Kelebihan dan Kekurangan Pembelajaran Daring

Kamis, 01 Oktober 2020

Kelebihan kekurangan pembelajaran daring


Wabah Covid19 memengaruhi dan mengubah segala aspek dalam kehidupan kita. Yang biasa kerja di kantor, kini harus menerapkan work from home, atau bekerja dari rumah. Tidak terkecuali sekolah anak-anak. 


Sudah beberapa bulan ini mereka melakukan pembelajaran daring dari rumah. Bagi mereka yang menjadi pelaku homeschooling, hal ini tentu tidak terlalu berpengaruh. Berbeda dengan mereka yang selama ini menikmati pembelajaran di ruang kelas bersama guru dan teman-teman.


Sebenarnya, apa pembelajaran daring itu? Apa kelebihan dan kekurangan pembelajaran daring?


Mungkin tulisan ini sudah sangat terlambat. Tapi tidak masalah, karena tulisan saya kali ini akan menghadirkan solusi bagaimana Anak tetap bahagia selama belajar di rumah, sehingga guru pun semangat mengajar. 


Apa Itu Pembelajaran Daring?


Apa itu pembelajaran daring

Dikutip dari Kompas.com,  Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Plt. PAUD Dikdasmen Kemendikbud), Hamid Muhammad mengatakan masyarakat Indonesia keliru tentang konsep Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). 

Banyak yang menyamakan pembelajaran daring dengan pembelajaran jarak jauh. Padahal pada kenyataannya, keduanya adalah dua hal yang sangat berbeda. 

Pembelajaran jarak jauh (juga disebut juga pendidikan jarak jauh) adalah pelatihan yang diberikan kepada peserta atau siswa yang tidak berkumpul bersama di satu tempat secara rutin untuk menerima pelajaran secara langsung dari guru. 

Bahan-bahan ajar dikirimkan atau disediakan untuk para murid yang selanjutnya melaksanakan tugas-tugas yang akan dievaluasi oleh instruktur. 

Dalam kenyataannya, dapat dimungkinkan instruktur dan peserta tersebut terpisah tidak hanya secara geografis namun juga waktu.

Lalu apa itu pembelajaran daring? 

Pembelajaran daring adalah pembelajaran yang menggunakan model interaktif berbasis internet dan Learning Manajemen System (LMS). 

Pada pembelajaran daring, kelas dilakukan secara interaktif dengan menggunakan bantuan platform Zoom atau Google Meeting. Jadi, tetap ada interaksi antara guru dan murid walau secara virtual. 

Jadi bisa dikatakan bahwa pembelajaran daring sedikit banyak masih bisa melepas kangen bersama teman dan guru, sekalipun hanya tampak sekilas saja.  

Nah, dari sini, saya bisa menarik kesimpulan bahwa sesempurna apa pun materi pembelajaran daring yang disiapkan oleh guru, pastinya tidak bisa lepas dari manfaat dan kerugian pembelajaran daring guru dan siswa itu sendiri. 

Seperti apakah itu? 

Manfaat dan Kerugian Pembelajaran Daring untuk Guru


Kelebihan kekurangan pembelajaran online


Setiap metode pembelajaran pasti memiliki kelebihan dan kekurangan. Termasuk pembelajaran daring. Meski demikian, kita nggak bisa mengatakan pembelajaran daring tidak berhasil. Sebab bisa dibilang selama pandemi ini kita adalah praktisi trial dan error. 

Tidak hanya itu, saya sendiri sebagai praktisi pendidikan juga merasakan skill terpendam mulai terasah. Yang tadinya gaptek akan aplikasi online, seperti zoom dan google meet. Akhirnya selama pandemi, saya semakin paham bagaimana mengaplikasikan 2 aplikasi tersebut.

Nah, berikut manfaat lainnya pembelajaran online untuk guru:

  • Pembelajaran online bisa mengasah skill guru. 
  • Menunjukkan kemampuan guru dalam memanfaatkan media teknologi
  • Menyajikan pembelajaran yang terencana dan efektif
  • Mampu menyatukan persepsi dan konsentrasi anak didik yang saling  berjauhan
  • Menyampaikan pesan untuk menjadi anak yang tangguh mengingat dalam kondisi dimana masyarakat sedang diuji secara fisik dan mental akibat penyebaran Covid-19
  • Mendorong kolaborasi antara orang tua dan pihak sekolah

Jika ada manfaat pembelajaran daring, maka kita juga harus tahu ternyata ada juga kerugian untuk guru selama melakukan aktivitas belajar dari rumah tersebut.

