Surga di atas Awan Gunung Bromo

By Malica.com - October 15, 2017



Pemandangan matahari terbit yang sangat indah, hamparan lautan pasir yang membentang luas dan kawah yang begitu eksotis membuat salah satu pesona alam di Jawa Timur ini begitu sempurna. Inilah Gunung Bromo, keindahan panoramanya bagai surga di atas awan.

Kenapa saya menyebutnya surga di atas awan? Mungkin terdengar asing, tetapi untuk pertama kalinya saya menginjakkan kaki di puncak Gunung Bromo bersama teman-teman kuliah pada tahun 2009 lalu,  keindahan alamnya memang sangat dahsyat. Mata saya tidak bisa berpaling akan ciptaan Tuhan yang sungguh luar biasa ini.

Gunung Bromo ini terletak di empat kabupaten pemerintahan provinsi jawa timur. Yaitu di antara Kaputen Malang , Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Probolinggo dan Kapupaten Lumajang. Karena terletak dan berlokasi di empat kabupaten membuat gunung bromo ini sangat mudah di akses dari berbagai jalur. Namun, letak gunung bromo sendiri berada di desa Ngadisari kabupaten Probolinggo. Masyarakat di Bromo ini lebih dikenal dengan sebutan Suku Tengger. Yang mana menurut legenda, Suku Tengger berasal dari keturunan Roro Anteng. Roro Anteng merupakan putri dari Raja Brawijaya dengan Joko Seger putra seorang Brahmana. Dan nama suku Tengger diambil dari akhiran nama kedua pasang suami istri itu yaitu, “Teng” dari Roro Anteng dan “Ger” dari Joko Seger.

Mulanya saya dan teman-teman berkunjung ke Gunung Bromo semata-mata dalam rangka memenuhi tugas mata kuliah. Yang mana mata kuliah tersebut bertujuan untuk mengukur kemampuan saya dan teman-teman dalam berbicara bahasa inggris. Untuk itu mahasiswa yang terbagi dalam beberapa kelompok wajib mewawancarai tourist atau warga asing yang berada di Gunung Bromo minimal satu orang, lebih dari itu akan mendapatkan poin plus dari para dosen. Nah, sayang sekali bukan jika saya dan teman-teman berkunjung ke Gunung Bromo hanya untuk melaksanan tugas mata kuliah? Hehehe

Oleh karena itu, beberapa teman yang terpilih menjadi panitia dalam acara ini sudah merancang tempat-tempat indah yang wajib kami kunjungi. Diantaranya:

  • Penanjakan 1 Bromo

Penanjakan 1 Bromo merupakan salah satu bukit tertinggi yang ada di Gunung Bromo. Di penanjakan ini, kami dapat menikmati view point of sunrise, melihat terbitnya matahari di kala fajar. Wah, tidak terbayangkan sebelumnya, ternyata melihat matahari terbit secara langsung itu sangat indah. Ada rasa takjub yang sangat luar biasa bisa menikmati keajaiban alam ciptaan Tuhan secara langsung. Dan untuk menuju ke penanjakan ini disarankan dengan memakai kendaraan hartop atau menyewa jeep bromo mengingat akses yang akan dilewati jalannya cukup curam dan banyak tikungan tajam. Tetapi dengan jumlah kami yang lumayan banyak, akhirnya memilih jalan kaki untuk pergi ke sana. Waktu itu kami mulai berangkat dari penginapan sekitar jam dua dini hari dan sampai di penanjakan jam lima pagi. Perjalanan yang mengasyikkan di mana kami harus berperang melawan rasa ngantuk dan dinginnya udara dini hari yang menusuk sampai ke tulang.

