengikuti kursus masak online bersama Chefmama. Kursus masak online yang hadir sebagai solusi karena Chefmama merupakan sebuah website yang diciptakan untuk membuat para papa dan Mama agar bisa memasak makanan internasional.

Contohnya Korean fried chicken, Gourmet UK Steak dan lain sebagainya. Dengan cara belajar langsung dari para chef Internasional melalui Video Course yang bisa diputar kapanpun dan dimanapun. Semua chef di Chefmama sudah dipilij yang betul-betul chef berkualitas.

Kebanyakan dari mereka pernah atau sedang bekerja di hotel bintang 5, Michelin Star Resto, maupun perusahaan makanan besar di berbagai negara di dunia.

9. Cicipi Masakan Sebelum Dimakan


Jangan lupa, cicipi masakan sebelum dimakan. Dengan mencicipi masakan, Anda bisa menilai kekurangan hasil karya sendiri.

10. Meminta Masukan Teman, Keluarga, atau Saudara Dekat


Untuk mengetahui perkembangan proses memasak, baiknya Anda meminta tips kepada teman, saudara, atau keluarga. Kira-kira apa yang kurang dari masakan Anda. Kemudian mintalah mereka mengomentari untuk perbaikan ke depan.

11. Happy Cooking dan Nikmati Prosesnya


Agar kegiatan memasak tidak menjadi beban. Maka lakukan aktivitas tersebut dengan bahagia. Nikmati prosesnya. Jadikan komentar dari siapapun sebagai perbaikan ke depan agar memasak lebih baik lagi.

Jika Anda sudah mampu melalui proses tersebut, saya pastikan tidak lama lagi Anda akan menjadi chef andal. Masakan Anda dari hari ke hari pun akan semakin enak dan lezat.

Bagaimana? 11 Tips mahir memasak untuk pemula di atas mudah sekali dipraktikkan bukan? Kira-kira nih, sudah terpikir memasak apa hari ini?

Jangan lupa ya. Memasak harus dilakukan secara konsisten, rutin, jangan mudah bosan, dan bahagia tentunya.  Dan ingat, untuk naik kelas menjadi chef yang andal, ikuti kelas chefmama cooking class ya. Kelas memasak yang rekomen banget untuk pemula. Dijamin mahir memasak, lho.

Resep Hidup Bahagia Era New Normal

Senin, 27 Juli 2020
Tips hidup bahagia era new normal

New Normal adalah suatu kebijakan baru yang sudah ditetapkan di Indonesia.

Masyarakat telah diberikan izin untuk membuka akses ke luar rumah sekaligus melakukan aktivitas seperti sedia kala. 

Tentu saja dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang telah dianjurkan. 

Nah, aturan new normal ini bagi saya pribadi cukup membahagiakan. Hampir 3 bulan, saya merasa seperti seekor burung di dalam sangkar. Saya merasa terkukung seolah aktivitas gerak sangat terbatas. Keinginan untuk pergi ke suatu tempat, nyatanya ada ego yang harus saya tekan mati-matian.

Saya harus menahan diri demi keselamatan diri sendiri. Ah, kebayang nggak sih rasanya? 

Saya memang seorang freelancer yang lebih banyak menghabiskan jam kerja di rumah. Tetapi tak dimungkiri, sesekali saya juga membutuhkan refreshing ke luar demi menyehatkan jiwa dan raga.

Bagaimanapun, jiwa dan raga kita butuh hiburan dan sesuatu yang baru agar bahagia.  Oleh karenanya, penting banget buat kita untuk menciptakan rahasia bahagia era new normal agar tidak mudah stres. 

Jujur, saya sebenarnya juga masih khawatir meskipun era new normal ini, banyak yang bilang aman apabila ptotokol kesehatan ditegakkan.

Hanya saja, kecemasan tersebut muncul saat mendapati berita tentang pasien covid 19 semakin hari tetap mengalami kenaikan. Sehingga, saya pun terbesit pikiran kayak begini, 

"Kira-kira imunitas tubuh saya kuat nggak ya menangkal kehadiran virus tersebut?"

"Apakah saya akan baik-baik saja ke luar rumah?"

"Protokol kesehatan yang sudah saya lakukan ini, apakah sudah menjamin saya sehat?"

Untuk itu, demi sebuah kebahagian yang hakiki. Saya mencoba mengelola kecemasan tersebut agar tidak menjadi sesuatu berlebihan, yang nantinya akan berdampak pada kondisi psikis dan mental. 

Namun, jika dilihat dari sudut pandang lain, era new normal adalah sebuah berkah.

Masyarakat kita diminta disiplin soal kesehatan. Contoh saja soal cuci tangan setiap selesai ke luar rumah dan setelah melakukan aktivitas apa pun.

Padahal sebelumnya, jangankan cuci tangan. Masuk rumah saja, seringnya kita lupa untuk terus ke kamar mandi bersih-bersih.  Yang ada malah kita langsung ke kamar dan rebahan karena dalih capek.

Jadi, strategi kesehatan era new normal memang harus benar-benar digalakkan. Dan mungkin bisa menjadi salah satu cara hidup bahagia di masa pandemi ini.

Di mana secara tidak langsung kita dituntut mengubah kebiasaan lama di masa lalu, dengan mengubah kebiasaan baru di masa kini yang lebih sehat. 

Lantas, adakah resep khusus mengatasi perubahan   New Normal dengan bahagia?

Memahami Makna Kesehatan 


Resep bahagia era new normal

Kenapa new normal membutuhkan resep bahagia?

Bukankah bisa dikatakan cukup bahagia, jika kita mampu mematuhi protokol kesehatan saja?

