Serba-serbi kehidupan di mata Malica

Rabu, 30 Agustus 2017



Mengapa Move On dari Mantan itu Penting?

Di mana ada pertemuan, di situ ada perpisahan. Betul? Dan itu sudah menjadi risiko dalam sebuah hubungan yang tak bisa dihindari.Tapi sayangnya sebagian orang menganggap move on dari masa lalu sang mantan adalah hal yang sulit. Entah itu kenangan masa lalu yang terlalu indah dilupakan atau karena sang mantan cakepnya kebangetan.

Tahukah Anda? Ternyata tanpa disadari banyak dampak buruk yang diakibatkan gagal move on. Untuk itu, kita harus segera move on secepatnya. Anggap saja Move on itu harga mati, yang mana menuju proses masa depan yang lebih baik.

Nah, masihkah Anda galau untuk segera move on? Semoga beberapa alasan dibawah ini bisa membantu memantapkan hati Anda untuk segera move on.

JODOH TIDAK AKAN TERTUKAR

Percayalah, yang namanya jodoh itu tidak akan tertukar. Selama apapun menjalani sebuah hubungan, jika Tuhan tidak mentakdirkan untuk berjodoh maka tidak akan bersatu. Dan sebaliknya, seberapapun lamanya terpisah, jika berjodoh pasti menikah. Jadi, sebaiknya jangan terlalu merisaukan soal jodoh, apalagi meratapi masa lalu. Ikhlaskan semua yang sudah terjadi, dan rajin berbenah diri, niscaya yang sudah pergi akan digantikan yang lebih baik.

BEBAN MASA LALU AKAN MEMBERATKAN LANGKAH KE MASA DEPAN

Tahukah? Selama masa lalu masih terngiang di telinga dan menempel pada pikiran, berarti luka masa lalu akan  menggerogoti hati kita. Dan berdampak pada kesehatan fisik. Contohnya fakta orang yang gagal move on kebanyakan merenung, menangis, sehingga lupa makan, lupa tidur. Yang mana nanti efeknya tubuh lemas tidak bergairah, tidak fokus dalam beraktivitas, mata panda mulai kelihatan parah, wajah kusam dll. Yang rugi siapa? Bukan mantan pastinya, kita dong.

Oleh karena itu, ikhlaskan semua yang terjadi biar tidak menjadi beban hidup. Dan senantiasa dimudahkan langkah menuju masa depan yang lebih baik dengan ridhoNYA.

HIDUP ITU SINGKAT, JANGAN HABISKAN DALAM KESEDIHAN

Pada dasarnya kita tidak akan pernah tahu kapan hidup akan berakhir. Maka dari itu bersedihlah secukupnya. Karena memang hidup tidak selalu tentang bahagia saja.

Terkadang kita terlalu fokus pada kesedihan, akhirnya mengabaikan kebahagiaan yang seharusnya kita dapatkan. Hidup ini singkat, jangan habiskan untuk hal yang tak berguna.

PASANGAN BUKANLAH SATU-SATUNYA TUJUAN HIDUP

Kita hidup itu bukan hanya tentang aku dan kamu tetapi juga banyak hal. Dari karir, kesehatan, dan hal-hal yang lain yang harus kita perjuangkan. Jangan sampai gara-gara kehilangan pasangan membuat kita mengabaikan yang lainnya, apalagi kehilangan masa depan, JANGAN.

ADA ORANG LAIN YANG LAYAK DIBAHAGIAKAN.

Kehilangan orang yang kita cintai dan sayangi itu sakit, pasti dong. Tapi jangan terlalu khawatir juga ketika orang yang kamu cintai dan kasihi itu lebih memilih pergi meninggalkanmu. Masih ada keluarga, sahabat, dan orang-orang terdekat yang akan menemanimu kapanpun. Mereka yang akan membantu hidupmu lebih berarti dan berbahagia, jadi bahagiakanlah mereka juga.

Dan jangan sekali-kali menutup kesempatan pada orang lain hanya karena orang yang sudah pergi. Bisa jadi orang tersebut datang untuk  memperjuangkanmu dan membahagiakanmu.

Jadi, buat yang masih susah move on, mulai sekarang cobalah untuk mengikhlaskan yang sudah terjadi. Menangisi dan meratapi tidak akan membuat waktu kembali seperti dulu. Segeralah ciptakan bahagiamu, karena kalian pantas untuk bahagia.