  • Pasir Bersisik Bromo

Ketika Anda berkunjung ke Gunung Bromo jangan sampai melewatkan pemandangan spot yang sangat indah dari pasir bersisik bromo ini. Pasir Bersisik merupakan hamparan lautan pasir yang berlokasi di timur gunung bromo. Untuk melewati tempat ini bisa menggunakan jasa sewa kuda atau yang paling mudah adalah dengan kendaraan jenis 4wd. Karena medan pasir yang begitu luas dan panjang dikhawatirkan akan terperosot jika menggunakan kendaraan biasa. Beruntung sekali jumlah kami yang banyak alternatif yang paling aman dan hemat ukuran mahasiswa adalah berjalan kaki. Capek? Pastinya dong. Tapi enaknya kami bisa menikmati pemandangan pasir bersisik ini dengan leluasa.

  • Padang Rumput Savanah Bromo

Padang rumput savanah bromo merupakan sebuah lembah hijau yang dikelilingi oleh tebing-tebing yang menjulang tinggi, serta beberapa punggungan gunung-gunung kecil. Nah, sebelum mencapai pemandangan indah di padang rumput savanah ini, Anda akan melewati lautan pasir yang juga sama indahnya. Namanya pasir bersisik bromo. Sangat kontras, bukan? Lautan pasir yang gersang kemudian disuguhi pemandangan yang menghijau jelas menambah kesan yang berbeda akan  keindahan gunung bromo ini.
  • Puncak Bromo

Mendaki puncak gunung bromo memang tidak mudah karena berada di ketinggian 2.329 meter permukaan laut. Untuk itu akan ada tantangan yang bisa membuat jantung Anda hampir copot serta napas yang terengah-engah karena kadar oksigen yang tipis. Apalagi untuk menuju puncak tersebut Anda akan melewati tanjakan demi tanjakan serta tangga yang membentang cukup curam menuju bibir kawah. Namun demikian semua kelelahan akan terbayarkan oleh kemegahan kawah gunung bromo. Pemandangan kawah gunung bromo dengan asap belerang yang berwarna putih memang sangat eksotis di mana siapa pun yang sudah menyaksikan secara langsung pasti akan terkesima dengan pesona keindahan alamnya.

Nah, itulah beberapa tempat yang saya dan teman-teman kunjungi saat belajar sekaligus berwisata di Gunung Bromo. Sebenarnya masih banyak tempat-tempat yang indah untuk disinggahi seperti Bukit Mentigen, Bukit Teletubbies, Argosari, Pura dan lainnya. Hanya saja waktu kami berkunjung ke sana sangat terbatas, sehingga hanya beberapa tempat saja yang wajib disinggahi.

Namun, bagi saya khususnya, Gunung Bromo merupakan tempat yang paling indah dan menantang sebagai obyek wisata. Apalagi didukung dengan kami yang bertingkah sangat alay, membuat acara kuliah kami saat itu sangat membekas dalam kenangan masa muda hingga sekarang. Dan sedikit tips dari saya ketika Anda berencana untuk berlibur di sebuah pegunungan, sebaiknya jangan lupa membawa tujuh benda ini. Yaitu jaket, masker, kaos kaki, sepatu, kacamata, dan sarung tangan. Benda-benda tersebut akan sangat berguna sebagai pelindung Anda dari cuaca yang dingin, panas dan berangin. Oh, ya, tak lupa juga membawa kamera. Benda yang satu ini juga sangat penting dibawa agar Anda tidak melewatkan satu momen pun untuk dijadikan kenang-kenangan.

Nah, ada yang terlupakan lagi. Jangan lupa bagi Anda yang sudah berkunjung ke Gunung Bromo hendaknya disempatkan untuk mengambil bunga Edelweis. Bunga yang sangat eksotis dan juga dipercaya sebagai lambang cinta, keabadian, ketulusan dan perjuangan. Lumayan kan buat hadiah pasangan tercinta di rumah. Supaya hubungan tetap langgeng dan awet katanya. 

#30DaysWritingChallenge 
#InfinityLovInk

Sumber Pic : www.hipwee.com

  • Share:

You Might Also Like

0 comments