Masih ingat dengan jargon kesehatan Mens Sana In Corpore Sano yang dicetuskan oleh Decimus Lunius Juvenalis seorang pujangga Romawi?

Di dalam tubuh yang kuat terdapat jiwa yang sehat, begitu maknanya. Sebuah semboyan yang telah lama menghiasi setiap event olahraga. 

Memang, olahraga merupakan salah satu penunjang kesehatan. Tetapi perlu diingat bahwa olahraga bukan satu-satunya. Ada hal lain yang perlu kita cermati lebih dalam dari semboyan tersebut. 

Contoh sederhana bisa kita lihat fakta yang ada di Lapangan. Bahwasanya tidak sedikit kita menjumpai orang-orang yang sehat tubuhnya , namun pikiran atau jiwanya belum tentu sehat juga. Jadi kesimpulannya, kesehatan yang paling  utama ditentukan dari pikiran yang sehat terlebih dahulu. 

Apabila pikiran seseorang sudah sehat, maka tubuh dan jiwa akan terpelihara dengan sehat juga. Sehingga pikiran sehat bisa mengendalikan seluruh organ tubuh.

Kiat bahagia era new normal

Nah, untuk menjaga kesehatan pikiran pun ada caranya. Berbeda dengan menjaga kesehatan tubuh, di mana kita harus menyiapkan makanan bergizi dan mengandung nutrisi agar menyehatkan. Untuk mendapatkan kesehatan pikiran, Anda memerlukan asupan gizi yang cukup mudah supaya hari-harinya diliputi dengan semangat. Contohnya seperti: 

  1. Selalu bersyukur dengan semua yang sudah kita miliki
  2. Membiasakan tertawa dan senyum lepas setiap harinya
  3. Memberikan apresiasi pada diri sendiri atas hal-hal kecil yang sudah dicapai. 
  4. Mencintai diri sendiri
  5. Membagi waktu antara pekerjaan dan keluarga
  6. Disiplin Waktu


Ingat ya, merawat kesehatan jiwa juga sangat penting sebelum menjaga kesehatan fisik. Sehingga sangat penting bagi Anda untuk beljar menyeimbangkan agar kesehatan jiwa stabil. 

Resep Hidup Bahagia Era New Normal


Tips hidup sehat era new normal


Seperti yang Anda tahu, bahwa artikel saya di atas lebih menekankan pada makna kesehatan beserta manfaatnya. 

Oleh karena itu, sebaiknya jagalah terlebih dahulu kesehatan jiwa,sebelum kesehatan fisik terdampak sakit. Apalagi era new normal banyak perubahan baru yang butuh penyesuaian, kan? 

Maka, saya pun tergelitik untuk berbagi tips sederhana tentang resep bahagia di tengah era new normal. Meski dampak ekonomi begitu nyata. Antara pemasukan dan pengeluaran tidaklah seimbang. Tetapi tetap ya, sebisa mungkin kita bisa menjaga perasaan tetap bahagia.

1. Tidur Cukup


Pada umumnya, jatah tidur sehat idealnya untuk orang dewasa adalah 7-8 jam setiap malam. Hal ini ada teorinya di mana seseorang yang bisa beristirahat dengan cukup. Maka sistem imunitas tubuh lebih kuat. 

Saat tidur, sistem imun melepaskan senyawa bernama sitokin. Kemudian sitokin ini berfungsi untuk memberikan proteksi pada sistem imun dengan membantu melawan peradangan dan infeksi. Sehingga risiko terdampak masalah penyakit serius cukup kecil.

2. Mematikan Gadget Saat Jam Tidur


Mengurangi penggunaan gadget selama waktu tidur sama artinya dengan memberi waktu mata untuk beristirahat. Sangat disarankan untuk dimatikan dan tidak diletakkan di dekat Anda tidur sebab, ponsel menyimpan panas yang bisa membahayakan kesehatan kesehatan tubuh. 

Selain itu, dengan mematikan ponsel saat jam tidur bisa membatasi fokus Anda untuk beristirahata dengan tenang. Apabila jam istirahat tepat waktu, maka jam bangun pagi pun akan tepat waktu. Sehingga pagi hari Anda bisa menikmati suasana fresh dan semangat pagi yang luar biasa. 

3. Olahraga Fisik dan Otak


Sangat disarankan untuk melakukan 
olahraga rutin setiap hari selama 30 menit, tepatnya di pagi hari. Bisa dimulai dengan olahraga sederhana, seperti lari kecil. 

Tahu nggak, di saat Anda melakukan aktivitas olahraga tersebut, yang namanya hormon endorphin mengalir ke tubuh Anda. Hormon ini berfungsi sebagai penghilang stress dan pereda rasa sakit. 

Selain olahraga fisik, untuk menjaga mood bahagia, Anda juga bisa melakukan olahraga otak. Misal bermain catur, teka-teki silang, membaca, dan berbincang hal positif dengan teman bisa menjadi obat stres di era new normal.

4. Minum Air Putih yang Cukup


Anda sering tahu jika cokelat merupakan salah satu jenis makanan yang bisa meningkatkan mood positif. Tapi ternyata, ada sebuah penelitian Onepoll, salah satu brand air mineral menyatakan banyak konsumsi air putih dalam sehari bisa membuat suasana hati ceria.

Jadi, bagi mereka yang bilang hidupnya tidak bahagia, bisa dipastikan jarang minum air putih dengan alasan sibuk. 