  • Pembelajaran dirasakan kurang efektif karena guru kesulitan menyampaikan materi karena berbagai alas an, termasuk kurangnya kuota.
  • Bagi guru yang berusia muda, mudah saja menggunakan teknologi yang ada. Namun, ini menjadi beban bagi guru yang sudah berusia lanjut. Sebagian dari mereka tidak bisa menggunakan platform yang ada.
  • Tugas yang dierikan pada siswa kadang dikerjakan oleh orang tua, bukan siswanya sendiri. Ini tentu memengaruhi penilaian yang diberikan oleh guru.
  • Tugas guru semakin banyak, karena selain menyiapkan materi ajar, mereka harus membuat berbagai laporan yang harus diserahkan ke dinas pendidikan. 

Nah, untuk menyiasati kejenuhan selama proses pembelajaran online tersebut, saya punya tips mengajar online menyenangkan untuk guru. 

  • Seorang guru tidak boleh stres saat mengajar online. Usahakan hati dan pikiran harus bahagia. 
  • Buatlah pembelajaran daring have fun, dimana guru membagi siswa menjadi kelompok belajar. Tujuan dari pembentukan kelompok ini, tak lain agar belajar-mengajar berjalan lancar. Guru lebih mudah menghandle siswanya.
  • Seringlah sharing bersama guru lainnya untuk mendapatkan pengalaman dan ide segar dalam pembelajaran daring nantinya. 
  • Menghindari rasa jenuh dan bosan siswa, guru bisa menkombinasi model pembelajaran, yaitu sesekali melakukan home visit. Di beberapa daerah yang tidak masuk dalam zona merah,dengan melakukan kunjungan ke rumah siswa bertahap bisa memupuk kedekatan dengan siswa. 

Manfaat dan Kerugian Pembelajaran Daring untuk Siswa


Pembelajaran online di rumah

Tidak hanya guru saja yang merasakan manfaat dan kerugian atas diberlakukannya pembelajaran daring selama masa pademi Covid-19 ini. Para siswa dan orang tuanya pun ikut merasakan. Bahkan, mungkin dilema yang mereka hadapi mungkin lebih banyak. 

Apa saja manfaat pembelajaran daring untuk siswa?


  • Waktu dan tempat lebih efektif. Siswa bisa langsung mengikuti proses belajar dari rumah.
  • Siswa tidak bergantung pada guru, mereka juga bisa belajar melakukan riset sendiri melalui internet.
  • Siswa dilatih untuk lebih menguasai teknologi informasi yang terus berkembang.
  • Menumbuhkan kesadaran pada siswa bahwa gawai bisa digunakan untuk hal-hal yang lebih produktif dan mencerdaskan, tidak hanya untuk bermain sosial media dan game.

Selain manfaat, ada juga kerugian pembelajaran daring untuk siswa. 

Apa saja kerugian pembelajaran daring untuk siswa?


  • Tidak semua siswa dibekali dengan gawai pribadi. Banyak dari mereka yang masih memakai perangkat milik orang tuanya untuk pembelajaran daring. Sedangkan orang tuanya bekerja dari pagi hingga sore. Ini mengakibatkan siswa tidak dapat mengikuti pembelajaran daring.
  • Metode pembelajaran daring yang bersifat satu arah membuat kurangnya interaksi antara guru dan siswa, sehingga guru kesulitan mengontrol siswanya.
  • Tingkat pemahaman yang berbeda-beda, tergantung kepada kemampuan si siswa membuat ada saja yang tertinggal dalam memahami materi yang diberikan. 
  • Kurangnya pengawasan dalam melakukan pembelajaran secara daring membuat siswa kadang kehilangan fokus. Dengan adanya kemudahan akses, beberapa siswa cenderung menunda-nunda waktu belajar. Perlu kesadaran diri sendiri agar proses pembelajaran daring menjadi terarah dan mencapai tujuan. 

Di antara sekian banyak kelebihan dan kekurangan pembelajaran daring, ada baiknya kita terus berusaha meningkatkan kualitas diri. Baik sebagai guru atau orang tua siswa. 

Usaha terbaik kita adalah memenuhi kebutuhan anak selama diperlukan pembelajaran daring agar mereka juga makin semangat dalam belajar hingga tiba saatnya Kembali ke sekolah.
Be First to Post Comment !
Posting Komentar

EMOTICON
Klik the button below to show emoticons and the its code
Hide Emoticon
Show Emoticon
:D
 
:)
 
:h
 
:a
 
:e
 
:f
 
:p
 
:v
 
:i
 
:j
 
:k
 
:(
 
:c
 
:n
 
:z
 
:g
 
:q
 
:r
 
:s
:t
 
:o
 
:x
 
:w
 
:m
 
:y
 
:b
 
:1
 
:2
 
:3
 
:4
 
:5
:6
 
:7
 
:8
 
:9