5. Berhenti Membandingkan Kehidupan Anda dengan Orang Lain


Pandemi memang berdampak cukup signifikan di bagian finansial. Banyak orang mengeluh penghasilan menurun. Tetapi ternyata pandemi juga memberikan efek makmur ketika pemasukan lebih banyak daripada pengeluaran. 

Sebenarnya ini sangat relatif, karena banyak versi soal profesi pekerjaan. Pastinya dampak terhadap finanansial pastinya berbeda. 

Nah, agar tidak berakibat buruk pada kesehatan fisik dan mental, juga lelah jiwa. Ada baiknya Anda berhenti membandingkan kehidupan Anda dengan orang lain. Karena bisa jadi, kehidupan yang Anda anggao tidak enak sekarang. Sejatinya menjadi jalan pembuka rezeki saat ini. 

6. Konsumsi Makanan Bergizi


Gizi yang cukup akan membuat tubuh kita terkondisi dengan baik. Oleh karenanya, sangat disarankan untuk konsumsi makanan sehat dan bergizi agar tetap bahagia.  

7. Melakukan Tes Covid 19


Tips hidup bahagia dan sehat era new normal


Nah, resep nomor 7 ini adalah poin yang ditunggu-tunggu. Jika Anda ingin terbebas dari kesehatan fisik dan pikiran selama era new normal, maka lakukan tes rapid sebagai sarana memastikan kesehatan Anda. Sehingga Anda tidak perlu stres apalagi bimbang jika ingin menjalani rutinitas new normal. Karena memang terbukti Anda sehat dan bebas dari jangkitan virus covid 19.

Dalam hal ini Anda bisa memilih Halodoc sebagai satu-satunya tempat paling disarankan untuk melakukan tes covid 19. 

Halodoc adalah sebuah aplikasi kesehatan yang bisa diakses melalui smartphone android, bertujuan untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan, dan bisa menerima bantuan medis yang ia perlukan dengan aman tanpa harus mengantre lama di puskesmas atau rumah sakit. 

Hebatnya, aplikasi Halodoc ini sudah digunakan oleh beberapa rumah sakit dan klinik ternama di kota-kota besar seluruh Indonesia. Seperti Klinik Mayapada Tower 2 Sudirman contohnya. 

Klinik Mayapada Tower 2 Sudirman terletak di Kav 27, Jl. Jend. Sudirman, Kuningan, Karet, Kecamatan Setiabudi, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Sebuah klinik kesehatan yang telah berdiri sejak tahun 2015, sekaligus menjadi klinik kesehatan terdepan dan dapat dipercaya oleh masyarakat.

Sangat disarankan untuk mencoba pelayanan di Mayapada Clinic karena menyediakan pelayanan kesehatan yang modern, berkualitas dan efisien dengan personal medis yang profesional dan dapat dipercaya.

Enaknya lagi, Anda bisa membuat janji dengan dokter secara suka-suka tanpa ribet dengan urusan pedaftaran di kasir dan lainnya yang bikin mumet dan bosen berada di rumah sakit maupun klinik, lho.

Bagaimana, 7 resep hidup bahagia era new normal yang saya bagikan di atas sangat mudah dipraktikkan, bukan? Patut Anda coba segera supaya sehat jiwa dan raga, serta mental yang terdidik dengan sangat apik.

Nah, setelah membaca artikel ini, mungkin Anda mempunyai rahasia tersendiri untuk bisa tetap memiliki tubuh yang sehat, jiwa raga sehat, dan selalu bahagia? Yuk, sharing! 

10 Kegiatan Produktif dan Berfaedah Selama Gap Year

Sabtu, 25 Juli 2020
Kegiatan menyenangkan saat gap year

"Bu, kalau saya nggak lolos SBMPTN tahun ini. Lalu saya ke mana, Bu?" Keluhnya. 

Guratan kesedihan tampak di wajahnya. Senyumnya seketika meredup. Kedua matanya berkaca-kaca.

Sebagai guru, saya hanya bisa memberinya saran. Tidak bisa banyak membantu kecuali ucapan semangat menguatkan.

"Nak, tidak lolos SBMPTN bukan berarti kamu gagal,lho. Bisa coba tahun depan."

"Kalau nunggu tahun depan, terus saya ngapain, Bu?" tanyanya penasaran sekaligus bimbang.

Akhirnya, malam itu kami berbincang cukup panjang. Saya mencoba memberi masukan tentang beberapa hal yang bisa dilakukan ketika nanti dia gagal di ujian SBMPTN tahun ini. Sebenarnya bukan bermaksud mengecilkan hatinya tetapi saya berusaha meminta dia untuk siap-siap menerima kegagalan. 

SBMPTN ini bisa diibaratkan seperti ajang kompetisi. Bahkan bisa dibilang kompetisi yang tingkat persaingannya tinggi. Sekalipun sudah dibuat zona tiap daerah, tetap saja proses bersaingnya tidak bisa diremehkan. Untuk itu, saya memberi saran pada siswa tersebut agar lebih legowo dengan hasilnya nanti. 

Padahal saya tahu, dia dilema. Apalagi bulan ini seleksi masuk perguruan tinggi sebentar lagi usai. Dan siswa dag-dig-dug menunggu hasil pengumumannya. Pasti pikiran mereka nggak tenang. 

Bagaimana jika gagal SBMPTN?

Apapun hasilnya nanti, saya hanya berpesan kepada siswa tersebut. Kegagalan hari ini jangan dijadikan patokan berputus asa meraih mimpi. 

Karena perjalanan mereka masih panjang. Bukan berarti tidak lolos SBMPTN membuat kita bermuram durja melangkah ke masa depan. Jika tidak lolos di perguruan tinggi, tidak ada salahnya mencoba mendaftar di kampus swasta. Pilih saja sesuai jurusan yang diminati.

Namun, jika tidak ingin mencobanya di kampus swasta, sementara ingin tetap berjuang di tahun berikutnya. Hari-hari kalian bisa digunakan untuk melakukan hal-hal bermanfaat, selama masa tunggu masuk ajaran baru tahun depan lagi. Istilah kerennya disebut GAP YEAR. Adalah sebuah kondisi ketika seseorang memutuskan untuk tidak kuliah di tahun pertama setelah lulus dari sekolah. 

Dan tidak usah khawatir apalagi minder memilih untuk gap year. Justru saat masa menunggu tersebut, kalian mempunyai banyak kesempatan untuk melakukan kegiatan produktif selama gap year, lho.

Mengapa kegiatan produktif tersebut perlu?

Tentu saja agar PEJUANG SBMPTN bersemangat. Jika selama gap year atau waktu menunggu ujian seleksi berikutnya kamu habiskan di rumah tanpa kegiatan, kemalasan akan melanda. Semangat mungkin saja hilang. SBMPTN berikutnya akan dihadapi tidak dengan persiapen penuh. Sayang bukan?

Baca juga: Gagal SBMPTN? Bersyukurlah. Ada 7 Hal yang Perlu Dipertimbangkan. 

10 Kegiatan Produktif Selama Gap Year


Kegiatan produktif selama gap year

Apakah ada kegiatan produktif selama gap year? Tentu saja! 

Kegiatan ini bukan hanya membuat kalian lebih bersemangat.Tetapi juga menambah pengalaman. Selain itu, beberapa hal dapat juga dijadikan bekal masa depan setelah kuliah nanti.

Ingin tahu apa saja yang dapat dlakukan ketika menganggur selama setahun? Ini beberapa kegiatan bermanfaat bagi pejuang gap year.

1. Kesempatan Untuk Menggali Passion


Kegiatan bermanfaat saat gap year


Ngomongin soal passion, saya jadi bercermin pada diri sendiri. Dulu pernah berpikir, saya merasa salah masuk jurusan saat kuliah. Pengennya psikologi, eh, masuknya malah ke jurusan Pendidikan Bahasa Inggris. Ini sih keinginan orang tua ya? Hahaha 

Nah, jika tidak ingin merasakan seperti saya yang kadang berpikir salah masuk jurusan saat kuliah. Selama masa gap year, alangkah baiknya dimanfaatkan untuk menggali passion.

"Kamu, passion-nya apa? Hobinya apa?"

Coba deh mulai digali selama masa gap year. Mungkin selama sekolah, waktu untuk mengembangkan hobi sangat terbatas. Inilah waktu yang tepat untuk mengembangkan passion dan hobi tersebut.

Beberapa hobi dapat menjadi cara menghasilkan uang bagi pejuang gap year.

Misalnya, kamu memperdalam hobi otomotif. Keterampilan yang dimiliki nantinya dapat berguna membantu teman dan tetangga mengatasi masalah kendaraan mereka.

Calon mahasiswa dengan hobi menulis atau fotografi dapat juga memperdalam dan menawarkan jasa menulis dan foto kepada banyak orang. Di era digital, keterampilan copywriting yang mencakup tulisan dan desain foto produk sangat dibutuhkan.

2. Mengikuti Kursus atau Seminar


Kegiatan produktif selama gap year


Kegiatan bermanfaat saat gagal SBMPTN selanjutnya adalah mengikuti kursus atau seminar yang sesuai passion atau minat. 

Kursus dan seminar dapat mengembangkan hobi atau meningkatkan pengetahuan tentang materi kuliah yang kamu inginkan kelak.

Tidak sulit untuk mencari kursus dan seminar yang cocok di masa ini. Banyak lembaga yang menyelenggarakan training secara online atau offline. Kamu tinggal menyesuaikan dengan minat, dana, dan waktu.

Selain manfaat di atas, di sini kamu juga menambah pengalaman, wawasan, koneksi, dan teman. 

3. Magang Kerja 


Kegiatan produktif selama gap year

Magang kerja dapat menjadi pilihan bagi kamu yang ingin mempunyai kegiatan produktif saat gagal SBMPTN. Namun, harus diingat bahwa pilihan ini tidak boleh mengganggu waktu kamu belajar. 

Jadi, pilihlah pekerjaan yang part time atau freelancer.

Kamu tidak perlu memikirkan fee atau gaji dulu. Biasanya, perusahaan yang menerima pekerja magang minimal akan memberikan biaya transport. Di sini kamu akan berkenalan dengan banyak orang, menambah koneksi, dan pengalaman bekerja di bidang yang disukai.

4. Jalan-Jalan atau Traveling


Aktivitas menyenangkan selama gap year


Kamu suka jalan-jalan alias traveling?
Libur selama setahun juga dapat kamu manfaatkan untuk traveling, jika dana memungkinkan. 

Namun, traveling kali ini harus mempunyai tujuan yang lebih lho! Bukan sekadar jalan-jalan atau rekreasi. Pilihlah tempat-tempat yang mendukung hobi dan minat. 

Misalnya, kamu yang suka melukis. Carilah tempat yang di sana banyak seniman lukis sehingga memungkinkan kamu belajar.

Kamu yang berniat akan memasuki jurusan sejarah, tidak ada salahnya mengunjungi cagar budaya atau tempat bersejarah. Perjalanan ini akan menimbulkan kesan lebih dibandingkan travel ke tempat yang tidak ada hubungannya dengan minat, berswafoto, dan menghabiskan biaya.

5. Menjadi Relawan


Kegiatan menyenangkan selama gap year


Ingin kegiatan yang unik dan berbeda? Jadilah relawan.

Kamu bisa menjadi relawan bidang pendidikan, bahkan relawan covid-19. Lembaga penyalur relawan biasanya tidak memberikan banyak syarat. Yang penting kamu siap untuk rela berkorban, termasuk tidak dibayar.

Banyak manfaat yang kamu ambil dari kegiatan produktif selama gap year ini dengan menjadi relawan. Kamu dapat menempa diri menjadi lebih dewasa, meningkatkan rasa simpati dan empati, menambah wawasan, teman, dan koneksi. 

Banyak tempat dan orang yang mungkin belum pernah kamu kenal akan ditemui. Pengalaman yang diperoleh tidak kalah menarik dari kegiatan lain.

6. Olahraga


Kegiatan produktif saat gap year

Tidak mau kerja magang?

Olahraga bisa dijadikan pilihan aktivitas menyenangkan selama gap year. Selain menyehatkan, juga menjadi sarana rekreasi murah. 

Dengan kegiatan ini kamu dapat tetap bertemu dengan orang-orang di luar dan menambah informasi yang dimiliki. Kebiasaan bangun pagi juga tetap dapat dipertahankan.

Baca juga: Apa itu Gap Year? Dan Haruskah Ambil Gap Year? 

7. Belajar Lebih Giat


Kegiatan mengasyikkan selama gap year


Tentu saja jika kamu memutuskan untuk menunda kuliah dan ikut kembali SBMPTN tahun depan, hal pertama yang harus direncanakan adalah belajar lebih giat. Dengan belajar, paling tidak kamu akan lebih siap menghadapi ujian tahun depan.

Jika memungkinkan, ikut bimbingan belajar khusus SBMPTN dapat dilakukan. Di sana kamu akan dibimbing belajar lebih intensif.

8. Mempererat Hubungan dengan Tuhan, Keluarga dan Teman


Aktivitas menyenangkan saat gap year

Menunggu selama satu tahun untuk program masuk ke perguruan tinggi memang terlihat lama. Padahal satu tahun ini akan berjalan dengan cepat jika kamu melakukan kegiatan menyenangkan agar gap year tidak membosankan.

Misal saja dengan mendekatkan diri pada Tuhan, mempererat hubungan dengan keluarga dan teman sebelum masa-masa sibuk nanti. Dengan begini, kamu mencoba menjadi pribadi yang lebih baik, lho.

9. Berbisnis Online


Kegiatan produktif selama gap year


Mencari uang dari rumah untuk calon mahasiswa? Bisa banget. 

Kamu dapat memanfaatkan gadget pintar untuk kegiatan mengasyikkan selama gap year. Jadi, gadget yang kamu miliki berubah fungsi pada aktivitas berfaedah dengan menghasilkan uang sendiri tanpa membebani orang tua. 

Selain itu, kamu juga bisa belajar mandiri finansial sekaligus mengelola keuangan dengan baik, yang mungkin dampak positifnya bakal kamu rasakan saat kuliah nanti.

10.Perkaya Wawasan dengan Membaca


Aktivitas produktif saat gap year

"Waduh, kalau memilih gap year, gue pastinya ketinggalan ama teman-teman dong. Jadi malu euy nanti kalau ketemuan di acara reoni. Gimana dong?!"

Tidak sedikit anak muda yang berpikir demikian. Siswa saya pun begitu. Gengsi karena tertinggal dengan teman-teman seangkatan seringkali membuat mereka berpikir bahwa gap year terasa membosakan. Terus ngapain di rumah aja? 

Eits ...  di rumah aja tidak lantas membuatmu menjadi kaum rebahan kok. Bahkan kamu juga tidak tertinggal dengan teman seangkatan meski setelah lulus SMA tidak langsung kuliah. Selama masa gap year, kamu bisa melakukan aktivitas seru untuk menambah wawasan. 

Kuliah itu tidak seperti masa-masa sekolah di SMA. Kamu dituntut menjadi seorang mahasiswa yang kaya wawasan. 

Untuk itu, sembari menunggu pendaftaran masuk perguruan tinggi tahun depan, kamu bisa menghabiskan waktu di rumah dengan banyak membaca atau memutar video-video berbau motivasi. Banyak membaca dan menonton video positif, secara tidak langsung akan membuatmu lebih luas dalam memandang masa depan.

Guys, banyak bukan kegiatan produktif selama gap year? 

Kamu dijamin tidak akan bosan jika memilih opsi tersebut dan mencoba kembali SBMPTN tahun depan. Tidak perlu malu atau merasa tertinggal dengan teman-teman seangkatan, menunda kuliah tidak sama dengan tidak naik kelas ketika sekolah. Terus semangat, ya, pejuang gap year! 

Menulis adalah Obat Hati

Senin, 20 Juli 2020
Menulis sebagai terapi jiwa

"Menulislah agar tetap waras. Karena menulis bisa menjadi obat hati yang paling mujarab."

Begitu seorang teman berkata di saat saya merasa rapuh menjadi seorang perempuan. Awalnya saya tidak percaya. Bagaimana bisa menulis menjadi obat hati paling mujarab? 

Saya sudah mencari obat luka itu ke mana-mana. Bahkan saya meminta pada Allah dalam setiap sujud supaya nama itu dihapuskan dalam ingatan segera.

Karena saking putus asa dan tidak sabar. Semakin hari, saya semakin sakit walau hanya menyebut namanya dalam diam. 

Semakin hari, pikiran saya selalu kacau ketika sekelebat wajah muncul di benak tanpa diundang. 

Semakin hari, dunia saya seolah hanya ada kelam. Tanpa mau melihat ke depan, jika kebahagiaan mungkin saja menanti di depan. 

Yah. Sebegitu putus asanya saya berpisah dengan pasangan. Hingga untuk menatap ke depan saja enggan.


Tetapi untungnya tidak lama. Semuanya telah berubah ketika kalimat yang disampaikan oleh teman saya tadi diingatkan berulang-ulang. 

"Udah. Kamu nurut aja sama aku. Menulis itu obat hati. Yakin, nggak mau coba lagi?"

Ucapannya seolah menantang saya untuk segera lekas bangkit. Saat itu juga, saya harus menyembuhkan diri dari sakit hati.

Dan siapa yang menyangka, lima tahun berlalu, saya yang berstatus single mom masih berdiri di sini dengan bahagia. 

Bahkan saya bisa tersenyum semringah dan lebih tegar menjalani kehidupan bersama dua bocah. Tanpa beban pastinya. Saya pun tak lagi khawatir bagaimana harus bertahan hidup setelah kehilangan satu sayap. 

Saya bahagia. 
Saya bebas. 
Saya menikmati hidup seperti air mengalir. 
Saya tidak pernah menuntut pada diri harus hidup seperti apa. 
Saya pasrah dan tetap menjadi diri sendiri.

Menulis Agar Tetap Waras


Menulis sebagai penyembuh diri

Mungkin sebagian orang bertanya atau bahkan penasaran, bagaimana saya bisa enjoy menikmati kesendirian. Kok bisa?  

"Menulislah agar tetap waras"

Lagi-lagi kalimat sederhana inilah yang menjadi tombak kekuatan saya selama 5 tahun ini. 

Tidak ada resep khusus yang saya lakukan. Hanya menulis, menulis, dan menulis. Terutama menulis fiksi, di sana seolah saya bisa berselancar ke dunia mana saja. Saya seringkali menyiksa tokoh buatan sendiri hanya karena ingin melampiaskan kekesalan dalam hati.

Nggak masalah, kan? Atau bahkan terkesan konyol banget, kan? Bikin tokoh cerita sendiri. Eh, disiksa sendiri. Hehehe

Karena kembali lagi, menulis adalah obat hati. Jadi terserah saja kita mau menulis apa. Mau menyiksa tokoh dalam ceritanya sendiri. Ya, terserah.

Salah satu keunggulan menulis fiksi di sana. Ketika sang Author kesal, bisa saja menyalurkan kekesalan tersebut dengan menciptakan karakter tokoh yang menyebalkan.

Nah, biasanya kalau sudah bisa memasukkan emosi penulis dalam cerita. Bisa jadi tulisan fiksinya nanti justru tampak bernyawa. Dan penulis pun bahagia. Begitu yang saya rasakan saat mampu menyelesaikan tulisan fiksi sekaligus memiliki tujuan menulis untuk bahagia.

Menulis untuk Melepas Beban dan Berdamai dengan Masa Lalu


Menulis untuk terapi jiwa

Cara menikmati hidup adalah dengan melepas beban. Di mana obat mujarabnya adalah menulis.

Dulu, saya juga awalnya tidak percaya jika menulis mampu menyembukan hati yang rapuh. Tetapi justru dari rasa tidak percaya ini, kemudian penasaran untuk mencoba, dan kini, menulis membuat ketagihan. 

Bahkan bisa dibilang, semakin ke sini, bagi saya menulis sudah menjadi kebutuhan tersendiri. Sehari saja tidak menulis, rasanya nggak enak. Pikiran saya mendadak kacau dan hati saya tidak tenang.  

Dan ketika saya menulis, semua rasa yang nggak enak itu seolah terhempas begitu saja. Hati saya tenang dan bahagia. Bahkan saat sedang menulis, jiwa saya sehat dan waras.  

Nggak ada lagi kepikiran sakit hati. Saya tidak lagi memikirkan,

"Kok, hidup gue gini amat ya?"

ketika ujian hidup menghampiri. 

Nggak ada juga rasa tidak ikhlas menerima takdir yang sudah tertulis.  Menulis, benar-benar mengalihkan dunia saya dari masa lalu yang kelam. 

Memang Dipikir-pikir, jika saya mengingat masa lalu ternyata banyak kekonyolan yang tidak disadari.  Contoh kecil, kehilangan pasangan yang sejatinya adalah milik-Nya. Kenapa saya harus kehilangan kewarasan dan merasa hidupnya paling menderita?

Tetapi untungnya, Allah Maha Baik. 

Allah mentakdirkan teman saya itu menjadi perantara dengan membawakan pesan, bahwa menulis adalah obat hati. Saya yang  kehilangan kewarasan dan semangat hidup. Akhirnya kini bisa berpikir positif dengan menulis. Mengambil semua hikmah ujian hidup yang sudah terjadi. 

Maka tidak heran jika saya menyebutkan menulis sebagai obat terapi paling ampuh supaya sehat jasmani dan rohani.

Berawal dari Luka, Menulis mengubah Hidup 


Menulis obat hati

Jadi, jika ada pertanyaan kenapa saya harus menulis? 


Karena menulis adalah obat hati. Menulis mampu menjaga kewarasan kita sehingga menulis menjadi obat mujarab yang mungkin tidak semua orang bisa mendapatkannya. Tetapi jika Anda mau mencoba karena pernah gagal seperti saya, ya silakan. Sebab menulis memang obat ampuh tiada dua. 

Nggak percaya? Ada keraguan? Mari kita buktikan! 

Kemudian Anda rasakan, apakah benar menulis bisa menjadi self-healing

Apakah benar, menulis bisa menjadi obat terapi untuk menyembuhkan jiwa yang sakit? 

Apakah benar, menulis membawa perubahan hidup dan membuat hidup semakin hidup? 

Anda mungkin tidak percaya jika hanya membaca tulisan saya ini tanpa mempraktikkannya sendiri.

Kalau saya, justru berawal dari luka. Kemudian menulis membawa perubahan pada hidup saya.

Lambat-laun menulis telah mengantarkan saya pada profesi yang bisa menghasilkan.

Jujur, berawal dari luka, justru saya kecanduan menulis. Sehingga hati saya tergerak untuk mendalami belajar menulis.

Saya pun mengikuti  berbagai jenis pelatihan menulis. Hingga dari pelatihan tersebut, saya telah menemukan jalan ninja hidup saya sebenarnya.

Nah, jika saya bisa menjadikan menulis adalah racikan obat hati paling mujarab. Lantas, bagaimana dengan Anda? 

Pentingnya Supplier Sembako Untuk Bisnis Kuliner Sukses

Jumat, 17 Juli 2020
Tips memilih Supplier Sembako Bisnis Kuliner

Bisnis kuliner merupakan salah satu bisnis yang tidak akan mati. Justru semakin hari bisnis kuliner akan naik daun sekalipun di masa pandemi.

Dari beberapa artikel yang saya baca, memang sebagian pendapatan pelaku kuliner mengalami penurunan drastis saat hadirnya covid 19. 

Namun tidak sedikit pebisnis kuliner maupun pelaku UMKM yang memilih bertahan dengan menciptakan tren baru untuk bisnis kuliner mereka. 

Alasannya sangat sederhana, kenapa para pebisnis kuliner tetap bertahan. Selagi masih ada manusia yang membutuhkan makanan, maka bisnis kuliner akan selalu maju dan berkembang. 

Bisnis kuliner akan selalu hidup dengan mengikuti kemajuan zaman. Apalagi sejak masa pandemi ini,  banyak pelaku bisnis yang mengubah haluan bisnisnya dari offline menjadi online.

Dalam hal ini Anda bisa menyasar pasar online terdekat, misalnya e-commerce, website toko online, memanfaatkan aplikasi kuliner yang mana tujuannya meningkatkan trafik serta potensi penjualan.

Tips Bisnis Kuliner Sukses Saat Pandemi


Tips memilih Supplier Sembako


Di awal-awal Indonesia diserang wabah Covid 19, Ibu mengeluh jika jualan pecel lelenya mulai sepi. Jarang pembeli yang datang untuk menikmati santapan kuliner khas Lamongan tersebut.

Bahkan pelanggan yang biasanya datang untuk sekadar minum es teh dan sepiring nasi anget dengan ikan ayam dicocol sambel, tidak kelihatan datang menyapa. Sementara bahan baku untuk usaha kuliner pun semakin susah dicari karena adanya aturan stay at home

Akhirnya saya mulai mencari cara, kira-kira apa strategi pemasaran yang cocok untuk bisnis kuliner di masa pandemi dan bagaimana caranya mendapatkan supplier sembako yang tepat sesuai budget yang dimiliki selama masa pandemi. 

1.Menggunakan Layanan Delivery 


Penjual pecel lele di Cirebon tidaklah sedikit. Hampir rata-rata perantau dari Lamongan mengais rezeki di daerah Cirebon ini dengan bisnis kuliner pecel lele. Tentunya persaingan bisnis semakin ketat bukan? 

Meski demikian tidak menyurutkan semangat para pedagang agar bisnis kulinernya tetap eksis. Salah satu solusinya adalah dengan cara berinovasi dan lebih kreatif, yaitu dengan cara menggunakan layanan delivery

Menurut Ibu dengan adanya layanan delivery bisnis kuliner yang beliau rintis sejak 20 tahun lalu, ternyata memberikan dampak positif yang cukup menganggumkan. 

Setidaknya, sangat membantu pembeli dan pelanggan kami untuk tetap membeli makanan khas lamongan di tengah virus Pandemi. 

2. Menyediakan Menu Makanan Ready to Cook


Biasanya ibu tidak menyetok makanan ready to cook. Tapi karena strategi kuliner ini sedang booming, ibu pun mencoba ikut mempraktikkannya.

Mula-mula, dengan menyediakan makanan rumahan cepat saji, seperti oseng kankung, Soto Lamongan, sayur asam, Sayur sup, Ayam pedas manis, Bebek Ungkep, serta beberapa varian menu lainnya. 

Dengan metode bisnis kuliner ready to cook ini, ternyata cukup membantu pendapatan usaha kuliner yang sempat meredup. Alhamdulilah.

3. Menyediakan Budget Promo


Salah satu strategi bertahan dalam bisnis kuliner di tengah Pandemi adalah dengan mengadakan promo. Mungkin hal ini bagi ibu masih terkesan awam. Karena beliau termasuk penganut pebisnis zaman jadul. 

Untungnya masukan-masukan dari saya bisa beliau terima dengan mudah. Sehingga usaha kuliner yang tadinya tidak mengenal kata 'Promo' akhirnya mulai eksis memberikan kupon promo bagi 20 pembeli pecel lele pertama. 

4. Mempromosikan Lewat Media Sosial


Salah satu tips bisnis kuliner di tengah pandemi agar laris di pasaran, yaitu dengan mempromosikan lewat media sosial.

Nah, kali ini ibu, bapak, dan adik mulai menyasar media sosial facebook dan instagram. Mereka mengunggah beberapa produk ready to cook di media sosial yang dimiliki khusus area Cirebon. 


Tips Memilih Supplier Sembako Untuk Bisnis Kuliner 


Supplier sembako


Kunci sukses bisnis kuliner di tengah pandemi tidak cukup berinovasi pada strategi pemasaran saja. Tetapi penting juga menentukan supplier sembako yang tepat. Sebisa mungkin Anda menemukan mitra bisnis yang terbiasa menyediakan stok barang lengkap, berkualitas, dan pengirimannya cepat. 

Dalam memilih supplier bahan baku atau lebih sering disebut dengan supplier restoran yang identik dengan penyedian bahan-bahan baku khusus kuliner,  ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan. Berikut 5  Tips yang wajib Anda ketahui! 

1. Melihat Kredibilitas Supplier


Kredibilitas di sini identik dengan kepercayaan. Jadi sebelum memilih siapa calon supplier Anda, sebaiknya periksa dulu media sosial yang dimiliki oleh supplier. Misalnya, website untuk supplier sembako. 

Website tersebut akan memberikan informasi valid mengenai info pemesanan, info  kontak, persediaan barang, harga, dan proses pengiriman produk. 

2. Kualitas Produk Paling Utama


Jika Anda menginginkan bisnis kuliner maju dan berkembang, maka Anda harus memilih supplier restoran yang menyediakan bahan baku berkualitas baik. 

Bagaimanapun, stok bahan baku baik akan mempengaruhi kualitas barang yang dijual oleh pebisnis kuliner. Untuk itu, penting bagi  Anda memperhatikan kesegaran sayuran dan daging serta tanggal kadaluarsa pada kemasan.

3.Kualitas Pelayanan


Salah satu kunci bisnis langgeng adalah dengan memiliki  mitra bisnis yang nyaman. Dan tingkat kenyamanan ini bisa dilihat dari pelayanan seorang supplier yang ramah, memberikan penjelasan dengan detail dan jelas, serta bertanggungjawab jika terjadi kerusakan pada produk. 


4. Analisa Harga


"Ada harga, ada kualitas" istilah ini pasti tidak asing lagi. maka usahakan memilih supplier yang tidak hanya memberikan penawaran harga murah, tetapi bahan baku sembako yang disediakan juga berkualitas. 

5.Garansi  dan Pengembalian


Sebelum ada kotrak kerjasama dengan supplier bahan baku untuk kuliner. Pastikan Anda menanyakan kebijakan kepada produsen tentang Garansi dan pengembalian apabila ada produk yang mengalami kerusakan. Kenapa? 

Dengan produsen tersebut memberlakukan garansi dan pengembalian jika ada produk yang rusak, produk mengalami keterlambatan pengiriman, atau produk tidak sesuai keinginan. Hal ini pastinya bisa meminimalisir kerugian pada Anda nantinya.

GoFresh, Marketplace Idaman Para Pebisnis Kuliner


Tips memilih supplier sembako


GoFresh adalah marketplace yang menyediakan supplier sembako dan bahan baku segar untuk kebutuhan usaha kuliner mitra usaha Gojek. Sebuah solusi yang sudah ditunggu-tunggu kemunculannya. 

Bagaimana tidak, masa sulit karena terguncang musibah pandemi ini, di mana para pebisnis kuliner dihantam kesulitan penyediaan bahan baku segar. Dari segi harga juga mengalami kenaikan. 

Maka, dengan hadirnya GoFresh di tengah-tengah pebisnis kuliner seolah menjadi angin segar yang menumbuhkan semangat baru untuk meningkatkan pendapatan bisnis kembali. 

Tak hanya itu, layanan GoFresh memberikan penawaran harga yang cukup terjangkau, juga keuntungan lainnya yang menjadikan marketplace satu ini idaman para pebisnis kuliner. Misal saja dari kualitas bahan terjamin, stok ketersediaan memadai, proses pemesanan mudah, hingga ada penjadwalan pemesanan juga, lho. Menarik sekali, bukan? Fakta lainnya mungkin perlu Anda simak juga sekarang! 

3 Fakta Tentang GoFresh Banyak Diminati Pebisnis Kuliner  


1. Gratis Ongkos Kirim 


Bagi saya, GoFresh merupakan marketplace yang murah hati. Gimana tidak, GoFresh lebih suka memanjakan konsumennya dengan  memberikan pelayanan gratis ongkos kirim dengan memilih belanja sembako minimal 300 ribu. Enak nggak tuh? Dijamin ketagihan belanja di sini. 


supplier sembako gobiz


2.Fitur Pembayaran Mudah dan Beragam


Apakah Anda merasa gaptek sebagai pebisnis kuliner? Bingung caranya transfer? 

Tenang, nggak usah khawatir. GoFresh hadir dengan fitur pembayaran mudah dan beragam. Anda bisa melakukan transaksi  melalui virtual account, Alfamart, GoPay, dan Kartu Kredit.

Supplier sembako gobiz


3. Waktu Pengiriman  Fleksibel


Nah, selain dua hal di atas, ternyata GoFresh bikin saya semakin jatuh cinta dengan menawarkan waktu pengiriman fleksibel.  Anda bisa memesan bahan baku segar dengan mengatur tanggal dan waktu pengiriman sesuai keinginan. Keren, kan?

Tips memilih supplier sembako


Dari 3 kelebihan di atas, saya yakin Anda semakin mantap beralih ke GoFresh untuk mengembangkan bisnis kuliner yang sedang dirintis saat ini.